Ruang Makan by Guadalupe Larrain arquitecta

Rumah Industrial Tropis Berdinding Kaca Seluas 150 m²

Dyah Swastantika Dyah Swastantika
Loading admin actions …

Agar hidup lebih indah kita memerlukan cara pandang yang terbuka terhadap sekeliling kita. Oleh karena itu setiap rumah dilengkapi dengan kaca yang bukan hanya menjadi jalan masuk cahaya dan sentuhan artistik, namun juga untuk menciptakan keterkaitan dengan lingkungan sekitar. Rumah Casa Viva karya arsitek Wabi Sabi Arquitectura dari Argentina adalah contoh menarik tentang bagaimana mengeksploitasi elemen kaca semaksimal mungkin untuk kenyamanan dan kesejahteraan para penghuninya. 

1. Suasana ruang tamu

Seperangkat kursi tamu berwarna putih siap menyambut kita di ruang tamu, serasi dengan lantai yang berwarna sama. Di sini kita melihat perpaduan unik furnitur dengan gaya berbeda yang ditata apik menjadi sentuhan ekletik. Ada peti kayu antik yang difungsikan menjadi meja kopi dan kursi berlapis linen warna kuning gaya 50-an. Kerai bambu dipasang di tengah dinding kaca untuk menghalau sinar matahari yang menyilaukan tanpa menghalangi pandangan ke luar rumah. 

2. Kamar tidur orang tua

Elemen kaca tetap digunakan di kamar tidur, meski tidak dominan seperti di ruang tamu. Warna putih dipilih sebagai warna dinding dan langit-langit agar kamar tidur tetap tampak terang di malam hari. Untuk memberikan sentuhan pribadi, lantai kayu digunakan sebagai pijakan di kamar tidur para orang tua dan kamar anak. Serasi dengan kerai jendela yang kembali digunakan di sini sebagai pelindung privasi maupun panas matahari. Meja panjang yang melintang di atas tempat tidur bisa dipakai pasangan suami istri untuk menikmati sarapan atau menyelesaikan pekerjaan di tempat tidur.  

Tidak suka jendela kaca kecil? Berpikirlah dua kali sebelum mengganti jendela dengan jendela kaca besar. Ketahui alasannya di sini.

3. Kamar tidur anak

Suasana serupa juga bisa ditemukan di kamar tidur ini. Melihat ukuran furnitur yang serba mini, kita bisa menebak siapa yang menghabiskan banyak waktu di kamar ini. Selain sebagai ruang beristirahat, anak-anak pemilik rumah juga bermain dan belajar di sini. Oleh karena itu ditatalah ruangan ini sehingga bisa menjadi sarang yang menyediakan seluruh keperluan anak. Rongga di bawah jendela dimanfaatkan dengan cerdas sebagai tempat penyimpanan. Ini karena anak-anak cenderung memiliki banyak barang dibandingkan anak remaja, ada mainan, buku-buku, alat-alat prakarya, alat gambar, dan banyak lagi. Lihat betapa manisnya paduan warna merah muda dan elemen kayu di ruangan ini! 

4. Kamar mandi

Di sini kita melihat sebuah sudut yang ada di kamar mandi rumah ini. Dinding beton menjadi backsplash meja wastafel yang dihiasi ubin kecil dalam bentuk garis memanjang. Kondisi ruang yang sempit diatasi dengan memasang cermin di atas wastafel, di mana kita bisa melihat area shower dihiasi warna kuning dan biru yang kontras. 

5. Ruang keluarga, ruang makan, dan dapur

Ruang keluarga, ruang makan dan dapur pada gambar di atas terdapat di bagian belakang rumah. Secara sekilas bentuk dan penataan ruangnya tidak berbeda dengan ruang tamu. Meja kayu di tengah berfungsi sebagai meja untuk menyiapkan makanan, sedangkan meja yang lebih kecil di sampingnya berfungsi sebagai meja makan. Pengaturan yang tidak biasa ini semakin membuat kita tertarik dengan pemilihan furnishing furnitur kayu. Ada yang tetap dalam warna kayu alami, ada juga yang dicat ulang dengan warna berbeda satu sama lain. Permainan warna yang unik pada meja dan kursi makan membuat siapapun tergoda untuk makan bersama.  

