Taman by アトリエ24一級建築士事務所

Ide Cerdas Membagi Ruangan di Rumah Sempit

Dyah Swastantika Dyah Swastantika

Tanya harga

Invalid number. Please check the country code, prefix and phone number
Dengan mengklik 'Kirim' saya mengkonfirmasi bahwa saya telah membaca dan menyetujui Kebijakan Privasi bahwa informasi saya akan diproses.
Catatan: anda dapat mencabut persetujuan tersebut kapan saja dengan mengirim email ke privacy@homify.com.
Loading admin actions …

Seperti apa sih cara mengelola lahan terbatas dengan efektif? Suatu lahan luas pun bisa jadi sia-sia jika kita tak bisa memanfaatkannya. Kali ini kami akan mengulas sebuah rumah di atas lahan sempit, yang hanya seluas 55 tatami. Tatami adalah semacam tikar khas Jepang yang normalnya berukuran 90 cm x 180 cm x 5 cm, atau sekitar 1,6 meter persegi. Jadi bisa disimpulkan lahan rumah ini luasnya sekitar 55 x 1,6 meter persegi = 88 meter persegi. 

Atelier 24 adalah ahli kami yang menangani proyek rumah ini. Kejelian mereka berhasil menciptakan desain rumah sederhana dengan energi alami yang mengisi seluruh ruangan. Meski sepintas ruangan tampak mendominasi, sepetak halaman disisakan dan terintegrasi dengan ruangan. Di rumah ini LDK (akronim ala Jepang untuk menyebut living room, dining room. kitchen/ ruang keluarga, ruang makan, dapur) terhubung dengan halaman. Suasana lega menyebar ke segala penjuru rumah yang nyaman di mana keluarga menghabiskan waktu bersama.  

Tampilan sederhana dan natural

Lokasi rumah ini berada di lingkungan yang tenang, cerah, dan memanjang di sisi jalan sebelah barat daya. Dari sisi depan, rumah ini tampak luas dengan fasad berbentuk persegi yang simpel. Pintu kayu memberikan kesan cerah dan tekstur halusnya tampak menonjol di tengah dinding abu-abu yang sederhana. Atmosfer natural terasa kental di sini. Membuat kita berandai-andai, seperti apa sih ruangan yang ada di baliknya.   

Rumah tampak atas

Dilihat dari atas, tanah tempat rumah ini didirikan tampak strategis. Kita bisa melihat bahwa kontur tanah merupakan segi empat yang simpel. Tata letak rumah yang berbentuk L tampak menyenangkan saat dipandang. Bagian dalam dan luar rumah memiliki perbedaan ketinggian sekitar 50 cm. Penghuni rumah juga dapat menikmati sinar matahari di teras lantai atas. Futon (tempat tidur ala Jepang) dan matras bisa digelar di sini sebagai sarana bersantai. 

Material kayu di pintu masuk

Saat melewati pintu depan, Anda bisa menemukan suasana yang sedikit berbeda dengan bagian luar rumah yang bercat gelap. Material kayu lembut dengan nuansa terang membuat ruangan ini tampak elok. Plafon yang tinggi dengan dinding warna putih di satu sisi membuat ruangan sempit ini terasa luas. Interior dengan cita rasa alami sederhana tampak menawan berkat material kayu yang diterangi cahaya alami lembut dari jendela di langit-langit.  

Tempat tinggal terbuka

Ini adalah sebuah rumah dengan suasana menyenangkan setiap hari, sepanjang tahun. Cahaya matahari yang masuk melalui celah dapat diteruskan ke dalam rumah, sehingga Anda dapat merasakan bagaimana siang dan malam berganti. Ruang keluarga untuk bersantai sambil menikmati suasana di taman tanpa terganggu lirikan mata tetangga, inilah yang membuat hari-hari keluarga penghuninya membahagiakan. Sebuah tempat tinggal nyaman di mana keluarga dapat berkumpul dan menyatu dengan alam. 

Taman bercelah-celah

Salah satu kendala tinggal berdekatan dengan tetangga adalah cara menjaga privasi. Masalah ini diselesaikan dengan mendirikan dinding pembatas bercelah-celah seperti gambar ini. Taman kecil ini terhubung dengan ruang keluarga, ruang makan dan dapur, membuat rumah seluas 55 tatami ini tampak luas. Area ini dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti pesta kecil, olahraga ringan, atau menikmati teh di sore hari. Selain itu, dapur, wastafel, kamar mandi, dan ruangan lain yang berdiri berdampingan akan memudahkan aktivitas rumah tangga. 

Cukup efektifkah fungsi dinding bercelah untuk menjaga privasi penghuni rumah? 
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!