by Geonyoung Lee - homify

8 Tips Jitu Mencegah Bau dan Kuman Menyebar dari Sampah

Evelyn Evelyn

Tanya harga

Invalid number. Please check the country code, prefix and phone number
Dengan mengklik 'Kirim' saya mengkonfirmasi bahwa saya telah membaca dan menyetujui Kebijakan Privasi bahwa informasi saya akan diproses.
Catatan: anda dapat mencabut persetujuan tersebut kapan saja dengan mengirim email ke privacy@homify.com.
Loading admin actions …

Indonesia yang beriklim tropis, bagi negara empat musim dikatakan sebagai negara yang memiliki musim panas sepanjang tahun. Musim panas sendiri adalah musim dimana kita harus memperhatikan makanan yang kita makan, tetapi Anda ingin agar tidak perlu khawatir setelah memakannya. Limbah makanan yang terekspos cuaca panas dan kelembaban akan cepat membusuk dan menyebabkan bau tidak enak serta sejumlah kuman makanan yang tidak kita inginkan. Oleh karena itu, jika sampah rumah tangga tidak ditangani dengan cermat, mereka menjadi masalah yang lebih serius. Begitu kuman dan serangga mulai beredar, laju perkembangbiakannya akan berjalan dengan sangat cepat. Jika Anda tidak dapat menangkap bau busuk di awal, hal itu tidak hanya akan mengurangi kualitas hidup tetapi juga menyebabkan kerusakan pada kesehatan.

Pedoman hidup penting untuk musim panas yang sehat adalah apa yang ingin kita bagikan kali ini. Apa saja hukum manajemen limbah makanan musim panas yang dapat kita praktikkan untuk melindungi kebersihan rumah kita? Hari ini kami memperkenalkan delapan kiat hidup yang harus Anda ketahui terutama selama musim panas.

1. Mencegah Bau dengan Zipper Bag (Kantong Plastik dengan Reseleting)

Kantong plastik yang dilengkapi dengan ritsleting pada dasarnya dapat didaur ulang dengan baik. Selain ramah lingkugan, kantong ini juga dapat membantu kita untuk secara efektif mencegah bau bocor ke dapur. Jika Anda perlu menyimpan sesuatu untuk waktu yang lama, kami sarankan Anda untuk membekukannya dengan tas ritsleting.

​2. Deterjen Alami yang Tidak Banyak Dikenal, Gunakan Baking Soda

Detergen alami di dalam rumah Baking soda juga sangat berguna untuk mengolah limbah makanan. Letakkan koran di bagian bawah tong sampah makanan dan tebar Baking Soda (soda kue). Soda kue pada umumnya yang bersifat asam dan berkarat. Karakter ini kemudian dinetralisir oleh baking soda alkalin dari sampah, sehingga mencegah terjadinya korupsi dan bau. Memercikkan soda kue di bawah Tong Sampah juga akan mempermudah proses pembersihan tong sampah ketika dicuci nanti. Harapan lain dari penggunaan baking soda adalah diharapkan bau yang ada akan hilang dengan mudah.

​3. Bubuk Teh Hijau dan Daun Teh

 Kitchen by Shin's style
Shin's style

Tea Infuser

Shin's style

Mari kita menerapkan efek penghilang bau dari tanin dan klorofil yang terkandung dalam teh hijau. Jika Anda menaburkan daun teh, kantong teh, atau bubuk teh hijau pada sampah makanan Anda, Anda akan merasakan bau sampah yang ada mengecil. Jika Anda menikmati teh hijau, tips ini sangat berguna karena Anda dapat mengelola sisa makanan dengan menyemprotkan secara merata daun teh di tengahnya.

​4. Pencegahan Hama dengan Mencampur Soju (Alkohol) dan Air

Jika Anda tinggal di dalam sebuah apartemen, pembuangan sampah tidaklah terlalu praktis. Tidak mudah untuk membuang sampah makanan dari waktu ke waktu ke tempat pembuangan umum dikarenakan akses yang rumit. Terutama pada umumnya sampah akan menumpuk pada larut malam, dan tentunya akan menakutkan untuk berjalan pada malam gelap untuk membuang sampah. Namun pada malam musim panas, tidak seperti cuaca dingin, malam-malam tropis dapat menumbuhkan cacing dan hama pada malam hari. Dalam kasus ini, arak dapat membantu kita. Jika Anda memiliki arak yang tersisa di rumah Anda, campurkan dengan air dan arak dengan perbandingan 3 hingga 1, dan semprotkan pada sisa makanan yang harus disimpan. Bau alkohol akan mencegah serangga seperti kecoa dari memutar serta berkembangbiak.

​5. Menghilangkan Bau dengan Pemutih

Pemutih, selain digunakan ketika mencuci, juga sangat baik untuk menghilangkan bau. Sebarkan koran di bagian bawah tempat sampah dan sebarkan pemutih ke bagian atasnya. Yang terjadi kemudian adalah uap air dari sisa makanan diserap dengan cepat dan aromanya akan hilang secara alami.

​6. Hindari bau dan hama dari sampah dengan cuka

Komponen utama cuka adalah asam asetat. Asam asetat ini dapat digunakan untuk membunuh kuman, berbagai bakteri dan jamur, sehingga memiliki efek mencegah pembusukan makanan dan menghilangkan bau. Jika Anda meletakkan cuka dengan ringan di atas tempat sampah makanan dan menjaga tutupnya agar selalu tertutup rapat, Anda bisa membiarkannya di tengah malam. Khasiatnya adalah tumpukan sampah yang terhindar dari bau busuk dan perputaran hama serangga dalam ruangan.

​7. Kulit Jeruk Kering

Setelah memakan jeruk, ingat agar jangan membuang kulitnya, tetapi keringkan di tempat yang dingin. Jika Anda menaruh potongan tersebut pada dasar tempat sampah makanan, Anda bisa merasakan aroma jeruk menyebar dan membunuh bau kurang sedap dari sampah makanan. Hal ini dapat terjadi berkat wangi dan senyawa alami yang dimiliki jeruk.

​8. Surat Kabar yang Menghilangkan Kelembapan

Kertas Koran atau surat kabar dapat menyerap kelembaban dan menjadikan sampah menjadi lebih cepat kering. Limbah makanan, seperti limbah buah atau sayuran, jika dibungkus koran dan dikeringkan selama sehari, air yang ada akan menguap, bau sampah juga menjadi terkurangi dengan drastis, dan lalat buah juga akan kesulitan untuk berkembangbiak. Oleh karena itu, merupakan sebuah ide yang baik untuk membungkus limbah makanan dengan koran atau membungkusnya pada area luar juga dapat membantu untuk mengurangi bau dan hama.

Ide manakah yang paling kamu sukai? Tinggalkan ulasanmu di sini.
 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Discover home inspiration!