Koridor dan lorong by KDDH Architects

Rumah Indah Tiga Generasi dari Tanah Korea untuk Inspirasi Anda

Prisca Akhaya Prisca Akhaya
Google+
Loading admin actions …

Hari ini, rumah yang menjadi pembahasan pada buku ide berikut adalah Raonjae, sebuah rumah yang sudah dimiliki oleh tiga generasi. Raonja ini didesain dan dibangun oleh arsitek Korea KDDH ARCHITECTS, dan merupakan satu rumah di mana keluarga yang beranggotakan lima keluarga, dengan seorang ibu, pasangan berusia 50an dan dua anak laki-lakinya tinggal bersama. Area rumah ini dikelilingi oleh pegunungan di pedesaan, ladang padi, dengan dua tingkat yang sebenarnya jarang ditemukan di area seperti ini.

Satu hal yang paling dapat dilihat dari rumah berikut adalah tersedianya ruangan bagi tiga generasi yang secara adil dipisah dan berdiri sendiri dalam satu kesatuan dengan bentuk pembagian lantai. Setiap ruangan dibuat mengalir dan tertata dalam jarak yang pas, menyediakan area tinggal yang ideal untuk keluarga modern dan multi-generasi.

Sebuah rumah di mana lima keluarga dapat tinggal berdampingan dengan bahagia dalam rumah dengan ide kompartemen tiga dimensi, bagaimana cara mewujudkannya?

1. Sebuah rumah yang dikelilingi oleh pemandangan indah

Area di sekeliling rumah ini adalah pegunungan dengan berbagai permukaan tidak beraturan dan pemandangan yang indah. Dari musim semi hingga musim dining, pemandangan alaminya menunjukkan pergantian dan pergerakan waktu seperti harta karun yang dapat dinikmati kapanpun. Demi bisa mendapatkan potongan pemandangan terbaik yang ada di sekeliling rumah ini dari berbagai arah, desainer rumah ini mewujudkan bentuk tiga dimensi dengan area yang menjulur ke empat arah sekaligus. 

Meski begitu, cukup sulit untuk bisa menemukan jendela berukuran besar demi memuat semua pemandangan di luar Raonje. Arsiteknya ingin membangun rumah dengan sudut-sudut gelap sehingga dapat mengekspresikan kesan dekat yang sesuai. 

Di luar tembok Raonje, dinding keabuannya dipenuhi dengan bata putih dan abu-abu. Bangunan berwarna putih ini sesuai dengan kesederhanaan pedesaan, secara harmonis masih berdiri hingga sekarang.

2. Teras di taman lantai pertama

Panorama menyejukkan terbentang dari teras menghadap taman di luar rumah. Teras bebatuan yang langsung terhubung dari dapur dan ke teras kayu yang menjulur dari ruang tamu terletak berdampingan, sehingga masing-masing kepribadiannya menjadi lebih terbuka. 

Teras dari dapur hadir dengan atap layaknya bangunan dua lantai. Karena bagian atasnya tertutup dan bagian bawahnya merupakan batu, sangat mungkin untuk menempatkan meja dan bangku di luar sehingga makanan dapat dinikmati di luar baik di siang hari maupun saat hujan dengan sinar matahari langsung yang menyinari. Area ini merupakan ruang yang dapat digunakan sebagai ruang makan dan udara terbuka karena adanya kenyamanan yang langsung terhubung dengan dapur.

3. Teras modern

Mari melihat jalan masuk ke Raonje. Bagian pintu depannya yang terbuka ketika Anda membuka pintu depan didesain agar dapat terlipat ke kiri, dan pintu dari pintu ini terbuka bahkan ketika Anda membuka pintu gesernya. Di musim dingin, pintu ini mencegah angin dingin masuk ke dalam ruangan sehingga mengurangi pemakaian pemanas. 

Seperti juga bagian luarnya, bagian pintu depannya ini diberikan sentuhan akhir berupa garis putih sederhana, dengan lantai yang terbuat dari bahan batu yang rapi dan modern hingga terasa mewah.

4. Ruang tamu santai dengan keindahan alami

Ruang tamunya tidak termasuk dengan benda-benda mungil dan dekorasinya dibuat seminimal mungkin sehingga furniturnya ditata untuk menghemat tempat. Langit-langit, dinding dan pencahayaannya semua berawarn putih, terang dan bersih, dan lantai cokelat gelap dengan bahan kayunya menciptakan atmosfer hangat nan lembut. Warna furniturnya menyatu dengan warna gelapnya, memberikan kesan kalem dan stabil, kecantikan natural yang dekoratif.

5. Kamar tidur lantai satu milik nenek

Di lantai pertama, terdapat ruangan untuk para nenek. Ruangan ini, yang merupakan bagian dari ruang tamu dan berlokasi di antara hall pintu masuk dan lorong, memiliki struktur independen meskipun ditata serupa pada lantai pertama karena ruang tamunya tidak langsung terhubung. Tersedia juga jarak yang cukup sesuai dari kamar yang satu ke kamar yang lain pada lantai satu dan lantai dua sehinga penghuninya dapat menghabiskan waktu personal dengan keluarga.

6. 1.5 ruangan untuk dua anak laki-laki

Agar dapat tinggal dengan bebas dengan privasi yang tetap terjaga di mana tiga generasi berada dalam satu rumah, pembagian ruangan yang sesuai sangat diperlukan. Arsitek dari rumah ini telah menemukan solusi dengan menambahkan area tambahan di antara lantai satu dan lantai dua, di mana tercipta lantai 1.5. Di lantai ini, dua tempat tidur terpisah untuk anak-anak laki-laki dibangun, dan sebuah pintu ke atap dipasang agar terdapat area luar rumah terpisah yang dapat diakses. 

Seperti yang tampak pada buku ide ini, tampilan Raonje yang keabuan merupakan tambahan yang menjulur ke berbagai arah. Sebelum menuju ke lantai dua, perlu diketahui area ini dibuat secara alami dengan membangun tambahan lantai 1.5 pada lantai satu dan teras di atap.

7. Lantai kedua dengan beberapa kamar

Bagaimana jika Anda berjalan melewati kamar anak laki-laki dan menuju ke lantai atas? Ruang kamar pasangan dan kamar mandi, begitu juga dengan teras atap lainnya akan Anda temui. Terdapat tiga ruangan dan empat kamar terpisahkan dengan lantai skip. Terdapat dek luar ruangan pada lantai pertama dan teras atap pada lantai kedua dan lantai ketiga, sehingga ruangan luar rumah dapat digunakan secara individual untuk setiap penghuni.

Raonje merupakan rumah mengesankan dengan pembagian ruangan berdasarkan ide kompartemen yang mengamankan privasi bagi setiap penghuni dari berbagai generasi ini. Untuk menghindari konflik yang mungkin tercipta ketika tinggal bersama lintas generasi, rumah ini memungkinkan adanya kebersamaan sekaligus privasi dalam satu bangunan.

 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!