Kolam Renang by DF Design

Cara Membangun Kolam Renang yang Murah di Halaman

Prisca Akhaya Prisca Akhaya
Google+

Tanya harga

Invalid number. Please check the country code, prefix and phone number
Dengan mengklik 'Kirim' saya mengkonfirmasi bahwa saya telah membaca dan menyetujui Kebijakan Privasi bahwa informasi saya akan diproses.
Catatan: anda dapat mencabut persetujuan tersebut kapan saja dengan mengirim email ke privacy@homify.com.
Loading admin actions …

Siapa yang tidak mengidamkan memiliki kolam renang pribadi di area rumah? Memiliki kolam renang privat seperti ini sedikit banyak menandakan adanya kualitas hidup yang memadai dan tentunya tidak semua rumah bisa memilikinya karena berbagai pertimbangan teknis dan biaya yang tidak murah.

Jika Anda memutuskan untuk memiliki kolam renang pribadi, bersiaplah untuk menghadapi berbagai aspek konstruksi yang jelas memakan cukup banyak biaya. Anda juga harus memastikan Anda memiliki lisensi yang mengizinkan adanya pengerjaan kolam renang dan membayar biaya sebesar kurang lebih 15 juta rupiah. Anda juga perlu mempertimbangkan budget pembangunannya serta perawatannya. Jika Anda tidak berkeberatan, maka ikutilah tips membangun kolam renang pribadi berikut!

1. Pertimbangan awal

 Pool by Artosca
Artosca

Piscina de tosca

Artosca

Jika Anda sudah memutuskan untuk membangun kolam renang pribadi, tentunya ada banyak hal yang harus Anda persiapkan. Persiapan ini paling tepat jika dikonsultasikan dengan ahli membangun kolam renang yang profesional.

Pertama, proyek membangun kolam renang ini haruslah dipersiapkan oleh arsitek dan disetujui perizinannya oleh pemerintah kota setempat. Sebelum memulai konstruksi, sebaiknya Anda meminta budget mendetail dari arsitek Anda agar tidak ada biaya tidak terduga. Aspek lainnya dalam hal budget adalah memilih tanah yang rata yang tidak terlalu berbatu dan bisa dicapai oleh derek dengan mudah. Jika ada salah satu langkah saja yang terlewatkan, maka Anda bisa berisiko menanggung biaya yang membengkak. Sejak awal proeses pembangunan, sangat penting bagi Anda dan tim pembangun untuk tahu betul apa yang diinginkan dari kolam renang sehingga pembangunannya berjalan mulus.

2. Dari kolam renang konvensional…

Kolam renang sudah sangat mudah ditemui di rumah-rumah kebanyakan karena kelangsungannya dan kegunaannya. Meskipun investasi di awal jelas besar, namun memiliki kolam renang pribadi merupakan hal yang menyenangkan bagi keluarga. Ditambah lagi, kini terdapat begitu banyak jenis material bangunan yang bisa membuat pilihan desain kolam rengan semakin beragam.

Salah satu pilihan yang tersedia adalah bahan polyester, yang memiliki baya yang lebih murah dan lebih sederhana serta mudah digunakan dan dimodifikasi dengan tambahan detail personal di sana-sini, seperti air terjun, bola lampu atau elemen dekoratif lainnya. Dari berbagai macam keunggulannya, bahan polyester memungkinkan adanya kenyamanan dan kemudahan perawatan dan bongkar pasang kapanpun diperlukan.

Memutuskan material apa yang akan mendominasi pengerjaan kolam renang merupakan keputusan bijak karena adanya berbagai kemungkinan yang ditawarkan dengan berbagai macam ketahanan dan pilihan perawatan.

3.… hingga kolam alami

Bagi Anda yang sangat mementingkan aspek ekologi dan jejak karbon yang ditinggalkan manusia di alam atau hanya ingin menghindari polusi dan bahan kimia yang biasa ditemukan di kolam renang konvensional, format ekologi merupakan pilihan paling sesuai. 

Berikut ini merupakan berbagai desain kolam renang yang ramah lingkungan dari segi kapasitas filtrasi dari berbagai tipe tumbuhan dan kerikil serta filter pasirnya. Kolam ekologis ini meniru kolam alam yang masih memiliki ikan dan katak, dan mengajak penikmatnya untuk kembali ke alam.

Daya tarik utama dari tipe kolam ini adalah adanya berbagai keuntungan yang tidak hanya baik bagi lingkungan, namun juga baik bagi kesehatan karena kadar oksigen yang tinggi pada airnya dan penggunaan bahan material yang melindungi kulit. Kolam renang ini juga memungkinkan adanya penggunaan air lagi dan lagi lewat sistem purifikasi melalui tanaman tanpa mengurangi kualitas air.

4. Pentingnya dimensi kolam renang

Bentuk dan ukuran kolam renang adalah faktor yang harus dipertimbangkan dalam membangun kolam renang. Bentuk dan ukuran kolam renang harus diputuskan masak-masak dengan budget final dan ketersediaan tempat.

Meskipun format kolam renang bergantung kepada karakteristik dari tanahnya, terdapat pula beberapa ukuran standar tergantung dari jumlah orang yang akan menggunakan kolam sekaligus, mulai dari lima meter persegi untuk 4 hingga 5 orang dan lebih dari itu.

Mengenai bentuknya, terdapat cara praktis yang tidak sepenuhnya bergantung pada selera pemilik kolam renang. Salah satu model terklasik dan paling ekonomis adalah kolam berbentuk persegi dengan dimensi berdasarkan rasio 2x1 antara panjang dan lebarnya. Sebagai referensi, kolam renang dengan desain berlekuk oleh Architect Achilles Nícolas Kílaris ini biasanya bisa menambah estetika dari luas 50 meter persegi.

5. Di dalam atau di luar?

 Kolam Renang by DF Design
DF Design

La piscina

DF Design

Hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah lingkungan tempat di mana kolam akan dibangun karena dalam tahapan selanjutnya hal ini akan menentukan tingkat kerumitan pembangunan. Entah itu model interior atau eksterior, terdapat banyak hal yang harus dipertimbangkan. 

Pertama, jika Anda memutuskan kolam renang outdoor, maka Anda harus memindahkan pohon dengan akar kuat yang sanggup mengangkat tanah dan merusak kolam renang, begitu juga dengan berbagai tumbuhan yang banyak menggugurkan daun dan menyisakan kotoran di dalam kolam renang.

Faktor lainnya adalah kolam renang luar sebagai pilihan biasanya akan memperbesar paparan sinar matahari sehingga air kolam dapat ada dalam suhu yang hangat.

Sementara itu untuk tipe kolam renang dalam, Anda tidak perlu memikirkan faktor-faktor tersebut karena seperti apapun permukaannya, kolam renang dapat diwujudkan.

6. Menambahkan biaya perawatan

 Kolam Renang by Piletas Crisci
Piletas Crisci

Piletas de hormigón

Piletas Crisci

Kolam renang yang sudah mulai terlihat bentuknya menjadi tanda Anda harus menyesuaikan budget final yang memasukkan biaya perawatan tahunan dan biaya pembersihan, berikut dengan biaya air dan listrik yang bisa memakan sekitar 9,5 juta rupiah per tahunnya. 

Terdapat juga berbagai tambahan biaya lainnya berkaitan dengan perawatan yang dapat diselesaikan dengan investasi di awal bagi cover eksterior, pembersih otomatis, tangki pengolah air hujan serta pencahayaan LED yang dapat menghemat biaya hingga 80% bagi penggunaan listrik.

 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!