Ruang Keluarga by Santiago | Interior Design Studio

Lebih Lega Tanpa Sekat di Apartemen Pasangan Muda

Dyah Swastantika Dyah Swastantika

Tanya harga

Invalid number. Please check the country code, prefix and phone number
Dengan mengklik 'Kirim' saya mengkonfirmasi bahwa saya telah membaca dan menyetujui Kebijakan Privasi bahwa informasi saya akan diproses.
Catatan: anda dapat mencabut persetujuan tersebut kapan saja dengan mengirim email ke privacy@homify.com.
Loading admin actions …

Dewasa ini jumlah peminat apartemen di Indonesia semakin bertambah. Selain harga beli atau sewa yang lebih terjangkau, apartemen dipandang lebih aman dari gangguan pelaku kejahatan atau bencana banjir yang kerap melanda ibu kota Jakarta. Lebih praktis dan siap pakai. 

Kemudahan siap pakai menimbulkan masalah baru karena penghuni tak dapat menambah atau memperluas ruangan, sekedar untuk pergantian suasana. Tak perlu galau. Buku ide kami kali ini menawarkan solusi bagi Anda para pasangan muda, yang ingin mengubah tata ruang atau merenovasi apartemen Anda. Ternyata jalan keluarnya tidak sulit. Inilah pembahasan selengkapnya. 

Apartemen bernuansa abu-abu

Pintu masuk warna putih langsung menghadap ke sebuah ruangan lapang yang nyaris tanpa dinding. Panel kayu warna putih diletakkan di beberapa bagian sebagai pembatas yang tembus pandang. Ruang di belakang panel kayu masih terlihat dari sela-selanya, meski samar. 

Panel kayu diletakkan di belakang sofa, bertujuan sebagai pembatas antara ruang keluarga dengan ruang penyimpanan barang. Panel dengan bentuk yang sama juga berperan sebagai pembatas ruang tengah dan kamar tidur Warna abu-abu menjadi warna dominan di apartemen ini, berpadu bersama warna hitam dan putih. Langit-langit beton, lantai dan beberapa bagian dinding dibiarkan polos tanpa cat atau karpet agar serasi dengan keseluruhan apartemen. Warna netral cocok untuk ruangan yang digunakan untuk bersantai dan membantu penghuni rumah menenangkan pikiran. 

Tersembunyi tapi terlihat

Apartemen ini cocok ditempati pasangan muda tanpa anak, atau mereka yang memilih hidup sendiri. Ruang yang tampaknya terbatas masih muat untuk mengundang beberapa teman di malam Minggu. Privasi penghuni tetap terjaga dari para tamu yang tidak diinginkan, karena kamar tidur tidak kelihatan dari pintu masuk. 

Dapur untuk pesta kecil bersama sahabat

Furnitur dapur warna putih tampak manis bersanding dengan suasana sekeliling yang berwarna abu-abu. Lemari es dan oven semua ditata rapi di satu dinding agar menghemat tempat. Penghuni rumah dapat mengawasi situasi sekitar dari jendela kecil. Sedangkan jendela besar membuat ruangan lebih cerah dan memberikan kesan luas. 

Meja kursi makan cukup untuk memuat beberapa orang. Cocok untuk pasangan muda yang punya banyak teman dan senang mengadakan pesta kecil untuk mengumpulkan sahabat mereka. 

Ruang ganti pakaian tanpa pintu

Si pemilik rumah rupanya tetap menginginkan adanya ruang ganti di apartemen mungil ini. Ahli kami menempatkannya persis di belakang tempat tidur yang dibatasi dinding. Ada dua rak panjang dan gantungan baju yang cukup untuk menyimpan pakaian milik dua orang. Salah satu dinding ruang ganti dicat hitam, tampak elegan namun tidak menyolok. 

Ruang paling pribadi yang sederhana

Kamar tidur adalah ruang paling pribadi pemilik rumah untuk beristirahat. Pemilihan cermin pada gambar ini adalah solusi cerdas, karena bisa dipindahkan atau diputar ke arah sebaliknya agar mata tidak terasa silau. Lihat, rak modular di seberang tempat tidur berfungsi sebagai tempat menyimpan barang. Semua dicat putih, serasi dengan kelambu dan dinding di seberangnya. Paduan warna netral di ruangan ini begitu pas, sampai saya jadi mengantuk dan ingin tidur di situ. 

Apakah Anda saat ini sedang tinggal di apartemen? Mari bagikan pengalaman Anda di kolom komentar. 
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!