10 Inspirasi Ruang Tamu Kontemporer Penggugah Gairah | homify | homify Inspirasi Ruang Tamu Kontemporer Penggugah Gairah
Error: Cannot find module './CookieBanner' at eval (webpack:///./app/assets/javascripts/webpack/react-components_lazy_^\.\/.*$_namespace_object?:3566:12) at at process._tickCallback (internal/process/next_tick.js:189:7) at Function.Module.runMain (module.js:696:11) at startup (bootstrap_node.js:204:16) at bootstrap_node.js:625:3

10 Inspirasi Ruang Tamu Kontemporer Penggugah Gairah

Ovan Zaihnudin – Homify Ovan Zaihnudin – Homify
Interior Residential - Lanata 2 Residence Ruang Keluarga Gaya Eklektik Oleh RANAH Eklektik
Loading admin actions …

Dekorasi itu penting untuk menambah kenyamanan ruangan. Kalau selama ini ruang tamu Anda terkesan monoton dan kolot, mungkin ada beberapa hal yang perlu diubah.

Ucapkan selamat tinggal pada desain konvensional yang kadang kala membosankan. Kini saatnya mengeksplorasi segala kemungkinan sebebas mungkin, dengan tentu saja tetap memperhatikan estetika dan kenyamanan ruangan.

Tentu saja sofa dan meja harus tersedia, sebagai sarana pendukung untuk menerima kunjungan kolega. Sajikan berbagai elemen yang berkarakter, komposisi efektif, dan keunikan yang mengesankan.

Dan seperti biasa, Homify kali ini akan memberi suguhan inspirasi buat Anda. Ruang tamu kontemporer untuk menambah wawasan serta imajinasi dan daya kreativitas Anda. Berikut daftar yang perlu Anda simak satu per satu.

1. Mini dan 'Penuh'

Memaksakan banyak furnitur dan pernak-pernik dekorasi kadang kala malah akan membuat ruangan menjadi sumpek. Bisa iya, bisa tidak. Itu tergantung seberapa besar perhatian Anda terhadap nilai artistik. Jika Anda mengutamakan poin tersebut, tentu saja komposisi ruangan akan padu dengan sendirinya. 

Coba perhatikan gambar ruangan di atas dengan seksama. Mungil sebenarnya, tetapi kecerdikan sang desainer berhasil menyulap ruang tamu ini hingga tampak cantik. Sekilas bergaya chic, tetapi itu tersamarkan dengan baik lewat penempatan dekorasi dinding yang minimalis. 

Perabot-perabot, seperti meja, kursi, dan sofa, menonjolkan fungsi utama ruangan ini. Apalagi alas mejanya itu, yang mempertegas batas area. Sementara pernak-pernik dekorasi muncul di mana-mana. Berjumlah banyak dengan bermacam-macam jenisnya. Riuh, tetapi sama sekali tidak mengganggu fokus utama dari area. 

2. 'Kosong adalah Isi'

Living Room Ruang Keluarga Minimalis Oleh Tigha Atelier Minimalis
Tigha Atelier

Living Room

Tigha Atelier

Kosong adalah isi, isi adalah kosong, filosofi Buddha Mahayana yang sepertinya pas untuk menjelaskan interior ruangan ini. 

Dalam keadaan tanpa perabot, Anda akan mendapati seluruh ruangan dipenuhi permukaan berwarna putih. Ya, di sini putih berperan sebagai manifestasi kekosongan. Namun satu hal perlu Anda ingat, bahwa kosong tidak sama dengan hampa.  

Itupun terbukti dengan penempatan perabot dan dekorasi ruangan ini. Hampir semua perkakas yang bersandar di dinding dan berpijak di lantai menerapkan warna putih. Yang paling unik justru hiasan dinding berupa sepasang panel berbingkai kayu. Di mana lembaran karya yang terbingkai di dalamnya tampak sama putihnya dengan dinding ruangan.

Sedangkan unsur unik lainnya terletak di tengah ruangan. Yaitu satu unit sofa panjang yang menjadi fitur utama ruang tamu satu ini. Tampilannya begitu kontras, dengan aksesoris berwarna-warni lembut. Tersedia pula sarana bermanja diri, berupa perangkat interaktif dan perpustakaan mini. Cukup kompleks, sebenarnya. 

3. Kombinasi Berbagai Genre

Rustic dan industrial. Kalau saja ada kontes untuk genre dalam desain interior dan arsitektur, dua tema tersebut bisa jadi saingan terberat gaya minimalis. Mereka ini seperti saling beradu mencari penggemar terbanyak. Dan pertanyaannya, bisakah ketiganya berpadu dengan apik?

