Manfaat Penggunaan Papan Gypsum pada Dinding Rumah

Tanya harga

Invalid number. Please check the country code, prefix and phone number
Dengan mengklik 'Kirim' saya mengkonfirmasi bahwa saya telah membaca dan menyetujui Kebijakan Privasi bahwa informasi saya akan diproses.
Catatan: anda dapat mencabut persetujuan tersebut kapan saja dengan mengirim email ke privacy@homify.com.

Manfaat Penggunaan Papan Gypsum pada Dinding Rumah

Yuke Ratna Permatasari – Homify Yuke Ratna Permatasari – Homify
 Koridor dan lorong by Designscape Architects Ltd
Loading admin actions …

Di Indonesia, selama ini material gypsum dikenal sebagai material plafon. Namun, ternyata saat ini material gypsum juga sudah banyak digunakan untuk dinding. Pemakaian papan gypsum sebagai dinding banyak digunakan di negara Eropa. Sebab di negara dengan 4 musim, dinding gypsum sangat terasa manfaatnya, yaitu untuk menahan agar hawa dingin tidak masuk ke dalam rumah saat musim dingin.

Tentu saja, di negara tropis juga sah-sah saja menggunakan material gypsum sebagai bahan dinding atau bahkan bahan dekorasi interior. Berikut ini Homify akan membahas mengenai gypsum dan manfaat penggunaannya sebagai dinding.

Mengenal Papan Gypsum dan Karakteristiknya

Gypsum (drywall/sheetrock) merupakan material yang umum digunakan baik sebagai plafon atau dinding, juga pelapis dinding bata pengganti plesteran. Material gypsum terbuat dari mineral gypsum atau kalsium sulfat yang diproses dengan menambahkan bahan-bahan lainnya hingga menjadi lembaran dengan karakteristik khas.

Berdasarkan SNI 03-6384-2000, spesifikasi panel atau papan gypsum yang aman adalah yang terdiri dari bagian inti yang tidak bisa terbakar, terutama panel gypsum yang dilapisi kertas pelapis yang merekat pada inti. Papan gypsum sekurang-kurangnya mempunyai ketahanan terhadap api selama 1 jam untuk ketebalan 15,9 mm dan 3/4 jam untuk ketebalan 12,7 mm.

Untuk sifat -sifat fisiknya, panel atau papan gypsum harus:

  • memenuhi syarat lentur sesuai SNI 03-6384-2000,
  • kuat cabut paku,
  • memiliki tebal 6,4 mm, 8,0 mm, 9,5 mm, 12,7 mm, 15,9 mm, 19 mm atau 25 mm dengan toleransi ketebalan kurang lebih 0,8 mm. Tepi papan memiliki tebal 6,4 mm, 8,0 mm, 9,5 mm, 12,7 mm, 15,9 mm, atau 25 mm dan dapat berbentuk siku, menceruk, menonjol, bulat, runcing, atau miring.
  • memiliki lebar sampai 1220 mm. Papan gypsum dengan lebar 1370 mm mempunyai tolesansi kurang lebih 2,4 mm.  
  • Pengerjaan finising dan penampakan permukaan papan gypsum harus berukuran tepat dan bebas dari cacat. Tepi dan ujungnya harus lurus, dengan sudut-sudut yang saling menyiku, dengan toleransi 3,2 mm pada lebar total papan tersebut. 

Pemasangan Dinding Gypsum

Pemasangan papan gypsum sebagai dinding tidaklah sulit, sebab tidak membutuhkan material bata, semen, pasir, dan sebagainya. Papan gypsum dipasang dengan cara disekrupkan pada konstruksi rangka yang terbuat dari material kayu atau metal. Rangka dipasang menurut desain tertentu dari permukaan lantai hingga plafon, dan dari pinggir ruang yang satu ke pinggiran ruang lainnya. Rangka tersebut harus dipasang tegak lurus dengan jarak 60×60 cm.

Material yang diperlukan untuk pemasangan dinding gypsum antara lain material rangka (kayu, besi hollow, atau metal furing), angkur, mur-baut, papan gypsum, sekrup gypsumtextile tape, perekat penutup celah atau compound, ampelas, dan bahan finishing. Sementara itu, perkakas yang dibutuhkan yakni steger, meteran, waterpass, gergaji, gerinda, bor listrik yang dilengkapi obeng, scrape, dan lainnya.

Manfaat Penggunaan Papan Gypsum sebagai Dinding

Banyak yang berminat menggunakan papan gypsum sebagai dinding rumah tentunya bukan tanpa alasan. Produsen papan gypsum saat ini telah menerapkan beberapa inovasi yang membuat kualitas gypsum juga tak kalah baik dari dinding batu bata atau beton. Apa sajakah? Berikut ini kelebihannya:

  1. Tahan terhadap perubahan suhu atau cuaca, dengan demikian pemakaian papan gypsum dapat juga bisa diaplikasikan pada dinding luar.
  2. Ramah lingkungan, sebab material pembuatannya bisa dari bahan recycle dan hanya membutuhkan sedikit air, juga material yang tidak terpakai tidak akan mencemari tanah, hanya akan melebur dalam tanah.
  3. Tahan benturan, cocok untuk ruangan yang memerlukan dinding dengan kekuatan lebih.
  4. Lebih ringan, dibanding dinding batu bata atau beton, material gypsum lebih ringan sehingga aman untuk penghuni yang bertempat tinggal di kawasan rawan gempa.
  5. Fleksibel, lentur sehingga dapat dibuat menjadi berbagai variasi bentuk, termasuk bentuk lengkung hingga radius tertentu.
  6. Sanggup meredam suara, jadi dapat digunakan pada ruangan misalnya saja studio musik.
  7. Lebih hemat, sebab penggunaan gypsum dapat menghemat biaya konstruksi hingga 17 sampai 20 persen. Penggunaan gypsum tidak membutuhkan pondasi yang kuat karena sifatnya yang ringan.
  8. Mudah dipasang dan cepat, hanya perlu menyiapkan perkakas dan rangka. Anda pun bisa mencoba memasangnya sendiri sehingga bisa memangkas biaya tukang bangunan dan prosesnya relatif cepat dibanding menggunakan material batu bata dan semen
  9. Mudah diperbaiki, jika dinding gypsum berlubang atau mengalami kerusakan, Anda bisa memperbaikinya sendiri dengan menambal bagian yang berlubang, atau memotongnya dan menempelnya dengan papan gypsum baru.


Menggunakan Dinding Gypsum untuk Rumah Masa Depan

Dengan maraknya pembangunan apartemen, perkantoran, maupun proyek properti modern lainnya, angka penjualan papan gypsum di Indonesia bisa dibilang berkembang baik. Penggunaan gypsum pun termasuk menjanjikan karena manfaatnya yang dirasa lebih sesuai dengan tuntutan hidup era modern ketimbang penggunaan material konvensional seperti batu bata dan semen. Jadi, bagaimana? Setelah mengenal lebih jauh mengenai papan gypsum, apakah Anda tertarik memakainya untuk dinding hunian Anda?

 Rumah by Casas inHAUS

Need help with your home project?
Get in touch!

Discover home inspiration!