by Atelier09

6 Trik Agar Rumah Keluarga jadi Ramah Anak

Dyah Swastantika Dyah Swastantika
Loading admin actions …

Semua yang tampak oleh mata kadang bisa menipu kita. Tak jarang kita tak bisa berkata-kata karena kenyataan tak seperti kelihatannya. Sebuah rumah yang tampak biasa-biasa saja di Heiloo, Belanda, menjadi rumah kesayangan para penghuninya. Baik pasangan maupun anak-anak mereka, semua mencintai rumah yang telah direnovasi oleh Atelier09. Apakah Anda juga ingin rumah Anda dicintai oleh pasangan, anak-anak, dan Anda sendiri? Mari kita ungkap rahasianya sekarang. 

1. Sederhana dan memiliki fungsi

Rumah atap pelana seperti gambar banyak terdapat di sekitar kita. Sama seperti rumah ini, rumah-rumah itu pada umumnya adalah rumah tua. Bedanya, rumah ini telah diperbarui di bagian jendela dan pintunya. Bingkai beton di sekitar jendela adalah elemen yang ditambahkan pada saat renovasi. Taman kecil tampak sederhana dengan kolom tanaman dan batu kerikil sebagai pengganti jalan setapak. Area batu kerikil bisa digunakan anak-anak untuk bermain. Berjalan tanpa alas kaki di atas batu kerikil bisa membantu melancarkan peredaran darah orang dewasa. 

2. Warna yang sesuai dengan sekitarnya

Memilih warna yang tepat untuk rumah itu penting sekali. Interior rumah bisa berantakan akibat warna dinding, furnitur, atau elemen hias yang kurang tepat. Warna hijau mint menjadi warna utama di rumah ini, karena adanya furnitur antik bawaan rumah dengan warna yang sama. Furnitur itu adalah sebuah bufet berlaci di sudut foto ini. Bentuknya sangat familiar bukan? Paduan antara warna hijau mint dan furnitur lainnya menghasilkan sebuah ruang makan gaya ekletik. Nyaman dan menenangkan untuk makan bersama keluarga dan teman-teman. 

3. Dapur bersih dan fungsional

Memiliki dapur bersih, lengkap dengan peralatan masak modern adalah dambaan semua ibu rumah tangga dan siapapun yang hobi memasak. Apalagi jika didukung interior dapur yang stylish dan jendela menghadap taman. Agar serasi dengan warna hijau mint di ruang makan, dapur menggunakan paduan warna krem dan abu-abu. Bisa dibayangkan lezatnya masakan yang dihasilkan dari dapur ini. 

Baca juga: 

8 Desain Meja Dapur Serbaguna dan Fungsional 

4. Ada mainan

Semua anak pasti suka bermain. Sedangkan tugas orang tua adalah membereskan mainan mereka. Rutinitas ini bisa jadi sesuatu yang menjengkelkan dan melelahkan, terutama bagi orang tua bekerja. Solusinya, sediakan banyak tempat penyimpanan untuk membiasakan anak membereskan mainannya sendiri. Mainan berukuran besar seperti mobil-mobilan ini bisa dijadikan elemen hias menggantikan patung atau keramik. 

5. Peninggalan kakek nenek

Sebelum memiliki anak, para orang tua adalah anak dari orang tua dan cucu dari kakek nenek mereka. Ada kenangan indah di masa kecil yang ingin selalu diingat. Di rumah ini, kenangan itu diwakili oleh bufet antik warna hijau mint. Dinding dihias dengan stiker dinding warna senada. Tanaman dalam pot adalah elemen yang tak boleh terlewatkan di sini. 

Baca juga: 

Rumah Lama Tapi Baru yang Penuh Kejutan 

6. Banyak waktu untuk berbicara satu sama lain

Bukan hanya orang tua, anak-anak juga perlu didengarkan. Ruang keluarga di rumah ini dibuat para orang tua bisa mengobrol santai maupun serius bersama para tamu mereka. Sedangkan bangku-bangku kecil dibuat untuk anak-anak saat mereka ingin mengatakan sesuatu pada orang tuanya. Area duduk ini dilapisi karpet model lama beraksen hijau agar suasana lebih nyaman. Berbicara akan membuat para anggota keluarga saling memahami dan merasa tidak sendiri. 

Butuh ide rumah untuk keluarga Anda? Baca juga: 

Rumah Keluarga Kecil Berkonstruksi Kayu Ringan 

Apakah Anda menyukai proyek rumah ini? 
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!