by Crown Floors

20 Kesalahan di Rumah yang Ancam Kesehatan

Dyah Swastantika Dyah Swastantika

Tanya harga

Invalid number. Please check the country code, prefix and phone number
Dengan mengklik 'Kirim' saya mengkonfirmasi bahwa saya telah membaca dan menyetujui Kebijakan Privasi bahwa informasi saya akan diproses.
Catatan: anda dapat mencabut persetujuan tersebut kapan saja dengan mengirim email ke privacy@homify.com.
Loading admin actions …

Kita semua ingin tinggal di rumah yang indah. Namun, rumah bersih itu juga penting. Oleh karena itu, ada banyak artikel tentang bersih-bersih rumah di homify. Asal tahu saja, ternyata rajin membersihkan rumah tidak menjamin rumah kita sehat dan bebas penyakit. Alergen atau senyawa penyebab alergi, misalnya, tak kasat mata. Pada ulasan ini kami akan memaparkan beberapa dugaan dan menyusun hal-hal kecil di rumah yang bisa membahayakan kesehatan Anda. Tentu saja, kami mempunyai solusi untuk risiko itu. Inilah selengkapnya. 

1. Tak ada penyedot asap kompor di dapur

 Dapur by FEDGO
FEDGO

Cocina 6

FEDGO

Saat memasak, asap dari penggorengan atau panci menimbulkan kelembaban yang berlebihan dan mengganggu pernafasan. Gunakan penyedot asap kompor untuk mengurangi kepekatan asap dan mencegah jamur menodai furnitur dapur. 

2. Menggunakan penyedot debu tanpa filter

 Walls & flooring by Crown Floors
Crown Floors

London Fog

Crown Floors

Anda harus mematikan vacuum cleaner (penyedot debu) telah dilengkapi dengan filter, agar debu yang telah dihisap tidak kembali menempel di karpet atau sofa.

3. Filter penyedot debu tidak pernah diganti

 Walls & flooring by Mischioff AG
Mischioff AG

Sichouk SE12

Mischioff AG

Mengganti filter vacuum cleaner jika sudah tiba saatnya juga tidak kalah penting. Bila vacuum cleaner bisa bicara, ia akan sangat berterima kasih pada Anda. 

4. Tidak mengganti filter AC

 Ruang Keluarga by Specht Architects
Specht Architects

Cliff Dwelling

Specht Architects

Meski filter kotor, AC (pendingin udara) memang tetap berfungsi seperti biasa. Masalahnya, debu pada filter AC bisa mengakibatkan bronkitis, asma, dan penyakit kulit eksema. Periode yang ideal untuk mengganti filter AC adalah setiap tiga bulan sekali. 

5. Kamar mandi tidak terventilasi secara teratur

 Kamar Mandi by GOAStudio | London residential architecture
GOAStudio | London residential architecture

Chiswick, Hounslow W4, London | House extension

GOAStudio | London residential architecture

Kamar mandi adalah tempat di mana kelembaban berkumpul. Ventilasi diperlukan agar cendawan tidak ikut berkumpul di sini, terutama bila kamar mandi Anda tidak berjendela. 

Baca juga: 6 Solusi Mudah Mengatasi Kamar Mandi Tanpa Jendela 

6. Tidak memperbaiki talang yang bocor

Bila tidak segera diperbaiki, talang atau saluran air dari atap yang bocor bisa mengakibatkan kerusakan pada rangka atap yang terbuat dari kayu. Eternit dan dinding di sekitar area ini pun akan berjamur. 

7. Terlalu banyak pernak-pernik di kamar tidur

 Kamar Tidur by Adelina Iliev Photography
Adelina Iliev Photography

Photography for Kingshall Estates / Vastu Interiors – House in Northwood, London

Adelina Iliev Photography

Karpet, bedcover, bantal-bantal hias .. Tidur memang akan jadi lebih nyaman bersama semua ini. Namun pernak-pernik ini juga menjadi sarang terakumulasinya debu. Gunakan perlengkapan seperlunya dan tidak perlu berlebihan. 

8. Terlalu banyak pernak-pernik di ruang keluarga

Seperti di kamar tidur, less is more (sedikit itu lebih baik) juga berlaku di ruang keluarga/ ruang tamu. Batasi penggunaan tekstil dan pernak-pernik lainnya untuk meminimalisir tungau. 

9. Menanam tanaman alergen

Apakah Anda sering bersin-bersin atau hidung berair setiap kali berkebun? Mungkin salah satu tanaman kesayangan adalah alergen, sumber penderitaan Anda. 