Dapatkan ide integrasi dapur, ruang makan dan ruang keluarga dalam satu ruangan di sini

6. Pintu kaca lipat

Tepat di samping meja makan adalah area teras samping yang dihubungkan pintu lipat kaca. Pintu jenis ini cukup praktis karena bisa dibuka dan ditutup dengan mudah untuk menciptakan kesan luas suatu ruangan. Ruangan dengan tiga fungsi ini akan terasa lebih luas saat pintu kaca dilipat, agar keluarga bisa menikmati suasana bersantap di tengah alam. 

7. Fasad samping

Area ini memang tersembunyi dan tidak mudah terlihat dari depan maupun belakang rumah. Hal itu tidak menjadi alasan untuk mengabaikan keberadaannya. Warna kuning solid tampak kontras dengan dinding samping rumah yang berwarna abu-abu. Di areal ini arsitek memberikan sentuhan personal dengan membuat cerukdi dinding untuk mengimbangi liang-liang jendela di atasnya. 

8. Fasad kaca

Dinding kaca yang menutup seluruh fasad belakang membuat rumah ini tampak seperti tembus pandang. Dari luar kita bisa melihat para penghuni rumah berlalu lalang, berikut perabotan yang ada di dalamnya. Begitu juga sebaliknya. Bingkai kayu furnish coklat gelap senada dengan konstruksi mirip rangka atap pergola dan pilar-pilar, yang menegaskan karakter tropis di hunian ini. Rumah seluas 150 m² dibangun di tengah halaman yang dihiasi pepohonan rimbun dan aneka tanaman khas daerah tropis, sehingga sia-sia jika suasana hijau ini tidak dinikmati setiap saat melalui dinding kaca. 

Lantai teras merupakan konstruksi beton khas industrial tampak kontras di antara dedaunan hijau dan serasi dengan kayu coklat gelap. Melebar hingga ke arah halaman dan samping rumah membuat teras menjadi ruang terbuka ideal untuk bersantai menikmati udara segar. 

9. Rangka atap dan pilar kayu

Mungkin Anda mengira ini adalah semacam area teras yang beum selesai dibangun karena tidak ada atap di atasnya. Konstruksi mirip rangka atap pergola ini rupanya dimaksudkan sebagai penyangga atap rumah yang diperkuat dengan adanya pilar-pilar kayu. Dengan sedikitnya jumlah dinding dari struktur padat seperti batu bata atau beton, berkuranglah kekuatan untuk menyangga atap rumah ini. Arsitek kami mengatasi masalah ini dengan mendirikan konstruksi yang telah disebutkan di atas, dan menjadi elemen hias menarik berkat furnish coklat gelap yang menyerupai warna batang pohon di alam bebas. 

Lihat juga berbagai gaya rumah yang didominasi kaca di sini

10. Kolam renang di belakang rumah

Inilah sebuah konstuksi yang membuat semua orang suka berkumpul di halaman belakang. Di sini kita bisa melihat tampilan rumah secara utuh. Kita juga bisa melihat bahwa bahan yang dipilih untuk kolam renang pun tidak berbeda dengan lantai teras, yaitu beton yang berwarna putih keabu-abuan. Tidak hanya fungsional, seluruh tampilan rumah ini tampak cantik dan terkait secara visual dengan suasana hijau di sekitarnya. Berendam atau berolahraga air di tengah suara daun-daun yang bergesekan tertiup angin pasti berjuta rasanya.

Bagaimana pendapat Anda jika Anda tinggal di sebuah rumah dengan dinding kaca?
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!