by House of Green

Halaman depan yang Terbengkalai Direnovasi Menjadi Sangat Cantik

Rachel Audrey Rachel Audrey
Loading admin actions …

Hari ini, saatnya untuk memberi wajah baru ke taman depan yang benar-benar ketinggalan jaman. Bagi sebagian dari kita, halaman depan adalah beban nyata. Alasannya: Bagi pejalan kaki, taman depan merupakan pemandangan yang menyenangkan, sementara kami ingin membuat area taman pribadi belakang untuk menghibur pemilik rumah, karena akan sangat sering digunakan. Meski begitu, setiap halaman depan juga merupakan kunci dalam perjalanan menuju rumah kita dan membuat kesan baik atau buruk. Dan mari kita bertanya pada diri sendiri: seberapa sering kita keluar rumah setiap hari dan kembali ke sana? Di kota  Leischendam, Belanda, para ahli halaman depan telah menerima tantangan dan memberikan hasil yang bagus.

Sebelum: Diabaikan dan berakhir

  by House of Green
House of Green

Schutting voortuin Leidschendam

House of Green

Jadi, kita sudah mengerti bahwa pemilik ingin memiliki taman depan baru yang termasuk dalam renovasi. Rumah itu sendiri dibangun pada tahun tiga puluhan – sebuah gaya yang masih sangat populer saat ini. Tapi seperti bangunan utama, kebunnya sudah lama ditinggalkan. Dan itu cukup menyedihkan, seperti apa yang kita lihat. Di sini, ada batu yang pas di sisi lain. Rumah dan halaman depan berada dalam kondisi yang benar-benar terbengkalai dan layak mendapat tampilan baru.

Setelah: Taman yang indah

  by House of Green
House of Green

Schutting voortuin Leidschendam

House of Green

Wow! Taman sebenarnya telah benar-benar dirombak. Lantai, pagar dan  kebun disesuaikan dengan rumah 30-an yang telah direnovasi. Yang sangat penting adalah pagar kontemporer, membatasi taman depan ke jalan dan juga tetangga. Para ahli telah menanam pohon sebagai batasan di kebun yang melengkung dengan halus; Jalan setapak dengan bata merah, khas Belanda dan mengarah ke halaman depan, langsung ke pintu masuk rumah.

Aksen dengan pagar kontemporer

  by House of Green
House of Green

Schutting voortuin Leidschendam

House of Green

Pagar itu tampak sesempurna seolah tidak ada pilihan lain. Di sini, desain pagar merupakan elemen dominan di taman depan. Anda bisa dengan mudah memiliki desain yang salah. Dengan demikian, kombinasi elemen hitam dan putih tidak sesuai dengan gaya tahun 1930an. Kombinasi yang sekarang kita lihat sudah lebih baik: para profesional telah menggunakan pagar yang menggabungkan kayu alami dengan unsur logam berwarna antrasit. Di sisi jalan, pagar lebih rendah, merupakan sebuah perbatasan dengan balok-balok kecil batu bata merah yang sudah ada sebelum konversi.

Ruang Privasi indah

  by House of Green
House of Green

Schutting voortuin Leidschendam

House of Green

Pagar adalah elemen penting dalam transformasi kebun baru, seperti yang kita lihat dalam gambar ini. Meskipun ini akan membatasi bangunan, tapi begitu transparan dan anda dapat berbicara dengan tetangga tanpa masalah. Tentu saja, dan seperti jika kebetulan taman yang indah dan  dapat dilihat melalui pagar. Semak-semak liar membuat taman menjadi tempat di mana warga dan para tamu dapat merasa diterima.

Akhirnya, pandangan keseluruhan

  by House of Green
House of Green

Schutting voortuin Leidschendam

House of Green

Mari luangkan waktu sejenak untuk membiarkan seluruh taman, dengan rumah, dipandang dari jalanan! Dibandingkan dengan keadaan sebelumnya, rumah tersebut mengundan dan terlalu terbuka. Jalan yang berkelok-kelok mengarah kebun yang baru dibangun di sisi kiri dan kanan langsung ke pintu masuk rumah. Jendela besar di lantai dasar, yang sering ditemukan di negara-negara Benelux, menyambut baik tamu yang berkunjung.

 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!