by kuluridis

Cara Mendesain Pagar Minimalis Namun Elegan untuk Rumah Anda

Marda Faqruradi Marda Faqruradi
Loading admin actions …

Pagar minimalis memiliki keunggulan selain terjangkau dan memberikan keamanan bagi yang empunya rumah juga bisa mempercantik tampilan rumah. Pemilihan pagar minimalis yang tepat akan membuat rumah terlihat lebih serasi dan harmonis.

Pagar rumah minimalis yang lebih menitikberatkan pada pemanfaatan yang optimal untuk memaksimalkan fungsinya bukan berarti tidak bervariasi dan modelnya itu-itu saja. Tidak ada batasan bentuk, tidak juga batasan bahan. Desain pagar minimalis harus memperhatikan beberapa aspek berikut:

1.  Aksen untuk tampilan eksterior rumah

Rumah minimalis dengan atap yang cenderung datar dan mendominasi garis horizontal akan seimbang dengan pagar rumah dengan dominasi garis vertikal. Selain itu, pagar memposisikan fungsi pagar sebagai akses masuk utama dan bisa menjadi aksen di tengah-tengah dominasi kepolosan dinding. Pagar rumah dapat dijadikan aksen untuk tampilan eksterior rumah minimalis yang memang konsep dasarnya adalah memanfaatkan bentuk-bentuk geometri yang lebih sederhana namun menawan. 

2. Keserasian dengan seluruh bangunan

Multi-fungsi sebagai akses masuk utama, sebagai pengaman, sekaligus mempertegas langgam minimalis pada keseluruhan bangunan. Ini berarti, sejak awal perencanaan, konsep dan langgam minimalis sudah sangat jelas sehingga arsitek mengikutsertakan konsep minimalis dalam keseluruhan bangunan. Ini membuktikan tidak hanya menjadi aksen pada posisi tertentu saja, tapi pagar minimalis dapat menjadi keseluruhan fasade bangunan.

3. Garis-garis yang dominan

Motif garis sebagai elemen dasar suatu bentuk ternyata memberikan sentuhanan minimalis dan elegan untuk pagar rumah. Pagar rumah minimalis juga mempertegas fasade rumah disamping sebagai pengaman. Dominasi garis menjadi satu kesatuan dengan fasade  rumah, mempertegas, dan menyeimbangkannya.

4. Pemanfaatan warna alami

Warna pagar rumah minimalis umumnya mengaplikasikan warna-warna alami, seperti: putih, abu-abu beton, hitam, dan coklat, untuk memperkuat kesan minimalis yang ‘simple’ dan menyatu dengan alam. Warna putih dan abu-abu beton biasa digunakan untuk mengesankan bangunan yang ‘ringan’. Sedangkan, warna hitam dan coklat ditujukan untuk memberi kesan kuat dan menjadi ‘pondasi’ yang memperkokoh bangunan.

5. Bahan pagar minimalis

Bagi pemilik rumah dituntut kreatif untuk bahan yang dipakai dalam desain pagar minimalis dan tidak ada batasan. Namun, pada umumnya besi, tembok beton cetak, tembok acian, dan papan kayu sering dipadukan untuk menampilkan kesan minimalis.

Untuk menambah kesan alami, tembok pagar minimalis bisa dipadukan dengan tanaman yang minimalis, seperti bambu jepang, bambu kuning, dan Golden moneywort.  

Bagian tikungan pagar minimalis pada rumah  sebaiknya menggunakan material dan desain yang peduli lingkungan. Kaca buram dan polycarbonate, yang memiliki efek ‘translucent’ yang tembus cahaya namun tidak transparan, akan memudahkan pandangan kendaraan yang akan berbelok. Selain itu, bahan ini mudah dipadukan dengan berbagai bahan lainnya.

6. Ketinggian pagar

Ketinggian pagar minimalis harus memperhatikan aspek fungsi dan keindahan arsitektural. Komposisi luas bidang pagar harus seimbang dengan bidang eksterior bangunan.

