Ruang Makan by Binna Shin

Rumah Pasif Kompakt yang Nyaman untuk Keluarga

Prisca Akhaya Prisca Akhaya
Google+
Loading admin actions …

Layout ruangan yang efisien dan atmosfer yang nyaman merupakan elemen yang penting dari sebuah rumah. Dengan mempertimbangkan gaya hidup keluarga yang tinggal di dalamnya dan mengatur ruang untuk fungsi di masa depan yang lebih nyaman dan memikirkan masa depan merupakan pilihan yang tepat dan memiliki nilai personal. Lingkungan indoor yang nyaman selalu menghadirkan sisi positif dalam bentuk rasa aman. Ide rumah yang berikut ini hadir dalam bentuk rumah pasif untuk menciptakan area tempat tinggal dengan energi yang lebih hemat. Rumah dalam artikel ini terletak di Ganghwa-do, Gyeonggi-do, yang berhasil meningkatkan efisiensi dengan ruang tinggal yang nyaman.

Pesona dari rumah dengan fondasi yang diratakan dapat ditemui pada hubungan antara tanah dan bangunan. Lewat berbagai bukaan, akan tercipta ruangan dalam secara alamiah, begitu juga di luar rumah, serta menciptakan halaman yang nyaman bagi keluarga dengan pagar pendek. Tentunya tersedia cara yang sesuai untuk menciptakan area bersantai di teras. Rumah ini didesain oleh Design Zzaim, sebuah biro desain Korea, mempertemukan interior yang berkelas dan atmosfer yang nyaman. Penekanan gaya pada rumah ini terletak pada kelembitan material kayunya, serta ide desain yang mengundang energi lewat pemanfaatan cahaya dan angin dengan tepat.

1. Penampilan rumah yang menjadi bagian dari alam

Rumah dalam buku ide kali ini merupakan rumah keluarga yang didesain dan direncanakan sebagai satu-satunya latar belakang. Dalam batasan areanya, pagar mungil dibangun untuk membentuk lahan luas, dan pepohonam ditanam di beberapa tempat untuk menciptakan atmosfer yang hidup. Ukuran rumahnya dipastikan ada pada ketinggian rendah mengingat area sekitarnya, dan bagian luar rumah didekorasi dengan bata, menciptakan kesan ramah. Bagian luar rumah tampak seperti bagian dari alam yang dapat mengundang siapapun untuk masuk dan menikmati kenyamanannya. Pepohonan di taman tentunya semakin lama semakin menempati posisi alamiah seiring dengan berjalannya waktu.

​2. Pemandangan yang muncul di celah pagar

Pada gambar di atas, dibangun dinding dengan posisi rendah di tengah taman dan terdapat celah kecil. Di belakang pagar, dek kayu terhampar di teras. Area eksteriornya menciptakan area ruang tamu dengan aliran ruangan yang terasa natural, dan pagarnya menutupi privasi orang di dalamnya dengan sesuai dengan memblokir jarak pandang dari luar. Meski begitu, pagar yang ditata sedemikian rupa ini tetap berhasil menonjolkan pemandangan sekitar. Jika Anda memiliki meja dan kursi luar ruangan, tepat rasanya jika Anda meletakkannya di area ini untuk mengakomodasi keluarga atau teman yang datang bertamu menikmati pemandangan sambil makan malam.

3. Ruang tamu dengan ruang yang lebar dan nyaman

Kali ini, saatnya untuk beralih ke area dalam rumah dan mengecek desain di ruang tamu. Ruang tamunya, yang merupakan area di mana keluarga berkumpul bersama, didesain agar terkesan terbuka. Dinding dan langit-langitnya memiliki warna putih, menggunakan bentuk miring ala atap gable. Berkat refleksi cahaya yang masuk ke dalam ruangan dan menyumbangkan atmosfer yang cerah, serta area terbuka dari bukaan lebar dalam ruangan, ruangan tamu makon terasa mengundang. Lantai kayu gelap yang ada di seluruh interiornya juga memberikan kesan visual yang stabil dan memungkinkan penghuni rumah mendekorasi ruang tamu dengan gaya apa saja.

4. Mendesain ruang makan untuk sajian hangat

Ruang makan dalam rumah merupakan tempat di mana energi yang hangat dapat dirasakan. Keluarga saling berbagi kenangan demi kenangan sambil menikmati sajian hangat. Rumah yang satu ini pun demikian. Ruang makan di dalamnya memiliki meja besar untuk 8 orang. Dengan bahan tebal untuk meja makan dan kaki meja dalam bentuk besi hitam, serta langit-langit ruangan yang tinggi, empat lampu pendulum menggantung untuk menyinari meja, kehangatan pun terpancar bagi keluarga yang menempatinya.

5. Lorong yang menuntun ke ruangan lain secara natural

Dalam rumah kali ini, yang memang direncanakan menjadi satu lapis yang berarti semua ruangan terhubung dengan koridor di setiap jalan masuknya, terlihat jelas adanya koridor yang menghubungkan ruangan-ruangan secara luwes. Lantai lorong dan beranda dilapisi material kayu yang sama dengan di ruang tamu, dan pencahayaan tak langsung yang dipasang di sudut tempat dinding dan langit-langit bertemu tersedia di area ini. Koridor seperti ini menciptakan jarak antara ruang tamu sebagai area publik dengan kamar tidur sebagai area berkarakter privat. Ide desain demikian dapat dilaksanakan jika Anda berkenan membagi ruangan kenangan masa kecil dengan ruangan kenangan generasi orangtua.

6. Dapur dengan ide desain yang sesuai untuk komunikasi

Mari mundur sejenak ke dapur rumah ini dan perhatikan ide interiornya. Pada dapur, area konter didesain untuk menjadi area memasak. Area sudut dimanfaatkan untuk mengamankan ruang penyimpanan, dan ruang penyimpanan bagian atasnya tidak dipasang terpisah, sehingga tidak menghalangi pandangan. Salah satu sisi konter dapur didekor dengan bentuk huruf C pada bar dan didesain untuk menikmati sarapan atau sekedar minum. Warna konternya didekorasi dengan warna gelap yang sesuai dengan lantai dan dengan suasana yang kontras dengan langit-langit dan dinding. Interior dapur seketika terasa mewah dan berkelas.

7. Kamar tidur yang dipenuhi kesan nyaman

Kamar tidur pada sebuah rumah selalu merupakan ruangan terpenting yang menjadi pusat memulai dan mengakhiri hari. Kamar tidur sewajarnya akan dipenuhi oleh atmosfer yang nyaman. Di proyek ini, kamar tidur didekor dengan meja lebar di samping tempat tidur dan pencahayaan di bawahnya. Di samping kamar tidur, ventilasi udara memungkinkan masuknya udara pagi yang segar dan angin sejuk di malam hari. Tergantung dari penempatannya, cahaya pun memiliki akses masuk ke dalam kamar.

 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!