Ruang Keluarga by CUMPA

Konstruksi Alternatif Cerdas dan Hemat Berbahan Alami

Prisca Akhaya Prisca Akhaya
Google+

Tanya harga

Invalid number. Please check the country code, prefix and phone number
Dengan mengklik 'Kirim' saya mengkonfirmasi bahwa saya telah membaca dan menyetujui Kebijakan Privasi bahwa informasi saya akan diproses.
Catatan: anda dapat mencabut persetujuan tersebut kapan saja dengan mengirim email ke privacy@homify.com.
Loading admin actions …

Dalam memanfaatkan lahan sekitar rumah Anda, buku ide yang satu ini akan menunjukkan bangunan berdinding lumpur yang ekonomis dengan tahap pembangunan beberapa langkah saja dan tetap terkesan alami. Proyek yang satu ini merupakan proyek milik firma Argentina Cumpa + Pérez yang berlokasi di Roldán, Santa Fe.

Menurut arsiteknya, ide dari rumah ini muncul karena adanya keharusan mengatasi sumber daya yang sangat terbatas namun tetap ingin memaksimalkan potensi arsitektural. Keputusan desain yang dibuat menghasilkan area yang dibiarkan terbuka untuk memaksimalkan visual dari area ini, dilapisi dan dibatasi dengan dua balok fungsional yang di masa mendatang nanti memungkinkan adanya penambahan jumlah ruangan dengan mengulangi proses pembangunan yang sama. Mari mulai prosesnya!

1. Berjalannya proses

 Taman by CUMPA

Proses pemikiran dalam tahapan-tahapan ini dimulai dari sistem konstruksi basah dan kering yang dikombinasikan. Diagram muncul sebagai proyek dan alat representasi yang mendefinisikan proses konstruksi dan secara bersamaan dijelaskan pula ke dua agen berbeda yang menangani proyek. Penggunaan struktur Pabellonaria memungkinkan adanya individualitas pada setiap bagiannya selama berlangsungnya konstruksi.

2. Lumpur dan wastafel

  by CUMPA

Pembimbing dari proyek ini mengindikasikan adanya intervensi yang menggunakan teknologi yang sama dengan silo yang merupakan bangunan tempat penyimpanan dalam jumlah besar dan gubuk, dengan elemen yang sebelumnya sudah ada, terbuat dari pampas basah. Arsiteknya juga mengatakan bahwa pemilihan palet material keras tidak sembarangan, namun untuk tetap berada di dalam hitungan budget.

3. Inti yang fungsional

  by CUMPA

Penggunaan sistem kerangka metal seperti yang dijelaskan oleh para profesional ternyata memungkinkan adanya pemanjangan ruangan yang dimungkinkan oleh pengulangan proses pembangunan. Memikirkan inti dan portal secara terpisah dan independen melibatkan cara berpikir arsitektural yang fungsional dalam area terbuka, memberikan kebebasan pada pengguna yang ada di dalamnya tanpa kehilangan ketersinambungan ke ruangan lain.

4. Konsep bendera

  by CUMPA

Menurut Cumpa + Perez, konsep pavilion ini memberikan ruang yang bergantung pada area yang lebih luas karena terbatasnya bangunan menjadi dua inti saja, yang memberikan kondisi dengan banyak sekali fungsi; furnitur yang dilipat dan disimpan di pinggir karena ruangan yang minimum, entah itu saat makan atau duduk. Tempat ini terletak di bagian bawah area ini dan menggunakan pembatas selatan dari tetangga sebagai dinding hijaunya yang membuka ke utara dengan orientasi arah terbaik dan visual masa mendatang yang memungkinkan dibangunnya kolam renang.

5. Elemen pembangun

 Ruang Keluarga by CUMPA

Akhirnya, penggunaan kembali elemen bangunan menjadi bagian dari strategi arsitektur bangunan ini. Adanya bongkahan kayu OSB, ditempatkan pada langit-langit, merupakan kayu yang sama yang digunakan untuk melapisi bongkahan beton yang membuat tampilan materia dijaga sealamiah mungkin. Kaca dan baja dalam struktur tabungnya dipelajari pula untuk mengumpulkan sesedikit mungkin sisa material yang tidak terpakai.

 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!