7. Perpaduan berbagai gaya arsitektur

Gaya arsitektur yang semakin hari semakin kreatif, semakin membuka kreativitas para arsitek untuk memperkaya desain arsitektural. Begitu juga pada desain pagar rumah minimalis. Gaya minimalis yang terkesan lebih modern, ternyata bisa dipadukan dengan gaya rustik yang terkesan lebih kuno. Pagar tembok dari batu alam dan pintu pagar minimalis dari papan kayu, keduanya bisa berpadu apik karena sama-sama menekankan kesederhanaan dan kealamian.

Anda harus berhati-hati untuk memilih jenis pagar minimalis apa yang cocok untuk rumah Anda yang dapat terlihat menyatu satu sama lain. Jika pagar minimalis tidak sesuai dengan desain yang Anda miliki, maka dapat merusak penampilan dan keindahan rumah secara keseluruhan. Meskipun kebanyakan orang akan memilih pagar minimalis berdasarkan model yang disukai, tetapi ada hal-hal lain yang harus Anda pertimbangkan ketika memutuskan pagar rumah minimalis dengan rumah Anda seperti bawah ini selain berkonsultansi dengan sang ahli profesional:

1. Sesuaikan desain pagar dengan desain bangunan

Ada berbagai desain rumah seperti desain minimalis, negara, klasik, Mediterania, victoria, dan banyak lagi. Lebih baik Anda menentukan desain rumah sebelum menentukan desain pagar minimalis.

2. Memperhitungkan ukuran rumah

Ketika membangun rumah yang memiliki ukuran kecil dan sederhana, Anda dapat memilih pagar minimalis tinggi yang memiliki tidak lebih dari 1,2 meter. Namun, jika rumah memiliki bangunan besar, maka harus bisa sesuaikan dengan ketinggian pagar minimalis yang akan dipasang. Ini untuk menjaga keharmonisan dan proporsionalitas antara bangunan dan pagar minimalis rumah Anda.

3. Sesuaikan bahan pagar 

Bahan pagar minimalis umumnya terbuat dari kayu, besi cor, baja hollow, batu hias, dan baja. Kebanyakan orang menggunakan material besi, sedangkan untuk pagar minimalis yang memiliki banyak motif, bentuk, atau model biasanya orang menggunakan kombinasi dari semua bahan ini.

Berikut adalah beberapa contoh pagar rumah minimalis yang dapat Anda jadikan referensi untuk memunculkan ide-ide kreatif:

1. Desain pagar minimalis dengan dominasi garis vertikal

Desain dominasi garis vertikal sudah menjadi ciri khas desain pagar minimalis yang paling sederhan. Saking sederhananya, pagar ini seringkali tidak memiliki panah tajam di bagian atasnya. Sehingga dari segi keamanan sebetulnya kurang maksimal. Namun, desain ini kebanyakan dipakai oleh pemilik rumah cuma berbeda motif dan terjangkau harganya ketika dibuat.

2.  Bahan pagar minimalis dari kayu

Pagar kayu banyak digunakan untuk bangunan rumah minimalis khususnya bagi mereka yang menyukai gaya minimalis klasik. Namun, untuk Anda yang ingin rumah terlihat lebih modern, Anda tidak perlu khawatir karena saat ini banyak sekali desain pagar kayu dengan tema modern. Pada umumnya, pagar rumah dari material kayu diberikan warna cokelat natural sesuai warna kayu. Namun, banyak juga model pagar kayu dengan warna putih atau warna-warna lainnya yang lebih mencolok.

Bagi yang mau rumah sederhana tapi mewah dan menarik bisa menggunakan desain dari kayu. Menggunakan pagar yang terbuat dari kayu, membuat rumah Anda terlihat lebih alami dan asri. Selain membuat rumah terlihat lebih asri dan indah karena adanya motif klasik dari kayu, bahan satu ini relatif lebih murah dibandingkan jenis bahan pagar lainnya. Jika mau lebih menarik dan tidak polos bisa dicat sesuai kemauan. Supaya ada muncul efek klasik jangan lupa tambahin ukiran pada desain pagar.

