by goodnova godiniaux

6 Tips Cerdas untuk Desain Denah Rumah Kecil yang Maksimal

Evelyn Evelyn
Loading admin actions …

Seringkali kita merasa rendah diri ketika ingin mendesain rumah berukuran kecil. Hal ini kerap terjadi karena kita selalu berpikir dengan lahan yang terbatas sangatlah sulit bagi kita untuk memiliki rumah impian. Rumah impian selalu terasosiasikan dengan lahan yang luas dengan lapangan yang besar layaknya sebuah kastil atau istana. Namun, pada realitanya, terutama bagi mereka yang tinggal di area metropolitan, hal ini sangatlah sulit untuk dicapai.

Namun, sulit untuk dicapai bukan berarti tidak mungkin untuk memiliki rumah impian dengan lahan yang kecil. Melalui buku ide ini, kami mengumpulkan contoh karya dari professional Homify, yang telah membuktikan kepada kita semua bahwa sebuah rumah yang kecil juga dapat memiliki kualitas yang baik dan nyaman layaknya sebuah rumah yang berukuran besar. Namun tentunya desain memegang peran penting dalam perencanaan pada lahan kecil dan sempit. Tidak hanya mengumpulkan contoh desain, pada buku ide ini kamu juga mengulas desain lebih lanjut dan menjadikannya tips yang tentunya dapat Anda gunakan ketika mendesain denah rumah Anda.

Sudah tidak sabar lagi ingin mengetahui cara memaksimalkan rumah kecil melalui desain denah yang tepat? Mari kita segera mulai buku ide ini.

1. Membangun Secukupnya, Utamakan Bukaan

Adalah satu kesalahan bila kita selalu berpikir bahwa bangunan rumah kita akan sebesar lahan atau tanah yang ada.  Titik awal sebuah desain yang tepat adalah mempertimbangkan kebutuhan ruang dengan cermat dan seksama. Jika kita hanya membutuhkan 2 kamar, untuk apa membangun 5 kamar?

Sebuah proyek rumah kecil di Berlin karya salah satu professional kami, Brandt+Simon Architekten merupakan sebuah contoh yang baik. Meski lahan yang ada sangat besar, rumah yang ada hanya menempati sebagian kecil dari lahan tersebut. Dengan demikian, setiap ruangan pada rumah ini memiliki bukaan yang memungkinkan masuknya cahaya alami.

2. Integrasi Bukaan pada Atap

Interior - Tangga & Koridor:  Koridor dan lorong by SODA Indonesia
SODA Indonesia

Interior – Tangga & Koridor

SODA Indonesia

Namun jika lahan yang ada benar benar sempit, jangan khawatir, proyek kedua ini memberikan solusi yang pandai untuk Anda. Ketika tidak memungkinkan untuk memiliki bukaan pada dinding, jangan lupa bahwa Anda masih memiliki bidang atap yang tentunya dapat Anda jadikan sebagai bukaan dan membiarkan cahaya matahari masuk ke dalam rumah. Dipadu dengan ide desain atrium yang menerus antara lantai satu dan dua, rumah ini akan selalu terlihat cerah dan tentunya terkesan luas.

Tampak Depan Bangunan:  Rumah tinggal  by SODA Indonesia
SODA Indonesia

Tampak Depan Bangunan

SODA Indonesia

3. Berpikir 3 Dimensi

 Rumah by FLAT HOUSE
FLAT HOUSE

Tsubomi House (Tokyo Bud House)

FLAT HOUSE

Sebuah rumah adalah ruangan 3 Dimensi yang tidak hanya terbatas pada bentuk kubus atau prisma saja. Salah satu professional Homify di Jepang telah berhasil mendesain sebuah rumah dengan bentuk yang unik, diatas sebuah lahan yang sempit , namun juga fungsional dan tentunya nyaman. Sudut dinding atau atap yang tidak tegak lurus tidaklah berarti tidak nyaman. Dengan pertimbangan seksama serta pemikiran 3 dimensi yang cermat, sebuah denah rumah serta ruangan yang nyaman tidaklah jauh dari jangkauan Anda.

 Rumah by FLAT HOUSE
FLAT HOUSE

Tsubomi House (Tokyo Bud House)

FLAT HOUSE

 Rumah by FLAT HOUSE
FLAT HOUSE

Tsubomi House (Tokyo Bud House)

FLAT HOUSE

 Rumah by FLAT HOUSE
FLAT HOUSE

Tsubomi House (Tokyo Bud House)

FLAT HOUSE

4. Desain Interior Open Plan

Konsep ruang terbuka atau Open Plan merupakan sesuatu yang sangat layak untuk dipertimbangkan ketika Anda mendesain denah rumah kecil. Penambahan elemen dinding pada sebuah desain tidak hanya sekedar membagi ruangan satu dari lainnya namun juga membuat ruangan menjadi jauh lebih sempit dari sebelumnya.  Penerapan konsep open plan pada rumah umumnya terjadi pada area ruang tamu, keluarga dan makan. Ketiga ruangan ini pada dasarnya adalah tempat berkumpul yang tidak memerlukan pemisahan fisik dan ruang yang tegas satu sama lain.

5. Integrasi Dinding dan Perabot

Namun ketika Anda berpikir bahwa pemisahan ruang tetap diperlukan, Anda dapat mempertimbangkan integrasi perabot pada dinding sebagai alternatif. Strategi desain ini sangat menarik, terutama jika dilihat pada denah. Hal ini terutama dikarenakan jika dilihat hanya pada level denah, ruangan yang ada terlihat terpisahkan, namun sebenarnya pemisahan yang ada tidaklah masif namun hanya berupa rak. Dengan demikian, selain memiliki ruang terpisah, Anda juga memiliki ruang penyimpanan lebih, seperti peribahasa sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.

Simak lebih banyak ide lagi untuk kamar Anda di 18 Ide Kreatif dan Inovatif untuk Kamar Kecil Anda

6. Pertimbangkan Pilihan Jenis Pintu / Bukaan

Selain integrasi dinding perabot, anda juga dapat mempertimbangkan pemilihan jenis pintu atau bukaan. Pintu lipat dapat menjadi sebuah pilihan pemisahan ruang yang fleksibel. Selain itu, pintu geser juga dapat menjadi sebuah alternatif yang hemat ruang, dibandingkan pintu tradisional. Jika Anda cukup berani, Anda dapat juga mempertimbangkan pengaturan interior rumah tanpa pintu internal seperti yang tergambarkan pada proyek diatas.

 Household by BCC coaching déco
BCC coaching déco

Le projet 3D en surélévation

BCC coaching déco
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!