pintu depan by Arquitetura e Interior

Memilih Pintu Minimalis untuk Rumah Anda

Henti Kresdiana Henti Kresdiana
Loading admin actions …

Dalam sebuah rumah, pintu tidak hanya berfungsi sebagai tempat keluar masuknya para penghuni rumah namun juga sebagai sirkulasi udara yang baik karena berukuran lebih besar ketimbang jendela pada umumnya. Oleh karena itu penting untuk mendesain pintu rumah dengan nyaman, bukan sekedar untuk memenuhi fungsi diatas namun juga fungsi estetika pada hunian Anda.

Umumnya pintu dibagi menjadi 2 bagian utama yakni pintu luar bangunan diantaranya pintu masuk utama, pintu samping dan pintu belakang; dan pintu dalam ruangan.  Pintu dalam ruang bangunan dibagi menjadi beberapa bagian diantaranya pintu ruang publik. Biasanya dibuat pada bangunan kantor atau sejenisnya, jarang dalam sebuah rumah. Yang termasuk pintu ini adalah pintu ruang tamu, ruang pintu pertemuan/rapat, dll. Selanjutnya ada pintu ruang servis yang terpasang di depan ruang penunjang seperti gudang, kamar mandi, dapur, dll. Terakhir pintu ruang private yang terdapat pada kamar tidur, ruang kerja, dll.

Fungsi Pintu

Pintu ibarat wajah, yang akan menjadi ciri khas untuk dikenali dari sebuah hunian. Tampilan pintu besar pengaruhnya pada penampilan keseluruhan fasad. Jadi ada baiknya sebelum mendesain fasad, Anda memahami terlebih dulu fungsi pintu, yakni:

1.     Sekuritas/Privasi 

Selain sebagai pembatas yang memisahkan antar satu ruang dengan ruang lainnya, pintu memberikan privasi yang tinggi ketimbang menggunakan tirai atau gorden. Gerbang atau daun pintu yang dipasang di depan rumah melindungi kita dari orang atau penghuni asing yang hendak masuk. Sedangkan pintu dalam ruangan semisal yang membatasi antar ruang kamar atau kamar mandi berfungsi untuk memberikan privasi. 

2.     Akses Keluar masuk 

Pintu memudahkan kita mendapati jalur/akses untuk keluar masuk dalam ruangan. Oleh sebab itu ukuran pintu biasanya disesuaikan dengan keleluasaan badan manusia. Demikian juga ukuran pintu gerbang yang disesuaikan dengan ‘body’ kendaraan agar mudah keluar masuk. 

3.     Sirkulasi Udara 

dengan bebas keluar masuk saat pintu dibuka lebar. Sebagai fungsi sirkulasi, pintu tak hanya membantu mengalirkan udara, namun juga berperan sebagai sirkulasi masuknya cahaya yang bisa kita atur sesuai kebutuhan. Anda hanya perlu memilih material pintu sesuai kebutuhan. Pintu berbahan kaca memudahkan Anda mendapat asupan sinar matahari yang lebih besar tanpa harus membukanya sekalipun. Berbeda dengan yang berbahan dasar kayu yang harus dibuka selebar mungkin untuk mendapat cahaya total. 

4.     Mengubah Definisi Ruang 

Sebagai sekat pemisah antara ruang satu dan lainnya, pintu mampu mengubah definisi ruang tertutup yang dibatasi oleh tembok-tembok massif menjadi lebih terbuka. Dahulu kala pintu dibuat dengan sangat sederhana, namun seiring perkembangan zaman, desain dan model pintu semakin variatif disesuaikan dengan jenis rumah. Semisal tipe klasik, kontemporer, modern, atau minimalis yang menjadi pilihan favorit. Pintu rumah berdesain minimalis umumnya dibuat sangat simple dan natural, senada dengan konsep rumah. Namun begitu Anda harus jeli untuk memilih material dan tidak hanya tepaku pada desain yang indah.

​Material Pintu

Small Minimalist House:  Rumah tinggal  by Aezar Architect
Aezar Architect

Small Minimalist House

Aezar Architect

Sebelum memilih pintu yang tepat khususnya yang berbahan dasar kayu, beberapa tips berikut dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mendapatkan hasil yang baik, diantaranya:

1.     Jenis kayu

Sebagai material utama yang kerap digunakan di hampir setiap jenis hunian, ada banyak jenis kayu yang beredar di pasaran. Pilihlah kayu dengan kualitas baik semisal kayu besi, kayu jati, kayu merbau, gaharu dan masih banyak jenis kayu baik lainnya. Untuk kusen rumah sebagai penyangga utama pintu, kayu merbabu dapat menjadi pilihan yang sangat tepat karena bersifat tahan lama, kuat  dan juga tahan rayap. Kayu lain yang juga memiliki kekuatan hampir serupa adalah kayu jati. Di daerah Bali, kayu jenis ini biasa digunakan sebagai bahan dasar pintu utama lengkap dengan ukiran khas daerah yang sangat detail. Ketahanannya sangat teruji meski digunakan turun-temurun. Hanya saja harganya cukup tinggi.

2.     Tekstur kayu

Merupakan unsur yang sangat penting dalam pemilihan kayu berkualitas untuk dijadikan pintu. Pilihlah kayu dengan cermat dengan memperhatikannya secara seksama. Ciri kayu berkualitas memiliki tekstur keras dan berwarna merah kecoklatan. Cara mudah untuk mengenali jenis kayu berkualitas dan memiliki tekstur bagus lainnya adalah dengan membasahinya. Saat terkena air kayu tersebut biasanya akan mengeluarkan getah berwarna merah.

