Ruang Multimedia by ARCHDUET&DA

Panduan untuk Merobohkan Dinding Interior

Boy Indarto – Homify Boy Indarto – Homify
Loading admin actions …

Rumah-rumah yang telah melewati waktu setengah abad ke belakang, memiliki karakteristik koridor yang sempit dan panjang, serta pembagian ruangan yang – biasanya – rumit. Dan kita harus menyadari bahwa seiring berjalannya waktu, kebutuhan rumah dalam kehidupan manusia saat ini telah berubah, di mana kita memerlukan hubungan sosial dan juga waktu luang. Dan konsep yang menang saat ini adalah ruangan yang terbuka, luas, dapat berkomunikasi dengan ruangan lainnya, yang membuat kehidupan di dalam rumah mengalir.

Itu sebabnya, hampir dalam setiap reformasi hunian tua atau lama, diambil keputusan untuk merobohkan beberapa dinding guna menciptakan ruangan yang lebih besar. Dan pada Buku Ide ini, kami akan memberikan panduannya untuk Anda. 

Nb: Meski terbaca mudah melakukannya, tapi kami tetap menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan para ahlinya.

Partisi atau Dinding Penyangga?

Langkah pertama yang harus kita lakukan untuk merobohkan tembok, adalah memeriksa ketebalan dinding. Ini akan membimbing kita dalam melakukan pekerjaan pembongkaran, dengan mengetahui apakah dinding itu adalah sebuah partisi atau dinding pemisah, atau dinding penyangga dengan struktur dan fungsi penting bagi bangunan rumah.

Jika ruangan Anda memiliki pintu, jendela atau jenis bukaan lainnya, akan sangat mudah untuk membedakannya. Anda bisa mengukur lebar kusen – bingkai pintu atau jendela Anda. Jika ukurannya kurang dari 10 atau 15 sentimeter, maka itu adalah partisi yang siap dan mudah dibongkar.

Sebaliknya, jika tidak ada cara untuk menghitung ketebalan dengan mata telanjang, maka Anda bisa mengetok dinding tersebut dengan kepalan tangan Anda. Jika suara yang terdengar kosong, hampa, atau kopong, maka besar kemungkinan itu juga merupakan sebuah partisi. Tapi jika ragu, sekali lagi, kami sangat menyarankan Anda untuk berkonsultasi dengan para pakarnya. 

Dan jika Anda menemukan dinding penyangga dan ingin dihilangkan untuk menciptakan ruang yang lebih luas, maka sebaiknya buat bukaan dinding dengan ukuran 1,5 meter dan beri jarak setidaknya 1 meter.

Apa yang Kita Temukan?

Begitu kita dapat memastikan bahwa dinding yang ingin kita robohkan adalah partisi, maka kita akan dihadapkan pada beberapa situasi berbeda, tergantung dari konstruksi dan bahan yang kita temukan.

Jika itu adalah dinding eternit atau aglomerat, maka pekerjaan kita tidak akan memakan waktu lama, karena kita bisa membelah dinding dengan gergaji, yang sebaiknya dilakukan di antara dua tiang vertikal. Setelah selesai, memperkuat kedua sisinya dengan menempelkan ganjalan atau baji di antara panel pada kontur potongan, untuk membentuk bingkai interior.

Dalam kasus menghadapi partisi bata plester, kita harus menggunakan cakram pemotong berdiameter besar untuk membuat lubang pada dinding. Siapkan dengan benar ruangan tempat Anda bekerja, karena hal ini akan menimbulkan banyak debu yang bisa mengotori dan merusak perabotan Anda. Dan jangan lupa bahwa pekerjaan memotong ini juga memiliki resiko, oleh karena itu, lengkapi dan lindungilah diri Anda dengan sarung tangan dan kacamata.

Jangan Lupakan Kabel-kabel dan Pipa-pipa

Ketika berpikir untuk melakukan pembongkaran dinding apapun, kita juga harus mengetahui denah atau blueprint rumah kita terlebih dahulu, di mana kita bisa mengetahui apakah partisi atau dinding penyangga yang ingin kita robohkan itu memiliki pasokan kabel-kabel listrik atau pipa-pipa air dan gas.

Jika ada, maka penting untuk mengurangi arus dayanya sebelum memulai pekerjaan, dan juga memindahkannya. Dan dalam kasus pipa, pipa yang baru harus ditempatkan dengan kemiringan yang cukup, sehingga air dapat mencapai saluran pembuangan.

Bila ragu, maka matikanlah semua supply daya untuk memaksimalkan keamanan selama pengerjaan dan untuk menghindari gangguan lainnya.

Robohkan Dinding!

 Dapur by Room Global
Room Global

Reforma vivienda en el Barrio de Gracia en Barcelona

Room Global

Ingat, buang jauh-jauh pemikiran bahwa merobohkan atau menghancurkan dinding sebagai sarana untuk melepaskan stress dan frustrasi Anda. Anda harus sangat berhati-hati dalam melakukan hal ini, di mana Anda juga memerlukan tindakan perlindungan. Dan meski dinding rumah yang ingin kita robohkan itu tempatnya terpisah dan bisa dijatuhkan tanpa mempengaruhi struktur umum bangunan, tapi sebenarnya bisa terjadi keretakan pada dinding yang berdekatan dengan area tersebut. Maka sekali lagi Anda harus sangat berhati-hati dan melakukan sesuatu untuk melindungi kepala Anda.

Hal berikutnya yang juga penting adalah miliki perlengkapan yang tepat termasuk kacamata untuk mencegah kotoran masuk ke dalam mata, juga sarung tangan untuk melindungi tangan Anda.

Lalu, belah atau hancurkan beberapa partisi dengan berbagai angle sesuai dengan yang Anda inginkan, dan pastikan untuk selalu memulai pengerjaan dari atas ke bawah, agar batu bata pada dinding tidak mudah jatuh.

Setelah Pembongkaran

Begitu selesai merobohkan partisi atau membuat lubang pada dinding penyangga, sangat diperlukan untuk menempatkan ambang pintu untuk menopang dinding yang akan melemah kekuatannya setelah beberapa bagiannya dirobohkan. Dalam situasi seperti ini dan terlepas dari bahan yang kita temukan, penguatan struktur akan diperlukan, dan memainkan peran yang lebih relevan seiring semakin lebarnya bukaan pada dinding kita.

Dan sebagian besar balok penguat yang bisa kita temukan di pasaran untuk tujuan ini adalah logam atau beton prefabrikasi, dan harus dibenamkan atau ditanamkan pada dinding paling sedikit 15 sentimeter – ukuran ini akan bertambah seiring makin besarnya ruang yang terbuka pada dinding.  

Apartemen spektakuler yang terletak di pusat kota Madrid dan didekorasi oleh ITTA Estudio de Interiorismo pada foto di atas, memiliki ruang keluarga yang besar, yang berkomunikasi atau terhubung dengan area pintu masuk utama dan dapur, setelah membongkar salah satu partisi yang menutup ruangan dan kemudian memasang sebuah pintu geser kaca yang praktis.

Catatan: Untuk memudahkan pekerjaan Anda, ambil dan buanglah puing-puing dinding dari waktu ke waktu, untuk menghindari penumpukan yang bisa menimbulkan masalah lain. Dan sebagai tambahan, rencanakan pekerjaan ini dengan baik, termasuk meminta ijin kerja dari pihak terkait, juga mempersiapkan anggaran untuk perubahan yang akan dilakukan.

Apakah Anda tertarik untuk mencobanya?
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!