8 Cara Mendesain Mewah Untuk Taman Dalam Ruangan Indoor | homify
Kembali ke buku ide

8 Cara Mendesain Mewah Untuk Taman Dalam Ruangan Indoor

Sunting
Tambah foto

Tukang Taman Surabaya - Flamboyanasri. Ide taman dalam ruang diciptakan bagi penduduk perkotaan atau mereka yang tidak memiliki halaman yang luas sehingga menghemat banyak tempat. Pembuatan taman dalam ruangan tidak hanya membersihkan udara sekitar rumah dan menambah nilai estetis ruangan dalam, tetapi juga bisa menjadi kesempatan bagi Anda untuk menanam tanaman organik yang melengkapi nutrisi keluarga Anda.Dengan menerapkan gabungan prinsip-prinsip dan elemen yang digunakan untuk mendesain tanaman luar ruangan, termasuk penempatan secara cerdas dan fokus pada bentuk, tekstur, warna, dan proporsi, Anda dapat dengan mudah menciptakan sebuah lanskap dalam ruangan yang menyejukkan.Menata taman dalam ruang (Sumber: )

1. Tentukan bidang tanam. Taman dalam ruangan bisa memakan sedikit ruang. Anda dapat menanam berbagai jenis tanaman, bahkan tanaman sayuran dapat ditempatkan di dalam pot di atas meja atau di bingkai jendela. Bila Anda ingin ruang yang lebih luas, Anda dapat mengatur meja atau bangku khusus untuk taman. Carilah area dengan lantai ubin atau linoleum yang dapat menyerap air, atau tempatkan terpal di bawah meja Anda.Taman vertikal mewah (Sumber: )

Bosan dengan desain taman konvensional? Anda bisa mencoba vertical garden, yaitu teknik tata taman yang memadukan beberapa jenis tanaman dengan mengunakan media tertentu, misalnya dengan metode hidroponik dan ditata pada dinding secara vertikal.Ide taman dalam kamar mandi (Sumber: )

2. Cahaya yang cukup. Tanaman membutuhkan cahaya untuk proses fotosintesis agar dapat bertahan hidup. Tanpa cahaya yang cukup, tanaman akan tumbuh tinggi dan kurus, dan tidak akan berbunga atau berbuah. Untuk bidang tanam di dalam pot, Anda bisa mengeluarkan pot tersebut selama beberapa waktu lamanya di pagi hari agar mendapat cahaya matahari yang cukup, kemudian memasukkannya kembali pada siang hari.Ide taman dalam ruang (Sumber: )

Bidang tanam berupa rak akan memberikan ruang tanam lebih luas dan memakan sedikit ruangan. Jika menggunakan rak vertikal, pastikan setiap tanaman mendapat cahaya yang memadai, jadi mungkin membutuhkan lampu khusus yang terpisah untuk setiap rak.Taman dalam ruang (Sumber: )

3. Perhatikan proporsi atau skala ruang. Pilih tanaman yang tidak hanya cocok dengan ukuran ruangan, tetapi juga tempat yang sudah Anda siapkan. Tanaman yang terlalu besar dapat memakan banyak ruang, sementara tanaman kecil dapat terlihat tidak bernilai jika ditempatkan pada ruangan berskala besar. Salah satu kiatnya adalah pilih tanaman yang tumbuh di halaman Anda agar tercipta keterkaitan dengan luar rumah.Taman kecil di bingkai jendela (Sumber: )

Untuk tanaman di bingkai jendela, cobalah bak sempit yang dapat menampung beberapa tanaman kecil atau deretan pot kecil dengan berbagai ketinggian. Gunakan pot atau wadah yang mampu menyerap air yang mengalir melalui lubang saluran pembuangan di bagian dasar untuk mencegah kerusakan kusen jendela Anda.17 BR-house by Ong Ong (Sumber: )

4. Variasi bentuk dan permainan komposisi tanaman. Pertimbangkan variasi bentuk dan ukuran tanaman, serta aturlah komposisi yang tepat dalam ruangan. Penggunaan tanaman yang berbeda seperti tanaman merambat, pot gantung, bentuk kolom, bulat, piramida, dan berbagai karakter, semuanya bisa dicoba.Inspirasi taman Jepang (Sumber: )

5. Memanjakan mata dengan tekstur visual. Apabila diterapkan pada taman, tekstur visual berkaitan dengan tata taman dengan penggunaan unsur bentuk tanaman, buah, warna, tekstur daun dan ranting, serta penempatan tanaman. Dipadukan dengan bebatuan, kolam, atau elemen buatan berupa ornamen taman, seluruh gambaran itu terbentuk dalam ruang taman yang disebut tekstur visual.Cachalotes house by Oscar Gonzalez (Sumber: )

6. Teori warna dalam taman. Warna adalah salah satu cara paling gampang untuk mengekspresikan kepribadian Anda lewat taman. Warna memiliki kekuatan untuk menggabungkan sebuah lanskap menjadi kesatuan atau mengacaukannya. Gunakan perpaduan warna yang berani, cerah, teduh, atau dingin.Taman vertikal yang dipadu dengan warna mencolok (Sumber: )

Jika Anda tidak suka unsur warna pada tanaman hijau, Anda bisa mengakalinya dengan penggunaan pot atau perabot warna-warni, atau teknik pencahayaan yang tepat.Ide taman dalam rumah (Sumber: )

7. Ciptakan ritme dalam alunan musik taman. Ritme atau pengulangan terkait langsung dengan kesatuan sebagi prinsip utama desain yang harus kita perhitungkan. Manfaatkan semua komponen lanskap seperti tanaman, elemen arsitektural, dan ornamen, dengan membentuk pola atau urutan tertentu untuk menciptakan sebuah karakter atau tema. Semua pilihan elemen harus sesuai dan saling melengkapi. Jika Anda tidak tertarik menggunakan beberapa tanaman yang sama, pilihlah tanaman dengan bentuk yang sama, tetapi dalam berbagai ukuran dan tekstur.Ide taman Jepang dalam rumah (Sumber: )

8. Objek vs. tanaman sebagai titik fokus. Less is more. Memanfaatkan titik fokus dalam taman sangat berguna untuk mengarahkan pandangan pada area yang ingin ditonjolkan. Anda bisa menciptakan titik fokus dengan memasukkan objek seperti bangku, patung, batu besar, atau unsur air, atau bisa juga menggunakan sejumlah tanaman dengan pola tertentu.Ide menata tanaman dalam ruang