10. Mengabaikan bau tidak sedap

Ikuti hidung Anda untuk mencari sumber bau tak sedap. Semakin cepat Anda menemukannya, semakin mudah membersihkannya. 

11. Meja kerja berantakan

 Ruang Kerja by Korbo
Korbo

Inspiration

Korbo

Tumpukan kertas-kertas bisa jadi tempat bersarangnya debu dan tungau. Simpan kertas-kertas dan alat tulis dalam laci atau lemari agar debu tidak menempel. 

12. Memakai alas kaki di dalam rumah

 Corridor, hallway & stairs by Neuvonfrisch
Neuvonfrisch

Split – Regalsystem

Neuvonfrisch

Kotoran dari luar menempel di alas kaki Anda, baik sepatu atau sandal. Memakai alas kaki dari luar ke dalam rumah sama saja artinya dengan mengundang kuman dan kotoran masuk ke rumah kita. Setelah bepergian, lepaskan sepatu atau sandal sebelum masuk ke dalam rumah. Sediakan sandal khusus untuk di dalam rumah bila Anda khawatir akan masuk angin akibat telapak kaki menyentuh lantai yang dingin. 

13. Tidak mengosongkan keranjang sampah

 Kitchen by Urban Myth
Urban Myth

Pull out waste bins

Urban Myth

Tidak mengosongkan keranjang sampah secara teratur bisa mengakibatkan hal-hal yang tak diinginkan. Tamu tak diundang seperti tikus, misalnya, akan tertarik berkunjung ke rumah Anda. 

Sudah sehatkah rumah Anda? Simak ciri-ciri rumah sehat di sini

14. Terlalu banyak tanaman di dalam ruangan

 Living room by bococo
bococo

Lungsod Collection

bococo

Tanaman menyerap karbondioksida dan melepaskan oksigen di siang hari, sehingga kehadiran tanaman dapat membantu mengatasi suhu panas. Namun di malam hari tanaman menyerap oksigen dan melepaskan karbondioksida. Meletakkan terlalu banyak tanaman di dalam ruangan bisa membahayakan kesehatan. 

15. Tidur bersama binatang peliharaan

 Kitchen by Scott's of london
Scott's of london

Dog Sofa – Sandringham small in Natural Italian Leather

Scott's of london

Kami paham mengapa Anda tidak mau tidur sendirian. Namun binatang peliharaan sebaiknya tidak tidur di tempat tidur Anda. Bulu binatang bisa memicu alergi, lagipula binatang peliharaan menyembunyikan kuman di balik kelucuannya. Bila Anda terlanjur terbiasa tidur ditemani si meong, usahakan untuk memandikannya secara teratur. Jangan lupa ganti seprei Anda sesering mungkin. 

16. Jarang membersihkan furnitur linen

Furnitur linen yang tak jarang dibersihkan bukan hanya tak sedap dipandang, tapi juga menjadi sarang kuman dan debu. Lihat cara praktis membersihkannya di sini

17. Memasang kertas dinding di kamar mandi

Kertas dinding (wallpaper) jadikan tampilan kamar mandi lebih gaya. Namun memasang kertas dinding di ruangan lembab seperti kamar mandi bisa meningkatkan risiko munculnya jamur. 

18. Sarung bantal tanpa retsleting

 Bedroom by JHR Interiors
JHR Interiors

Parkside II

JHR Interiors

Pilih sarung bantal dengan retsleting agar tungau dan debu tidak mengotori bantal Anda. Pasti Anda tidak mau kan tidur ditemani tungau penyebab gatal-gatal? 

19. Keset kamar mandi lembab

 Kamar Mandi by Drummonds Bathrooms
Drummonds Bathrooms

Drummonds Case Study: European Retreat, Denmark

Drummonds Bathrooms

Keset kamar mandi cenderung lembab, sehingga jamur pun bisa bermunculan di sini. Cuci dan keringkan keset kamar mandi secara teratur agar ini tidak terjadi. 

20. Tidak memakai pelindung saat berkebun

Meski Anda tidak memiliki alergi pada serbuk sari bunga jenis tertentu, tangan dan kaki bisa gatal-gatal karena gigitan serangga atau akibat ulat bulu. Kenakan sarung tangan dan celana panjang agar aktivitas berkebun tidak terganggu. 

Baca juga: 13 Tips Berkebun Untuk Pemula 

Seberapa sering Anda mengganti seprei tempat tidur Anda? 
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!