Taman by Melian Randolph

Rumah Ekletik Dengan Halaman Belakang Terindah

Dyah Swastantika Dyah Swastantika
Loading admin actions …

Sebuah keindahan atau keharmonisan bisa kita hadirkan dengan merespon kondisi di sekitar kita. Bukan membiarkan apa adanya, namun memanfaatkan situasi secara maksimal agar hasilnya membawa kebaikan. Rumah Casa Polo Sotogrande di Madrid, Spanyol ini mengaplikasikan interior ekletik sebagai respon terhadap arsitektur rumah yang bergaya kolonial.

Interior ekletik adalah sebuah gaya tata ruang yang memadukan beberapa gaya sekaligus dalam satu ruangan atau rumah. Bisa industrial dan rustic, kolonial dan modern, atau semuanya. Mungkinkah banyak gaya dan karakter bisa bersatu dalam sebuah rumah secara damai dan seimbang? Mungkin saja. Rumah inilah jawabannya. 

1. Teras depan

Suasana rimbun dan damai sudah menyambut kita sejak dari pintu depan. Dedaunan dari tanaman merambat jadi atap alami untuk teras berlantai batu bata. Nuansa kolonial yang kental bisa terlihat dari bentuk pintu dan jendela yang khas. Dinding putih kehijauan serasi dengan suasana taman yang asri. Sedangkan furnitur teras yang digunakan adalah seperangkat meja kursi antik yang telah difurnish ulang. 

2. Ruang keluarga

Sofa di ruang keluarga pun memadukan furnitur dari jenis dan gaya yang berbeda. Sofa putih besar jelas bergaya modern. Sedangkan meja kayu mewakili nuansa rustic. Sepasang kursi kulit adalah sentuhan industrial di sini. Bagian dalam rumah dicat putih bersih, demikian juga sofa modern. Agar tidak tampak pucat, sebuah lukisan surealis berwarna dominan kuning digantungkan di dinding. 

3. Kamar tidur utama

Kamar tidur utama pun tak luput dari sentuhan ekletik yang berkarakter. Kepala tempat tidur dengan aksen merah muda menjadi patokan untuk menempatkan elemen hias lainnya. Misalnya karpet dan sofa di dekat tempat tidur. Meja-meja di kamar tidur ini juga bukan meja baru, melainkan meja lama yang dipoles kembali. 

4. Kamar mandi dalam

Nuansa rustic semakin kental di kamar mandi dalam yang terhubung langsung dengan kamar mandi tanpa pintu. Furnitur kamar mandi di sini pun tampak kuno, namun jadi tampil baru setelah pemolesan ulang di sana-sini. Nilai plus di kamar mandi ini adalah pola lantai geomteris dan cermin vintage di atas wastafel yang juga vintage. 

5. Kamar tidur tamu

Rumah ini juga dilengkapi kamar tidur untuk tamu yang telah ditata sedemikian rupa agar si tamu betah beristirahat di dalamnya. Sentuhan serba putih begitu nyata dan menenangkan, bahkan rangka tempat tidur pun berwarna putih. Agar tidak tampak pucat, dinding dicat abu-abu. Elemen hias berupa beberapa cermin dengan aneka bingkai dan meja gaya kuno membuat kita seperti sedang menginap di rumah nenek. 

6. Ruang makan

Sebuah pesona atau daya tarik bisa kita ciptakan dengan menggunakan kembali benda-benda lama milik para orang tua. Jika perlu difurnish kembali untuk menghilangkan kesan tua dan kusam. Kita bisa membayangkan bentuk asli ruang makan ini dengan hanya melihat balok kayu yang melintang di langit-langit. Ubin diganti dengan keramik abu-abu bermotif batu agar serasi dengan atmosfer kuno tapi modern. Lukisan merah menyala bergaya ekspresif mampu menghidupkan ruangan ini, demikian juga hiasan piring keramik di dekat langit-langit. Lihat, furnitur ruang makan pun juga ekletik. Meja makan kayu warna netral dikelilingi kursi-kursi makan yang berbeda satu sama lain. Ada kursi rotan, kursi logam, kursi kayu pun ada. 

7. Dapur

Rumah ekletik ini menggunakan konsep dapur ruangan terbuka. Meja dapur lama tetap dipertahankan dan diperbarui dengan warna abu-abu. Sedangkan untuk backsplash adalah ubin keramik dengan nuansa warna hijau dan ungu. Area ini merupakan area pribadi penghuni rumah yang sering digunakan sehari-hari. 

8. Ruang makan utama

Kebiasaan keluarga jaman kolonial adalah menyediakan ruangan khusus untuk para tamu, baik itu kamar tidur, ruang makan, juga kamar mandi. Ukuran meja makan lebih besar dan panjang, jumah kursi makan pun lebih banyak. Di siang hari, para tamu bisa bersantap sambil menikmati pemandangan halaman belakang. Di malam hari suasana akan semaki nbersahabat dengan cahaya dari dua lampu logam kuno di atas meja makan. 

9. Koridor

Koridor rumah ini mungkin akan terlihat sama seperti koridor rumah kuno lainnya jika tak ada partisi warna-warni ini. Ide brilian ahli homify berhasil mengikutsertakan unsur modern di tengah gaya lama. Lampu logam di langit-langit dan kursi rotan berasal dari dua gaya berbeda. Namun semuanya tampak serasi dan menyenangkan untuk dilihat. karpet berpola vertikal seperti di ruang keluarga dan kamar tidur juga dipasang di sini. 

10. Teras belakang

Karpet pola vertikal juga tak lupa dihamparkan di teras yang cukup lebar ini. Sofa empuk gaya modern lengkap dengan bantal kursi bersanding bersama kursi logam yang rustic. Semuanya ditata menghadap ke halaman, seakan ada sesuatu menakjubkan di sana yang tak pernah habis dinikmati. 

11. Kolam renang

Nah, ini lho yang bikin mata para tamu ingin berkunjung lagi ke rumah ini. Halaman belakang luas dengan rerumputan, pohon-pohon cemara, dan… kolam renang! Berbeda dengan kolam renang yang biasa kita datangi di pemandian umum, kolam renang ini tampak kehijauan. Tentu ini bukan karena kolam tak pernah dikuras ya, melainkan karena warna ubin di dasarnya. Tepi kolam renang dihias dengan ubin berpola batu bata, membuat kolam renang ini seperti datang dari masa lalu. 

12. Ruang makan outdoor

Di samping kolam renang disediakan area makan di atas dek kayu yang sempurna untuk sarapan atau makan siang bersama di akhir pekan. Tapi menikmati makan malam sambil memandang pantulan cahaya lampu di atas air kolam pasti juga tak terlupakan. 

13. Menyendiri di pojok

Setelah para tamu pulang, pemilik rumah mungkin akan merasa kesepian. Hal itu pasti tak terelakkan dalam kehidupan kita.  Tidak perlu disesali, nikmati saja. Sudut ini sempurna untuk menghabiskan waktu sendiri dengan membaca buku, atau berolahraga ringan. Lantai dengan ornamen dan warna tanah serasi dengan pot tanah liat bernuansa coklat. Sebuah miniatur jendela di tengah rimbunnya tanaman rambat mengingatkan kita selalu ada dunia di luar sana, dan kita sebenarnya tak sendiri. 

 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!