Rumah by AtelierorB  

11 Contoh Desain Rumah Tahan Banjir

Dyah Swastantika Dyah Swastantika

Tanya harga

Invalid number. Please check the country code, prefix and phone number
Dengan mengklik 'Kirim' saya mengkonfirmasi bahwa saya telah membaca dan menyetujui Kebijakan Privasi bahwa informasi saya akan diproses.
Catatan: anda dapat mencabut persetujuan tersebut kapan saja dengan mengirim email ke privacy@homify.com.
Loading admin actions …

Bencana banjir biasa terjadi di daerah tropis seperti di Tanah Air. Bahkan ada sebagian kecil masyarakat yang sudah terbiasa dengan datangnya banjir setiap tahun. Namun, rumah bisa cepat aus dan lapuk akibat terendam air berhari-hari. Akan ada biaya perbaikan yang harus dikeluarkan jika hal ini terjadi. Sebelum ini menimpa kita, mengapa tidak menyiapkan rumah kita agar lebih kuat dan tahan lama terhadap terjangan banjir? homify selalu punya solusi bagi masalah konstruksi dan desain rumah, termasuk konstruksi rumah tahan banjir. Berikut selengkapnya. 

1. Rumah tradisional

Bentuk rumah ini mengingatkan kita pada rumah adat di sejumlah pelosok Indonesia. Bukan hal buruk untuk kembali mempelajari kembali struktur bangunan tradisional dan memadukannya dengan unsur modernitas. 

2. Tonggak beton

Rumah ini seluruhnya terbuat dari kayu dan didirikan di atas sejumlah tonggak beton. Tonggak beton tidak mudah tersapu arus saat air bah mendadak datang. Cocok didirikan di area yang sering tersapu banjir dengan ketinggian 30 sampai 60 cm. 

3. Ruang banjir di lantai bawah

Rumah ini berkonstruksi beton di lantai atas dan kayu di lantai atas. Dinding beton lantai bawah juga berfungsi sebagai penyangga bangunan di lantai atas yang tak diragukan ketahanannya. Di saat banjir, air akan memenuhi ruangan di lantai bawah sehingga mengurangi tekanan pada dinding. Cocok didirikan di area yang sering terkena banjir mencapai 1 meter atau lebih. 

4. Pilar beton yang tampil gaya

Kita ingin rumah tahan banjir, tapi tidak ingin mati gaya. Rumah harus kuat, namun tetap anggun dipandang. Rumah ini didirikan di atas pilar beton yang kokoh. Pilar beton dihias dengan pelapis dinding bermotif persegi panjang yang menarik dan bisa terlihat saat banjir telah surut. 

5. Rumah berlapis logam

Selain banjir, tsunami dan gempa bumi adalah bencana yang mengancam keselamatan jiwa dan harta benda. Rumah di Jepang ini dibangun untuk mengantisipasi dua bencana berbahaya di atas sewaktu-waktu. Rumah dibangun di atas struktur beton solid untuk menjamin kekuatannya saat terjadi pergerakan tanah. Dinding rumah terbuat dari dua macam bahan, yaitu kayu di dalam dan logam di luar. Ini dilakukan karena logam lebih kuat menahan arus air saat tsunami atau banjir bandang. Jendela kaca di bawah hanya ada beberapa karena kaca bisa pecah saat diterpa arus air yang sangat kuat.

6. Paduan beton dan kayu

Ini adalah variasi desain Anda yang ingin punya rumah tahan banjir tapi tetap tampil gaya. Bisa dilakukan dengan memfurnish dinding kayu (tergantung dinding rumah terbuat dari material apa) dengan warna yang mendekati warna struktur beton di bawah rumah. Misalnya abu-abu kusam seperti contoh ini. Ruang kosong di bawah rumah akan terisi air saat banjir datang. Di dalam rumah Anda bisa mengawasi keadaan sekitar dari jendela kaca besar. 

Baca juga: 

Rumah Keren Berbahan Beton dan Kayu

7. Rumah terapung

 Rumah by agNOVA architecten
agNOVA architecten

Drie watervilla's in Dorpshaven, Aalsmeer

agNOVA architecten

Rumah terapung bisa kita temui di perairan dekat pantai. Biasa digunakan sebagai tambak ikan laut dan tempat beristirahat oleh para nelayan. Ide ini bisa kita adaptasi untuk membangun rumah kayu yang seolah mengapung saat tanah di sekitarnya terendam air. Rumah pada contoh ini berlandaskan dek kayu yang akan terayun-ayun bersama air yang tenang. 

8. Ruang banjir plus ruang tamu

Siapa sih yang suka rumahnya kebanjiran setiap tahun? Kebanjiran uang sih tidak masalah, tapi kalau kebanjiran air campur lumpur? Rumah ini dibuat lebih besar di bagian atas, karena ruang di bawah sudah dipersiapkan sebagai ruang banjir. Yaitu ruang untuk 'menerima' banjir. Dinding-dindingnya kuat karena terbuat dari beton. Bentuknya sederhana dan bisa dipastikan tak ada banyak barang di ruangan bercat abu-abu itu. Tujuannya tentu agar penghuni rumah tidak kerepotan menyelamatkan barang di lantai satu saat banjir datang. 

9. Rumah Eropa tahan banjir

Rumah ini juga dibangun di atas struktur beton. Bedanya, struktur beton tidak terlalu tinggi dan terletak di tengah bawah bangunan. Teras di depan rumah juga berfungsi menyembunyikan struktur beton dari pandangan saat tidak ada banjir. 

10. Rumah panggung di atas beton

Desain rumah panggung semacam ini tidak asing dan bisa ditemui di beberapa daerah di Indonesia. Selain banjir, pemilik rumah ini juga cukup khawatir terhadap gempa bumi, khususnya gempa karena pergerakan tanah atau gempa tektonik. Tiang rumah panggung dibuat lebih kuat dengan cara 'ditanamkan' ke dalam struktur beton. Dengan demikian para penghuninya tidak perlu khawatir rumah akan hanyut terbawa air saat banjir berkekuatan dahsyat terjadi.   

11. Aman dan nyaman

Pemilik rumah ini tidak hanya ingin rumahnya saja yang tahan banjir, namun juga halamannya. Selain membuat rumah di atas struktur beton yang lebih tinggi dari permukaan tanah, pemilik rumah juga memagari halamannya dengan pagar beton untuk mencegah masuknya air ke properti pribadinya. Agar air lekas surut, beberapa lubang dibuat di beberapa titik untuk memperlancar aliran air ke saluran pembuangan.

Hal-hal apakah yang bisa dilakukan agar rumah tahan banjir?
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!