RUMAH MEZANIN MINIMALIS:   by Rumarchitect

7 Material Pagar Rumah Yang Akan Mendukung Fasad Rumah Anda

Henti Kresdiana Henti Kresdiana

Tanya harga

Invalid number. Please check the country code, prefix and phone number
Dengan mengklik 'Kirim' saya mengkonfirmasi bahwa saya telah membaca dan menyetujui Kebijakan Privasi bahwa informasi saya akan diproses.
Catatan: anda dapat mencabut persetujuan tersebut kapan saja dengan mengirim email ke privacy@homify.com.
Loading admin actions …

Berbicara tentang pagar rumah, tentu setiap orang mempunyai keinginan yang berbeda tentang pagar rumah mereka. Ada yang menginginkan tinggi dari beton karena berada di jalan raya antar provinsi, namun banyak juga yang menginginkan pagar pendek dan cukup terbuat dari kayu.  

Pagar rumah pada awalnya berfungsi sebagai pengaman dan pembatas wilayah area rumah dan tanah yang dimiliki.  Namun semakin kesini fungsi pagar tidak lagi hanya menjadi pengaman dan pembatas, keberadaan pagar merupakan bagian dari fasad rumah yang akan mempengaruhi penampilan rumah secara keseluruhan. Pagar mempunyai peran yang sangat penting untuk mendukung konsep rumah yang juga merupakan bagian dari investasi pembangunan sebuah rumah. Bagaimana tidak, penampilan rumah tentu akan berdampak pada nilai rumah Anda secara rupiah.

Memahami karakter material yang digunakan untuk membuat pagar rumah sangatlah penting. Posisi pagar yang berada di luar dan terkena langsung oleh panas dan hujan menuntut kita untuk membuat pagar yang kokoh, kuat, tahan cuaca serta tahan lama. Berikut ini adalah berbagai material yang biasa digunakan untuk pagar rumah.

​1. Besi/Logam

RUMAH MEZANIN MINIMALIS:   by Rumarchitect
Rumarchitect

RUMAH MEZANIN MINIMALIS

Rumarchitect

Dari sekian material yang biasa digunakan sebagai pagar rumah, bahan besi/logam termasuk material yang sering digunakan untuk pagar rumah. Untuk penggunaan pagar, bersi termasuk fleksibel dan kuat. Bisa bisa dibentuk dalam berbagai  bentuk dan model sehingga dapat menyesuaikan dengan desain rumah. Dengan kualitas dan finishing yang baik besi mampu bertahan dalam cuaca panas dan hutan. Sampai 5 tahun pun besi masih bisa bertahan dengan cat yang sama dan bisa dilakukan perawatan kembali. 

Besi termasuk material yang cukup mahal dibanding amterial yang lain, para ahli pagar akan memberlakukan tarif mulai dari Rp.500.000 per meter persegi untuk pemasangan pagar. Harga yang ditetapkan tergantung dari kualitas dan ketebalan besi yang akan digunakan. 

Jika Anda masih merasa harga tersebut masih terlalu mahal dan ingin berhemat dan sangat minimalis, coba pertimbangkan pagar BRC sebagai alternatif. Pagar BRC adalah pagar dari logam besi yang sudah jadi dengan ukuran tertentu. Dengan menggunakan pagar ini Anda bisa mendapatkan harga mulai dari 250rban per meter.

​2. Kayu

Tampak bagian depan:  Dinding by Kahuripan Architect
Kahuripan Architect

Tampak bagian depan

Kahuripan Architect

Kayu juga menjadi material favorit  untuk mendukung fasad sebagai pagar rumah. Kayu mempunyai warna yang unik dan netral dimana saja, termasuk pagar. Rumah bergaya pedesaan akan semakin berkarakter jika didukung dengan pagar dengan material kayu. Yang menjadi perhatian besar jika memakai material kayu adalah finishing pada material ini. Kayu identik dengan bahan yang mudah lapuk terkena air. Kayu ulin adalah pilihan sempurna untuk pagar kayu, karena kayu ulin sangat menyenangi air.

Pagar kayu ulin bisa diperoleh dengan menemui ahli pagar yang akan menetapkantarif per meter mulai dari 1,9 juta sudah termasuk biaya pemasangan. Jika Anda ingin lebih hemat bisa membeli terpisah dan memperkerjakan orang untuk memasangnya. 

