by Tim Versteegh Architect

5 Proyek Renovasi Rumah Paling Ekstrim

Dyah Swastantika Dyah Swastantika
Loading admin actions …

Pembangunan rumah kembali atau renovasi dan rehabilitasi sederhana? Pertanyan ini kerap membayangi para pemilik rumah yang ingin merenovasi huniannya. Saran arsitek itu penting, karena ia telah mengkalkulasi mana yang lebih dibutuhkan, bangunan baru atau renovasi. Namun ketika sebuah rumah sudah tidak memenuhi syarat untuk hidup sehari-hari, perubahan harus dilakukan. Renovasi bukan hanya sebuah solusi optimal, namun juga dapat meningkatkan kualitas rumah. 

Apapun prosesnya, kami akan tunjukkan bagaimana menarik dan berkarakternya sebuah perubahan. Semua bisa Anda lihat dalam proyek sebelum dan sesudah di bawah ini.   

1. Sebelum: Rumah yang dibangun tahun 60-an

Rumah ini berlokasi di Neuwied, Jerman yang tenang. Dibangun pada tahun 1960-an dan tampak menyatu dengan sekelilingnya secara tidak mencolok. Namun rumah ini kurang dapat memenuhi kebutuhan penghuninya, sebuah keluarga yang terdiri dari empat orang. Solusinya adalah renovasi rumah dengan biaya efektif dan berkelanjutan. Janji para arsitek adalah merenovasi bangunan rumah lama agar terlihat seperti bangunan baru.  

1. Sesudah: Bangunan lama berwajah baru

Perubahan yang luar biasa! Tampak jelas perubahan besar dilakukan pada jendela dan pintu, sehingga rumah tampak seperti baru. Dengan penambahan ruang di bagian belakang rumah, tersedia ruang lebih untuk semua anggota keluarga. Bahkan rencana membuat kolam renang di ruang bawah tanah bisa terealisasi. 

Untuk memenuhi kepedulian pada keberlanjutan sumber daya alam, telah terpasang sistem pemanas energi pelet dengan tangki pelet bawah tanah dan pemanas energi solar thermal. Selain itu, rumah ini dilengkapi sistem ventilasi yang bisa diatur untuk mengatasi panas dan penyedot debu. Tersedia juga sistem pemanfaatan air hujan yang modern. 

Baca juga: 

6 Kesalahan Umum yang Buat Tagihan Rumah Tinggi 

2. Sebelum: Kondisi awal yang sempurna

Rumah ini memiliki panorama taman yang menarik. Bagian rumah yang menghadap ke jalan didesain dengan plester konvensional, sedangkan tekstur batu bata menghiasi dinding bagian belakang. Rumah ini memiliki semua yang diinginkan orang: halaman belakang luas untuk bersantai dan berpesta. 

2. Sesudah: Fasad menakjubkan

Setelah campur tangan para ahli, rumah di atas nyaris tak bisa dikenali. Rumah kubus modern sekarang berdiri di atas tanah. Bukan hanya fasadnya yang berubah, namun juga atap rumah. Dinding dan atap pelana lama dilenyapkan, dan diganti dengan atap flat atau atap datar. Ruang tamu di lantai bawah juga diperluas dengan memperbesar penghubung dengan dapur lama. Di taman yang ada di sisi selatan , sebuah teras luas dengan lantai batu alam berwarna jadi tempat ideal untuk menikmati hijaunya halaman belakang. 

Desain fasad ini sudah menonjol, namun masih ada rahasia menyenangkan di baliknya. Permukaan dinding berwarna biru gelap telah ditaburi kaca dengan efek fluorescent (berpendar), sehingga tampak seperti seberkas cahaya di tengah kegelapan. 

3. Sebelum: Rumah pertanian yang bersahaja

Rumah pedesaan punya daya tarik tersendiri, fasad batu bata dan atap mansard memancarkan kenyamanan. Kita jadi membayangkan seperti apa suasana di belakang empat dindingnya. Bangunan semacam ini memiliki potensi besar yang terlupakan untuk menjadi rumah modern impian. 

3. Sesudah: Rumah pertanian modern

Bentuk awal dua bangunan masih terlihat setelah renovasi, demikian juga konstruksi atap mansard merahnya. Bangunan kecil di sebelah kiri adalah kamar tidur untuk tamu lengkap dengan kamar mandi shower. Rumah utama di sebelah kanan sebelumnya tampak kuno dan merupakan rumah keluarga petani. Kini rumah itu menjadi tempat tinggal trendi dengan segala bentuk kenyamanan. Ruangan berdinding kayu adalah penghubung dua bangunan itu. 

Bangunan bekas kantor pos juga bisa diubah jadi hunian super nyaman. Lihat selengkapnya di sini

4. Sebelum: Fasad kurang menarik

Penampilan fasad ini menjelaskan semuanya. Dinding warna beige kekuningan dan coklat tampak kurang menarik. Balkon gaya lama yang berkondisi baik dan kerai jendela gaya lama dalam gambar ini terlihat menyedihkan. Namun rumah kelas menengah ini belum kehilangan harapan dan bisa tampil lebih baik. 

4. Sesudah: Lebih keren

Fasad biru muda yang menyegarkan akhirnya membuat rumah menarik perhatian dan terlihat menyenangkan. Bagaimana cara menghadirkan penampilan menarik ini? Renovasi dilakukan dengan menutup balkon untuk dijadikan ruangan baru. Arsitek bahkan juga membuat sebuah loteng. Bukan hanya penampilan dan penambahan ruang baru, rumah ini juga mampu menghemat energi 70%. Rumah ketinggalan jaman kini telah menjadi rumah modern. 

5. Sebelum: Terlalu sempit

Pemilik rumah mengeluhkan kurangnya ruangan di dalam rumah. Renovasi rumah adalah solusi dengan cara menambah ruangan dan mengubah fasad rumah gaya lama. Arsitek berencana membuat sebuah kamar tidur nyaman di lantai atas, dan ruang tamu open plan di lantai bawah. Seperti apa hasilnya? 

5. Sesudah: Wajah baru yang stylish

Dari bangunan suram menjadi hunian kontemporer, proyek renovasi rumah ini adalah sebuah keberhasilan. Ruangan baru bercat merah tampak menonjol dan mencerahkan suasana di sekitarnya. Di sebelahnya berdiri ruangan baru berdinding bilah kayu dengan atap sandar. Agar lebih mudah dipelihara, arsitek menggunakan fasad slab/ papan dan melapisi balok kayu bekisting sebelum dicat. 

Baca juga: 

15 Renovasi Interior Rumah yang Menakjubkan! 

Proyek renovasi rumah mana yang paling menginspirasi Anda?
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!