Rumah by 岩川卓也アトリエ

Desain Rumah Kayu Sempurna Ramah Anak

Dyah Swastantika Dyah Swastantika
Loading admin actions …

Sedang mencari inspirasi rumah keluarga yang aman untuk mengasuh anak? Rumah karya ahli homify asal Jepang Takuya Iwata berikut ini mungkin bisa menginspirasi Anda. Rumah yang berlokasi di perfektur Shizuoka ini mengedepankan tujuan hidup nyaman dengan tetap memelihara kemandirian dan rasa ingin tahu anak. Untuk memenuhi tujuan itu, beberapa ruang eksterior dan interior telah dirancang sedemikian rupa, baik teras, tangga, area sosial, maupun ruang belajar. Ikutilah ulasan kami selengkapnya.    

1. Rumah dengan fasad sederhana

Rumah kayu dua lantai ini merupakan tempat tinggal sebuah keluarga dengan tiga anak. Halaman depan juga berfungsi sebagai tempat parkir kendaraan berlantai semen dengan tanaman hias di sekelilingnya. Seperti rumah Jepang pada umumnya, area masuk rumah dibuat minimalis dengan jendela kecil untuk menjaga privasi penghuni rumah mengingat rumah ini terletak persis di tepi jalan. Fasad rumah tampil sederhana dengan nuansa warna netral abu-abu muda. Sebuah dinding kayu memisahkan antara area masuk rumah dan teras depan. Apakah fungsi dinding kayu ini? Pertanyaan ini akan terjawab oleh gambar selanjutnya.  

2. Teras dek kayu untuk semua

Inilah ruang terbuka yang tersembunyi di balik dinding kayu. Halaman dan teras ditutup dengan lantai dek kayu sehingga sempurna untuk kebutuhan semua anggota keluarga. Kedua orang tua dapat bersantai di sini bersama tamu mereka. Anak-anak juga bisa bermain di luar sepuasnya. Orang tua tidak perlu khawatir karena dinding kayu yang difurnish warna netral akan mengamankan anak-anak agar tidak bermain di jalan. Baik bingkai jendela, pintu, bangku, serta pagar balkon semua terbuat dari kayu bertekstur halus dan furnish warna terang. 

3. Interior terintegrasi dengan teras dek kayu

Inilah penampakan ruang dari teras dek kayu ke arah interior rumah. Lantai teras dan lantai ruangan dibuat sama tinggi dengan warna furnishing yang berbeda. Keterkaitan antara dalam dan luar ruangan menciptakan atmosfer di mana Anda dapat bebas datang dan pergi sesuai rutinitas hidup sehari-hari. Teras dek kayu bisa menjadi ruang tamu bila cuaca sedang cerah dan tidak terlalu panas. Dinding pembatas memiliki ketinggian yang telah dirancang agar tidak menimbulkan rasa terkungkung dengan tetap melindungi privasi penghuni rumah.

4. Belajar bersama di ruang belajar

Sarana pendukung perlu disiapkan bila orang tua ingin menumbuhkan kebiasaan belajar sejak usia dini. Ruang belajar ini dilengkapi dengan sebuah meja kayu panjang dan rak buku yang memanjang di atasnya. Di sini anak-anak bisa duduk satu meja dan belajar bersama. Sebuah jendela besar memungkinkan cahaya masuk tanpa halangan, sehingga aktivitas membaca pun jadi lebih nyaman. Tepat di bawah jendela ada sebuah rak buku yang sekaligus berfungsi sebagai bangku, di mana siapa pun bisa duduk dan membaca sepuasnya. 

5. Asyik bermain di tangga

Tangga kayu tampak sederhana dengan celah-celah di antara anak tangga. Cahaya dari lantai atas bisa diteruskan ke lantai bawah. Kehadiran penghuni rumah lainnya juga bisa terlihat. Dengan cara ini akan tercipta koneksi antar penghuni rumah meski mereka berada di dua lantai yang berbeda. Anak tangga juga bisa jadi tempat bermain untuk si kecil yang selalu ingin tahu. 

6. Memasak sambil mengawasi anak

Anak-anak usia balita masih memerlukan pengawasan orang tua, meski mereka bermain di dalam rumah. Dari dapur open plan ini ibu atau ayah dapat mengawasi anak, sementara mereka menyiapkan makanan. Komunikasi antar anggota keluarga pun lebih lancar karena dapur berada tepat di depan tangga. Ibu atau ayah bisa berseru memanggil anak-anak lain di lantai atas untuk mengingatkan ketika jam makan telah tiba. 

Apakah anak Anda telah memiliki ruang belajar di rumah? 
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!