Kayu adalah model sensitif jika digunakan sebagai materi pagar rumah ada beberapa hal yang Anda harus perlu perhatikan seperti tidak boleh memilih jenis kayu pagar secara sembarangan. Kayu yang digunakan haruslah kuat dan kebal terhadap serangan cuaca panas ataupun dingin. Jika Anda masih Awam memilih jenis kayu yang baik maka konsultasikanlah dengan ahlinya seperti arsitek atau jasa kontraktor rumah.

3. Bahan pagar minimalis dari batu alam

Pemilihan batu alam masih populer untuk dijadikan bahan sebagai desain pagar. Selain bentuknya yang kokoh dan modern, jenis bahan ini juga mempunyai kelebihan yaitu membuat rumah terlihat lebih menarik dan elegan. Konstruksi pagar haruslah kokoh, kuat, dan juga harus tetap terlihat indah. Selain berfungsi untuk melindungi rumah, pagar rumah minimalis juga mempunyai fungsi dari segi eksterior. Sehingga, pemilihan bahan batu alam  yang digunakan untuk pagar tidak dapat dipandang sebelah mata.  

Supaya serasi desain pagar dengan bahan batu alam harus diperhatikan dengan kecocokan bentuk rumah supaya enak dipandang mata. Jenis pagar minimalis dari materi batu alam dapat membuat rumah terlihat lebih alami dan natural.

4. Bahan pagar minimalis dari besi

Pagar besi merupakan jenis bahan pagar yang paling banyak digunakan di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Selain mudah ditemukan di berbagai toko bangunan, pagar besi juga dapat memberikan keamanan yang maksimal pada rumah.

Pagar minimalis terbuat dari bahan besi masih populer untuk digunakana di berbagai daerah Indonesia. Hal ini dibuktikan paling gampang ditemukan di berbagai toko bangunan dan bisa memberikan keamanan yang maksimal pada rumah. Saat ini, desain dan bentuk pagar besi juga sudah semakin beragam dan tentunya mempunyai keindahan serta motif  yang beragam pula. Pagar yang terbuat dari besi sangat cocok untuk dipasang di rumah dengan tema modern atau juga minimalis.

Akhir kata, semoga artikel ini bisa menjadi referensi untuk semakin mengenal pagar rumah minimalis dan memunculkan berbagai ide kreatif lainnya dan membuat model pagar minimalis terbaru.

Pagar minimalis dengan dominasi garis vertikal

Contoh pagar dengan dominasi garis ini memang merupakan desain pagar minimalis yang paling sederhana. Saking sederhananya, pagar ini seringkali tidak memiliki panah tajam di bagian atasnya. Sehingga dari segi keamanan sebetulnya kurang maksimal. Namun, desain ini kebanyakan dipakai oleh pemilik rumah Cuma berbeda motif dan murah.

Pagar rumah minimalis dari batu alam

Konstruksi pagar haruslah kokoh, kuat, dan juga harus tetap terlihat indah. Selain berfungsi untuk melindungi rumah, pagar rumah minimalis juga mempunyai fungsi dari segi eksterior.

Pagar rumah minimalis dari kayu

Desain pagar dari kayu sangat cocok untuk Anda yang menyukai rumah dengan tema sederhana namun tetap terlihat menarik dan mewah. Menggunakan pagar yang terbuat dari kayu, membuat rumah Anda terlihat lebih alami dan asri. Selain membuat rumah terlihat lebih indah karena adanya unsur klasik pada kayu, bahan yang satu ini juga mempunyai kelebihan lain yaitu harganya yang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan jenis bahan pagar lainnya.

Pagar rumah minimalis dari besi

Pagar besi merupakan jenis bahan pagar yang paling banyak digunakan di berbagai daerah yang ada di Indonesia. Selain mudah ditemukan di berbagai toko bangunan, pagar besi juga dapat memberikan keamanan yang maksimal pada rumah.

 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!