3.     Kayu Belang

Jangan sekali-kali memilih kayu dengan tekstur belang meski desain amat sangat mempesona. Belang yang dimaksud seperti bercak putih. Belang putih pada kayu yang terdapat di pinggiran kayu akan menjadi sasaran empuk rayap bercokol.

Pintu Minimalis

Usai memahami material pintu berbahan dasar kayu, saatnya menentukan model, dan design yang cocok dengan konsep rumah. Berikut beberapa aspek penting yang dapat Anda pertimbangkan dalam memilih model pintu minimalis diantaranya:

-        Sederhana

Sesuai dengan namanya, pintu minimalis umumnya di design dengan sangat sederhana dan cocok diaplikasikan di rumah bertipe minimalis. Sederhana yang dimaksud bisa diartikan minim ornament dari bentuk-bentuk yang rumit layaknya pintu-pintu keraton Yogya atau rumah di Bali. Bahkan tak sedikit yang mengartikan minimalis dengan polos dimana pintu tak memiliki sentuhan kreasi desain apapun. Namun justru disinilah letak kekuatan dan nilai tambah dari desain tersebut dimana less is more.

-        Warna

Umumnya warna pintu minimalis diselaraskan dengan tema rumah. Semisal jika warna cat tembok putih, krem, atau warna terang lainnya, maka untuk pintu dapat menggunakan warna-warna gelap. Begitupun sebaliknya. Ciptakanlah warna kontras antara warna tembok dan pintu dengan cermat.

Lebih jauh, rumah tipe minimalis cenderung menonjolkan unsur warna-warna netral seperti putih, hitam atau abu-abu. Sementara untuk pintu minimalis menghadirkan motif kayu polos bahkan tanpa di cat sekalipun. Sehingga apabila dipadukan bisa menjadi harmonisasi yang indah dan menarik.

Sebagai tambahan, gunakanlah cat eksterior khusus agar warna dinding bisa awet dalam segala kondisi, khususnya cat yang mampu menyerap ultraviolet sehingga tidak mudah pudar.

-        Bahan Berkualitas

Pastikan untuk memilih bahan berkualitas pada pintu Anda sehingga bertahan lama di segala situasi dan kondisi. Mengingat letak pintu sebagai pembatas antara bagian dalam dan luar rumah, otomatis rentan terpapar sinar matahari secara langsung, hujan, noda, gesekan dan lain sebagainya yang menjadikan pintu rapuh, menggembung, melengkung bahkan dengan mudah menjadi keropos akibat termakan rayap. Anda dapat mencegah hal tersebut dengan memberikan cairan anti rayap di daun pintu rumah. Disamping itu pilihlah material pintu yang juga tahan terhadap api.

-        Anggaran

Pertimbangkanlah dengan bijak, cerdas dan cermat sebelum menentukan pilihan pintu minimalis yang akan digunakan kemudian selaraskan dengan budget yang Anda miliki. Jangan memaksa diri untuk membeli hanya karena menyukai desain tertentu, tapi pilihlah berdasarkan material yang baik.

Pintu yang terbuat dari kayu memang cenderung lebih kuat ketimbang yang terbuat dari fiberglass, namun membutuhkan perawatan sedikit ekstra semisal perlindungan anti rayap.

Sebaliknya bahan fiberglass cenderung lebih mahal namun minim maintenance yang akan menguras kocek Anda.

​Estimasi Harga

Harga pintu minimalis sangat variatif tergantung pada material dan desain. Untuk diketahui unsur terpenting yang tak bisa diabaikan dalam pembuatan rumah dan pemasangan daun pintu adalah kusen. Model/jenis kusen pintu kayu menjadi faktor yang turut menentukan keindahan sebuah desain rumah minimalis. Tak heran bila banyak sekali referensi yang dapat Anda temukan di internet maupun buku-buku desain interior para profesional terkait gambar daun pintu kayu maupun gambar desain kusen kayu minimalis.

Rata-rata kayu yang digunakan untuk membuat kusen dan daun pintu minimalis adalah kayu kampung, kayu meranti, kayu samarinda oven dan sedangkan untuk kusen pintu minimalis yang paling sering digunakan adalah kayu jati.

Adapun estimasi harga daun pintu panel kotak dan sejenisnya berkisar antara 600 ribu sampai dengan 1 juta rupiah sedangkan yang terbuat dari kayu jati harganya jauh melambung mulai dari 5,5 juta rupiah. Sementara itu daun pintu panel lengkung kisaran harga 700 ribu sampai dengan 1,2 juta rupiah. Untuk yang terbuat dari kayu jati kisaran harga mulai dari 7,1 juta rupiah.

Untuk harga kusen kayu jati dengan model serupa yakni kotak dan lengkung dibandrol mulai dari harga 1,5 juta rupiah sampa dengan 5 juta rupiah dengan spesifikasi tertentu. 

Pintu Kaca

Selain material kayu pintu dari kaca seringkali tampak memukau dengan efek transparan yang menunjukkan isi rumah. Kaca mampu memberikan penampilan yang elegan, stylish dan terang.  Penampilan rumah dengan pintu dan banyak jendela kaca dapat Anda simak dalam artikel 6 Desain Rumah Kaca Dengan Tampilan Sensasional.

Namun sebelum memutuskan untuk menggunakan material kaca, pertimbangkan lagi fungsi pintu seperti apa yang Anda pilih, apakah untuk menjaga privasi atau sirkulasi? Selamat memilih pintu yang tepat untuk rumah minimais  Anda.

 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project? Get in touch!

Request free consultation

Discover home inspiration!