by SOCO2 / そこそこ

Setelah Renovasi, 5 Fasad Rumah Ini Jadi Luar Biasa!

Dyah Swastantika Dyah Swastantika
Loading admin actions …

Sudah jadi sifat manusia modern untuk selalu haus pada sesuatu yang baru. Berita atau gadget lama cenderung dijauhi orang. Demikian juga fasad rumah yang begitu-begitu melulu bisa membuat penghuninya merasa bosan tinggal di dalamnya. Apakah Anda sedang bosan dengan rumah Anda saat ini? Jangan buru-buru beli rumah baru. Renovasi rumah bisa lebih menghemat pengeluaran dibandingkan membeli rumah baru. Siapa tahu Anda bisa menemukan ide dari beberapa proyek renovasi rumah berikut ini. 

1. Sebelum: Kurang rapi dan kurang cahaya

Warna dinding hijau tampak kurang serasi dengan pilar warna abu-abu dan putih. Tekstur kasar pada dinding terlihat canggung karena hanya ada pada bagian dinding ke bawah. 

Sesudah: Modern dan privasi terjamin

Setelah dinding dicat putih, rumah terlihat lebih segar dan cerah. Pagar dan pintu kayu menghasilkan tampilan modern yang dapat menjaga privasi penghuni rumah. 

2. Sebelum: Menarik tapi tertutup

Sepintas rumah ini tampak baik-baik saja. Namun pintu garasi dan pintu di sampingnya tampak terlalu rapat dengan pintu transparan berwarna gelap. Selain itu, atap garasi yang runcing kurang serasi dengan rumah utama yang beratap datar. 

Sesudah: Lebih terbuka namun tetap aman

Pada saat renovasi, atap runcing diganti dengan atap datar, sama dengan bagian rumah lainnya. Lantai dua rumah diberi dinding tambahan agar cahaya yang masuk ke rumah tidak terlalu menyilaukan. Tekstur dinding lantai dua sama dengan dinding sekitar pintu masuk, sebuah keseimbangan yang brilian. Pintu teralis besi di garasi dan pintu masuk memberikan rasa aman tanpa memisahkan penghuni rumah dari dunia luar. 

Baca juga: 

10 Gerbang Spektakuler Untuk Pintu Garasi Anda 

3. Dari biasa jadi luar biasa

  by osb reformas
osb reformas

fachada antes y después

osb reformas

Sebenarnya, warna dinding coklat rumah ini telah serasi dengan warna lantai di depan rumah. Namun ada kerusakan di balkon dan pagar, sehingga menimbulkan kesan kurang modern. Saat direnovasi, jendela di lantai pertama dan kedua diganti dengan jendela kisi-kisi rustic agar gaya kolonial rumah ini lebih terasa. Genteng dan lantai kecoklatan dibiarkan seperti semula. Praktis dan tak makan banyak biaya! 

4. Sebelum: Kusam dan tua

  by HPONCE ARQUITECTOS
HPONCE ARQUITECTOS

Fachada Original – B+H45

HPONCE ARQUITECTOS

Awalnya, rumah ini sangat bergaya kolonial, sebagaimana terlihat pada gambar. Namun, kita sedang hidup di era modern bukan? Oleh karena itu rumah gaya kolonial ini harus dipermak agar lebih kekinian. 

Sesudah: Kolonial modern

Inilah bentuk rumah di atas setelah direnovasi. Rumah kini mirip menara pengintai di era kolonial. Mengagumkan bukan? Jendela-jendela di lantai atas dilepas dan diganti dengan dinding beton. Pintu kayu dan jendela dengan kaca grafir merupakan sentuhan modern yang artistik. 

Baca juga: 

Nyamannya Tinggal di Rumah Kolonial

5. Sebelum: Terlalu banyak warna

Ada terlalu banyak warna dan tekstur di rumah ini. Pelapis keramik warna biru tidak serasi dengan pintu kayu warna coklat. 

Sesudah: Simpel dengan hitam putih

Pintu kayu diganti dengan pintu geser kontemporer yang memadukan kaca buram dan logam. Fasad rumah di sekitarnya juga diberi pelapis logam berwarna hitam, sama dengan warna pintu dan kusen jendela. Hitam putih selalu berhasil membuat rumah lebih memikat! 

Masih butuh ide renovasi rumah? Silakan baca: 

21 Ide Renovasi Rumah Dengan Sedikit Biaya

Mana proyek reneovasi rumah yang paling cocok untuk Anda? 
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!