​3. Beton

Beton adalah alternatif material yang bisa di gunakan sebagai pagar rumah dengan halaman yang luas. Beton cukup ekonomis jika dibandingkan dengan besi. Sekilas beton memang terlihat kaku, namun penampilan pagar beton terlihat anggun dengan menambahkan lampu, tanaman/bunga sehingga pagar beton akan terlihat manis, kuat dan aman. 

Pembuatan pagar beton bisa dilakukan oleh tukang bangunan dengan pengawasan arsitek yang sudah berpengalaman serta berpanduan pada desain pagar yang telah dibuat. Selanjutnya untuk gerbang yang terbuat dari besi bisa menggunakan jasa tuakng pagar besi.

​4. Bata

Susunan bata akan akan menampilkan pagar rumah yang unik dan kuat. Seperti halnya beton, sekilas susunan bata juga akan nampak kaku jika tidak dikombinasikan dengan material dan warna lain. Pemilihan bata yang berkualitas menjadi kunci, bata yang baik akan menghadirkan susunan yang presisi. Tanpa di plester pagar bata akan nampak kuat dan indah sebagai pagar. Selanjutnya Anda tinggal melakukan perawatan secara rutin dan teratur terutama pada saat musim hujan, hal ini penting agar bata terhindar dari lumut.

Di atas adalah contoh dari perpaduan susuan bata dan besi menjadi pagar rumah dengan konsep insdustrial. 

​5. Bambu

Bambu sebagai tanaman ikon benua asia juga menjadi material yang unik sebagai pagar rumah. Rumah di pedesaan di wilayah jawa pada jaman dahulu juga sering terlihat berpagar bambu. Hal ini disebabkan bambu merupakan bahan yang murah dan mudah ditemukan. Dengan perkembangan desain dan kreativitas saat ini masyarakat perkotaan pun banyak yang melibatkan bambu sebagai material untuk pagar rumah mereka.  Dengan segala kelebihan dan keterbatasannya, bambu bisa menjadi alternatif pilihan Anda sebagai pagar rumah. Bambu memang tidak sekuat besi maupun beton mereka mempunyai umur yang lebih pendek jika dibandingkan besi dan beton. Kombinasikan material mambu dengan menggunakan tiang beton atau besi sebagai tiang utama. Bambu sendiri juga memiliki jenis yang beragam, ada yang kuat serta yang mudah dihuni oleh serangga. Lakukan finishing yang tepat untuk memperpanjang umur mereka.

​6. Batu alam

Patal Senayan Residence:  Rumah by Jati and Teak
Jati and Teak

Patal Senayan Residence

Jati and Teak

Batu alam sudah lama juga dijadikan sebagai material pembuatan pagar rumah. Biasanya batu alam disusun membentuk pagar dengan menggunakan semen sebagai perekat. Batu alam termausk dalam material yang kuat, namun dengan bentuk yang tidak beraturan diperlukan trik dalam menyusun batau alam agar sesuai dengan bentuk pagar yang di inginkan. Tren yang banyak ditemu sekarang adalah membuat rangka dari besi kemudian batu alam di susun di dalamnya. Desain pagar seperti ini sering nampak pada rumah dengan konsep minimalis.

​7. Tanaman

 Taman by Paul Newman Landscapes
Paul Newman Landscapes

Contemporary screening , fencing & wall panels

Paul Newman Landscapes

Tanaman sebagai  pagar juga sering kita temui di daerah pedesaan di Indonesia. Anda yang mencintai lingkungan atau tinggal di cluster yang tidak memperbolehkan dalam lingkungan mendirikan pagar. Tanaman yang bisa digunakan dan dibentuk sebagai pagar adalah bambu jepang/bambu air, bunga soka, dan teh-tehan. 

Langkah berikutnya adalah, memilih desain pagar yang sesuai untuk rumah anda. Ke-25 pagar dan dinding ini dapat menjadi inspirasi anda.

Rumah Kebun Mandiri Pangan (Food Self-Sufficiency House):  Koridor dan lorong by sigit.kusumawijaya | architect & urbandesigner
sigit.kusumawijaya | architect & urbandesigner

Rumah Kebun Mandiri Pangan (Food Self-Sufficiency House)

sigit.kusumawijaya | architect & urbandesigner
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!