RH House:  Ruang Keluarga by Pr+ Architect

Desain Rumah Kayu Eklektik Sempurna Karya Arsitek Tangerang

Dyah Swastantika Dyah Swastantika
Loading admin actions …

Sebuah rumah sebaiknya tidak hanya nyaman sebagai tempat tinggal atau memiliki nilai estetika visual yang tinggi. Ada jalan sangat panjang yang harus ditempuh seseorang untuk mewujudkan impian memiliki rumah sendiri. Oleh karena itu pemilik rumah bebas merayakan keberhasilan itu dengan cara mengekspresikan idenya tentang rumah impian. Namun mengingat tak semua dari kita mempunyai dasar pengetahuan yang mumpuni terkait rancang bangun, biarkan arsitek profesional membantu Anda. Rancangan tiga dimensi RH House karya arsitek Tangerang Selatan, PR+ Architect merupakan sebuah contoh ideal tentang apa yang dapat dilakukan arsitek profesional untuk membantu Anda mewujudkan rumah impian menjadi nyata. 

1. Fasad ekletik natural yang fantastis

Suasana alam yang hijau, sejuk, dan apa adanya sepertinya adalah dambaan kita semua. Bila membangun rumah di desa atau lereng gunung tak memungkinkan, mengapa tidak kita hadirkan saja suasana alam bebas di sekitar kita? Saat melihat rumah ini kita terperangah oleh atap miring fantastis yang tampil sebagai pelindung dengan estetika berkelas. Bentuk atap seperti ini akan membuat langit-langit rumah lebih tinggi, sehingga melancarkan sirkulasi udara dan menjaga suhu dalam ruangan tetap sejuk di segala cuaca. Paduan berbagai material, mulai dari semen ekspos, batu bata, kayu, dan batu merefleksikan atmosfer ekletik dan membuat fasad rumah menawan hati siapapun yang melihatnya. Anda juga bukan? 

2. Interior open plan dengan tiga material

Sama seperti fasad rumah, interior RH House juga merupakan paduan antara dinding dan lantai semen ekspos, dinding batu bata dan kayu. Lantai pertama merupakan area sosial yang terdiri dari ruang keluarga, dapur, dan ruang makan. Anak tangga kayu tampak seolah melayang di udara, dan ruang di bawah tangga dimaksimalkan fungsinya sebagai rak kayu untuk televisi, buku, dan benda-benda pajangan lainnya. Dinding batu bata menjadi aksen dinding di tengah-tengah dinding semen ekspos. Sementara plafon parket kayu turut menguatkan suasana natural di dalam ruangan. 

3. Dapur rustic industrial

Sebagaimana pernah kami ulas pada buku ide sebelumnya, ekletik adalah sebutan bagi gaya interior yang merupakan paduan dari dua gaya interior atau lebih. Bila ruang keluarga mencerminkan gaya minimalis modern, maka dapur tiga dimensi ini bergaya rustic industrial. Hal ini bisa kita amati dari tampilan langit-langit tanpa plafon, dinding batu bata, serta furnitur ruang makan antik. Sementara meja dapur terbuat dari beton atau semen ekspos, seperti dinding di depan dan kanan kirinya. Dinding dan lantai semen ekspos bukan sekedar ciri khas gaya industrial, tapi juga cara artistik untuk menghemat bujet pembangunan rumah. 

4. Ruang tamu minimalis

Dinding batu bata, plafon parket kayu dan dinding semen ekspos sudah mampu membuat rumah terlihat hidup dan berwarna, meski tanpa banyak hiasan yang dipajang di dalamnya. Untuk menghindari kesan terlalu riuh, arsitek kami menggunakan furnitur minimalis dengan garis lurus dan warna cerah. Balok kayu di antara ruang tamu dan ruang keluarga berperan sebagai pembatas dua area dengan fungsi berbeda, dengan tanpa memisahkannya sama sekali.

Bagaimana pendapat Anda tentang pengaplikasian dinding dan lantai semen ekspos? 
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!