Ruang Keluarga by 株式会社建楽設計

7 Inspirasi Gaya Interior ala Cafe Cantik untuk Rumah Anda

Prisca Akhaya Prisca Akhaya
Google+
Loading admin actions …

Di antara berbagai gaya rumah yang ada, interior ruang keluarga atau ruang tamu selalu menjadi pusat perhatian. Ruangan ini menjadi tempat yang menyenangkan untuk keluarga berkupul dan untuk menerima tamu. Dengan ruangan yang bisa menjadi pusat kegiatan seperti menonton televisi, membaca, mendengarkan musik, bekerja, makan dan berbicara, ruangan ini menjadi pusat dari seluruh bagian rumah. Karena ruangan ini merupakan tempat menghabiskan banyak waktu, maka Anda tentu ingin memiliki interior yang bagus dalam ruangan tamu di rumah Anda. Pikirkanlah berbagai gaya interior dan sesuaikan dengan gaya hidup Anda sehingga nyaman namun tetap penuh gaya. Berikut ini beberapa contoh gaya interior yang bisa dijadikan inspirasi.

1. Gaya Skandinavia untuk interior ruang tamu

Gaya Skandinavia memiliki karakteristik atmosfer yang hangat dengan koleksi sederhana dan alami dipadukan dalam berbagai warna dan corak. Eropa Utara merupakan area yang kaya akan hasil kayu dan beriklim dingin hampir sepanjang tahun, sehingga furnitur yang terkesan hangat dan terbuat dari kayu sering digunakan karena banyaknya waktu yang dihabiskan di dalam rumah. Tidak hanya itu, cuaca dingin membuat interior ala Skandinavia menggunakan warna dan corak geometris yang dikembangkan dari keinginan orang-orangnya untuk merasakan kehangatan dalam rumah. Warna dasar dari interior Eropa Utara adalah warna-warna bumi yang alami dan kalem dengan pilihan warna seperti biru, hijau, cokelat dan abu-abu. Warna-warna ini juga sering digunakan untuk dinding dan furnitur.

 Ruang Keluarga by ジャストの家
ジャストの家

リビング – こだわりが詰まった完全二世帯住宅の家

ジャストの家

2. Gaya industrial

Menikmati kopi dan teh selagi membaca buku, merenung atau menikmati makanan dan obrolan santai membunuh waktu merupakan gambaran ideal situasi cafe yang sangat nyaman. Jika Anda memiliki cafe favorit, maka Anda dapat meniru interiornya untuk ruangan dalam rumah dan membuat suasana ala cafe dekat dengan keseharian Anda. Pilihlah furnitur dan aksesoris yang menyerupai cafe favorit Anda tersebut.

3. Gaya interior ala Brooklyn

Brooklyn sebagai salah satu kota stylish di New York memiliki distrik di mana gudang dan sejenisnya bertebaran di bagian timur dari East River di Manhattan. Selama sepuluh tahun terakhir, para seniman dan desainer berkumpul di restoran, cafe, toko yang penuh gaya dan menarik perhatian. Interior menggunakan furnitur vintage dan sebagainya menjadi gaya yang populer seakan sedang berada di gudang penyimpanan. Gaya Brooklyn meliputi adanya furnitur dan karpet vintage dalam ruangan yang tampak belum selesai direnovasi dengan dinding bata dan lantai yang kasar serta lampu-lampu industrial dengan besi dicat hitam. Gaya ini kembali populer untuk interior zaman sekarang dan bisa dikreasikan sendiri.

4. Gaya interior minimalis

Desain minimalis menunjuk kepada desain yang sederhana dan mewah yang menghilangkan elemen yang tidak penting dan menciptakan efek fungsional dan efisien yang minimalis. Dalam beberapa kasus desain, gaya ini dapat tampak monoton dan membosankan sehingga penting sekali menghadirkan permainan tekstur yang mendetail dan menatanya sedemikian rupa agar tampak indah. Untuk gaya interior ala Jepang yang memiliki budaya meminta maaf dan kesunyian, menikmati perubahan dengan menghindari dekorasi berlebih dapat menjadi hal permanen yang dinikmati dalam gaya minimal.

5. Gaya interior modern

Gaya modern yang didekor dengan interior penuh gaya dan dewasa menggunakan barang-barang berkualitas terbaik dan berpenampilan mewah dan kalem menjadi perwakilan gaya modern. Furnitur yang sederhana, mewah, dengan desain yang tidak berlebihan dan menonjol merupakan barang-barang favorit dalam gaya interior modern. Nuansa warna biasanya didasari oleh bebatuan dengan kesan monoton dan warna jernih.

6. Gaya interior antik

 Kantor & toko by 株式会社SHOEI
株式会社SHOEI

ダイニングリビング 南から北へ

株式会社SHOEI

Kata antik berasal dari bahasa Prancis antique. Definisi sesungguhnya adalah deskripsi yang dimuat dalam hukum tarif perdagangan di Amerika Serikat di tahun 1934, yaitu kerajinan tangan, karya seni yang sudah berusia 100 tahun sejak pertama kali diproduksi’. Akhir-akhir ini, ada banyak barang yang disebut sebagai barang antik bahkan walaupun usianya belum mencapai 100 tahun. Gaya yang meliputi furnitur, interior, barang-barang kesenian dan sebagainya ini memiliki kesan abad ke-18 hingga ke-19 yang kental untuk layak disebut sebagai barang bergaya antik.

7. Gaya interior dekat dengan kehidupan alam

Selera alam dalam gaya interior dapat diwujudkan dengan penambahan aksen seperti kain dan interior berdasarkan kayu berwarna muda dan kombinasi putih. Warna-warna yang digunakan dipasangkan dengan warna hijau, krem, gading dan cokelat yang mengingatkan pada tumbuhan dan memiliki karakter atmosfer lembut penuh tekstur alami. Interior yang demikian terkesan hangat dan kalem secara keseluruhan.

 Rumah by Barc Architects
Barc Architects

Boucher Road Exterior

Barc Architects
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!