Ruang Keluarga by 羽筑空間設計

9 Tips Mendekorasi Interior Rumah Dengan Dinding Semen Ekspos

Dyah Swastantika Dyah Swastantika
Loading admin actions …

Ada banyak pilihan mendekorasi rumah dengan cara sederhana dan biaya terjangkau. Kali ini cara yang kami tawarkan adalah mendekorasi rumah dengan dinding semen ekspos, atau dinding semen tanpa finishing (plamir dan cat), di mana material diolah untuk menonjolkan estetika material itu sendiri. Hebatnya lagi, dinding semen ekspos cocok untuk semua ruangan, baik ruang keluarga, ruang keluarga, dapur, kamar tidur, bahkan kamar mandi. Bagi Anda yang berencana membangun atau merenovasi rumah, salah satu dari tips berikut ini pasti bisa diterapkan bila Anda ingin menjadikan dinding semen ekspos sebagai bagian dari hunian Anda. 

1. Pilih teknik aplikasi dinding semen ekspos

 Kamar Mandi by MONOstudio
MONOstudio

Łazienka w klimacie industrialnym

MONOstudio

Saat ini ada tiga teknik dasar yang biasa digunakan untuk membuat dinding semen, yaitu: 

1. Teknik garuk 
Dalam teknik ini kita mencetak adukan semen yang diaplikasikan ke dinding dengan bantuan alat tertentu. Hasil akhir akan tergantung pada bentuk cetakan yang kita gunakan. Cetakan biasanya terbuat dari papan dan dibentuk agar menghasilkan pola yang diinginkan. Anda bisa memilih pola vertikal, horizontal, miring, kurva, ombak, dll. Diperlukan ketelitian dan ketekunan tinggi untuk menerapkan teknik ini. 

2. Teknik acian 
Teknik ini bisa diterapkan pada dinding yang telah diplester dengan adukan semen plus pasir. Dinding plester sebaiknya didiamkan selama 2-3 minggu sebelum diaci, agar lapisan plester benar-benar kering. Ketebalan lapisan acian yang disarankan adalah sekitar 1-3 mm, setelah itu acian diratakan menggunakan roskam baja dengan arah melingkar. Lapisan acian harus mengandung cukup air agar retak rambut tidak muncul. 

3. Teknik kamprot 
Dengan teknik kamprot kita bisa menghasilkan dinding semen bertekstur kasar atau lembut, dengan cara mencampur adukan semen dengan pasir. Ada dua cara yang bisa digunakan, yaitu manual atau dengan bantuan mesin. Pada teknik kamprot manual, campuran semen dan pasir diaplikasikan melalui kawat ayakan dengan jarak 5-10 cm dari dinding yang akan dilapisi semen. Sedangkan teknik kamprot lainnya menggunakan bantuan alat penyemprot adukan semen, sehingga hasilnya lebih rapi, rata, dan halus. 

2. Warna elemen pendamping yang tepat

Sebelum memilih dinding semen ekspos sebagai dinding rumah, Anda sebaiknya memahami karakter semen yang cenderung gelap (abu-abu). Karakter ini berisiko membuat ruangan tampak suram. Jauh-jauh hari putuskan apa warna bingkai jendela, daun pintu, lantai, bahkan furnitur, untuk mengimbangi atmosfer gelap dinding abu-abu. Putih dan coklat muda adalah pilihan tepat. 

3. Sebagai aksen dinding

Anda jatuh cinta pada dinding semen ekspos, tapi seluruh dinding rumah sudah terlanjur dicat? Pilih satu bagian dinding dan lapisilah menggunakan semen dengan salah satu cara di atas. Aksen dinding semen ekspos pun juga bisa mendatangkan nuansa berbeda pada ruangan Anda.

4. Campur semen dengan bahan perwarna

Tidak suka warna abu-abu? Campur saja adukan semen dengan bahan perwarna agar adukan semen berubah warna. Misalnya, campur adukan semen dengan kapur agar warna abu-abu terlihat lebih terang. Atau campur semen dengan batu bata serbuk agar dinding semen berwarna kemerahan.

5. Perhatikan sumber cahaya

Nilai lebih dinding semen ekspos terletak pada teksturnya. Untuk menonjolkan tekstur ini sebaiknya dinding semen terpapar cahaya setiap saat. Sebuah jendela besar sebaiknya dipasang di ruangan berdinding semen, atau di semua ruangan bila rumah dikelilingi konstruksi dinding semen ekspos seluruhnya. Letakkan lampu duduk atau lampu spot yang mengarah ke dinding, sehingga tekstur dinding semen ekspos tetap terlihat di malam hari.

6. Padukan dengan dinding batu bata ekspos

Cara ini bisa diterapkan oleh Anda yang berencana membangun rumah baru atau merenovasi rumah. BIla khawatir bosan menatap dinding semen sepanjang hari, biarkan satu dinding terbuka tanpa plester maupun acian semen. Dinding batu bata bisa menjadi aksen dinding yang menarik di sebuah rumah yang seluruhnya terbuat dari dinding semen ekspos. 

7. Lantai sebaiknya berwarna terang

Kebebebasan bereskpresi perlu disalurkan dengan cara yang berestetika agar orang yang menyaksikannya pun merasa senang. Menyukai nuansa gelap di rumah sih boleh-boleh saja. Namun suasana yang terlalu gelap tidak baik untuk suasana hati kita. Pertimbangkan memilih material lantai yang berwarna terang, bertekstur halus dan mengkilap untuk rumah berdinding semen ekspos. Anda bisa mengaplikasikan semen untuk lantai, tapi usahakan agar warna lantai semen lebih terang daripada dinding semen agar rumah terhindar dari kesuraman. 

8. Hiasan dinding berwarna terang

 Ruang Keluarga by VIVINO
VIVINO

Salon loftowy

VIVINO

Cara mencegah atmosfer gloomy di rumah berdinding semen ekspos juga bisa dilakukan dengan memilih hiasan dinding berwarna terang. Lukisan berwarna putih atau berwarna-warni bisa membantu menyamarkan nada depresif yang dipancarkan warna abu-abu. Efek yang sama juga bisa dihasilkan dengan memajang beberapa bingkai foto berwarna hitam dan putih. 

9. Gaya industrial

Dinding semen ekspos memang bisa diaplikasikan di semua rumah, apapun gaya interiornya. Meski demikian, gaya interior industrial adalah gaya interior yang paling cocok dengan dinding semen ekspos. Dari sudut pandang filosofi, dinding semen ekspos melambangkan kesederhanaan masyarakat yang mencari nafkah sebagai pekerja di kawasan industri. Sedangkan menurut sudut pandang estetika dinding semen ekspos serasi dengan elemen logam berlapis krom, karena sama-sama mengandung nada warna abu-abu. Sedangkan elemen logam dan dinding semen ekspos adalah ciri khas gaya interior industrial.  

Apa yang Anda lakukan untuk mengatasi nuansa gelap warna abu-abu? 
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!