Rumah by Pierre Bernard Création

6 Gaya Rumah dari Dinding Kayu Asli

Rachel Audrey Rachel Audrey

Tanya harga

Invalid number. Please check the country code, prefix and phone number
Dengan mengklik 'Kirim' saya mengkonfirmasi bahwa saya telah membaca dan menyetujui Kebijakan Privasi bahwa informasi saya akan diproses.
Catatan: anda dapat mencabut persetujuan tersebut kapan saja dengan mengirim email ke privacy@homify.com.
Loading admin actions …

Sejak zaman dulu, kayu menjadi salah satu bahan bangunan yang dapat diandalkan. Jika Anda ingat, di Indonesia dulu rumah-rumah dibangun dengan dinding anyaman bambu. Kini tahun telah berganti, kayu biasanya digunakan untuk lantai atau kusen pintu dan jendela. Namun tetap saja, memiliki rumah dengan gaya berbeda bisa jadi satu kebanggaan tersendiri bukan.

Kali ini, kami menyuguhkan rumah dengan dinding dari kayu asli. Ada yang masih utuh, atau sudah dibentuk seperti papan-papan atau lonjoran. Warnanya tentu saja didominasi oleh coklat tua atau coklat muda. Apakah akan terlihat kuno? Tentu tidak! Bersama Homify, gaya rumah apapun akan terlihat everlasting. Ini contohnya:

Klasik dan Lembut

Apakah bisa nyambung, antara kaca dengan kayu? Sepertinya cukup sulit, oleh karena itu dibutuhkan arsitektur dan penataan yang matang seperti pondok di tepi danau ini. Desain rumahnya sederhana, tidak banyak gaya. Tapi kayu-kayu utuh yang dipakai membuat rumah ini terlihat kokoh dan juga klasik. Mirip juga seperti pondok-pondok di buku dongeng ya?

Berani Main Warna

Sekilas langsung terlihat ada warna coklat tua dan putih. Meskipun kontras tapi masih serasi. Kayunya juga  merupakan bahan yang terbaik, diberi cat ulang agar awet warnanya. ujung-ujungnya diberi warna putih, cantik! Namun Anda harus siap untuk dananya, karena rumah ini membutuhkan banyak sekali balok kayu. Tetapi hasil akhirnya memang keren sekali.

Seperti rumah di Maleficent

 Rumah pedesaan by Beech Architects
Beech Architects

Rear Garden

Beech Architects

Ingatkah Anda, saat Sleeping Beauty diasingkan oleh Ayahnya di hutan, ia tinggal bersama tiga ibu peri di rumah kayu? Inspirasi rumah ini berasal dari sana. Cocok untuk dibangun di pedesaan atau lereng gunung. Hadirkan juga taman yang luas serta pepohonan, sejuk! 

Ternyata, rumah dengan gaya seperti ini terkenal di negara-negara yang mempunyai suhu rendah saat musim dingin. Kayu-kayu Nordic yang tebal rupanya mampu menahan angin dan dinginnya musim salju. Sebagai contoh, di Jepang, Rusia dan negara-negara Skandinavia. Jangan lupa, pembangunan rumah ini harus mendetail agar hasilnya maksimal.

Batu dan Kayu

Di alam, kayu dan batu cocok bersanding bersama di mana saja. Baik di hutan, gunung, dekat pantai dan masih banyak lagi. Rumah Anda juga bisa menggabungkan dua bahan tersebut. Hasilnya, suasana pedesaan begitu terasa. Agar tidak membosankan, Anda bisa berkreasi agar dekoratif seperti ini. Tambahkan pot-pot dan tanaman gantung, agar terasa alaminya.

Pondok di Belakang Rumah

Jika memiliki lahan yang luas, orang-orang di Amerika dan Eropa biasanya membangun pondok kecil di belakang rumahnya. Bisa untuk tamu menginap atau pesta kecil-kecilan. Rumah pondok bsia disesain seperti ini. Jika ukurannya kecil, jadi teringat dengan rumah kurcaci bukan. Lucu dan menggemaskan.

Inovatif

 Rumah by Pierre Bernard Création
Pierre Bernard Création

Façade coté terrasse

Pierre Bernard Création

Manusia butuh menghirup udara segar, oleh karena itu memiliki vila di lereng gunung adalah ide yang bagus. Membangun vila di sana, lengkap dengan pohon pinus dan juga rumah kayu seperti ini. Asyik sekali untuk bersantai di akhir pekan. Taman di sekelilingnya juga mengubah kesan kaku dari bangunan yang menggunakan dinding dari kayu.

Semoga artikel ini menginspirasi Anda. Untuk ide-ide keren lain rumah bergaya pedesaan, Anda bisa simak di sini.

Bagaimana menurut anda, mana yang paling cantik?
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!