Jawabannya sudah pasti. Terpampang jelas pada gambar di atas. Kombinasi rustic, industrial, dan minimalis, ternyata menghasilkan nuansa baru. Ini lebih pas disebut kontemporer karena keunikannya begitu memikat. 

Fleksibilitas desain adalah keunggulan gaya kontemporer. Desainer bebas menempatkan unsur apapun, tanpa perlu dipusingkan dengan batasan-batasan genre interior. 

Sofa, meja, dan pernak-pernik di atasnya mewakili gaya minimalis. Sementara dekorasi lampu dengan saluran pipa menjadi wakil dari industrial. Sedangkan warna dinding, lantai, dan atap yang bermotif 'lusuh' mencuatkan elemen bergaya rustic. Lengkap!

4. Gaya Modern dan Klasik

Kalau tiga itu jumlah yang terlalu banyak, sebaiknya pilih dua gaya saja. Anda masih bisa mendapatkan tatanan ruang tamu kontemporer dengan memadukan gaya modern dan klasik secara cermat. 

Gaya modern memiliki ciri khas dalam pemilihan model, warna, serta penempatan furnitur. Umumnya bercorak polos dengan bentuk cenderung bersudut tegas. Dan, lihat ruang tamu ini! Pasti Anda tahu mana item-item yang cocok dengan deskripsi tersebut.

Penuh pernak-pernik, inilah salah satu unsur yang identik dengan interior bergaya klasik. Tapi satu hal perlu diingat. Penuh sesaknya ruangan ini ternyata malah memunculkan kehangatan, bukan penat dan sumpek.  

Hangat lewat sentuhan flooring dan dinding kayu, koleksi fotografi monokrom, dan pendar cahaya cerah dari jendela yang lapang. Beberapa unit sofa berdimensi lebar terpasang di sudut-sudut ruangan. Cocok untuk bersantai sambil berbincang-bincang.

5. Titik Fokus Kontemporer

Keramahan pemilik rumah dapat ditampilkan secara eksplisit di ruang tamu. Salah satunya lewat pemilihan corak warna yang mendominasi seluruh ruangan. Warna-warna lembut yang tidak menarik perhatian. Sekilas membuat sungkan, tetapi sekaligus mengesankan bahwa siapapun akan diterima dengan wajar.

Ruang tamu satu ini juga berfungsi sebagai area bersantai atau untuk bercengkerama keluarga. Unit sofa model U plus meja persegi modern berdiri di tengah, tampil senada dengan dinding dan lantai. Banyak orang bisa ditampung di sini.

Sementara itu nuansa kontemporer tersaji tepat di pusat pandangan. Seperangkat home theatre bersandar di dinding hitam yang kontras. Sekelilingnya adalah bingkai jadi-jadian, berupa hiasan panel heksagonal berwarna netral. Agaknya dapat berfungsi sebagai fokus yang menghibur ketika penghematan listrik perlu dilakukan.

6. Kombinasi Gaya yang Lebih Simpel

Living Room Ruang Keluarga Gaya Industrial Oleh March Atelier Industrial
March Atelier

Living Room

March Atelier

Untuk kali kedua, ruang tamu berikutnya mengombinasikan gaya rustic, industrial, dan minimalis. Hanya saja yang satu ini tampil lebih simpel, nyaris tanpa aksesoris dekoratif sama sekali. Meski begitu, sudah lebih dari cukup menampilkan tema besarnya, kontemporer.

Jaringan pipa hitam berisi arus listrik, sampai saat ini masih menjadi primadona bagi penggemar gaya industrial. Bagaimanapun susunannya, sesimpel apapun, kesan yang muncul tetaplah sama. Dan penggunaan warna hitam kusam adalah salah satu sebabnya.

Ruang tamu ini memiliki dinding yang dibiarkan 'terbengkalai'. Pertama, dinding yang masih berupa susunan batu bata tanpa pelapis. Tepat di sampingnya, dinding kedua sudah dilapis laburan semen, tetapi tanpa cat sehingga motifnya terkesan serampangan.

Lalu bagaimana bisa furnitur-furnitur modern minimalis itu bertempat dengan apik, dan berhasil membuat ruangan ini tampak unik? Itulah rahasianya. Kalau ini adalah teka-teki, sepertinya petunjuknya akan ada dua, yaitu kesederhanaan dan kebersihan.

7. Keunikan Unsur Etnik

Interior Residential - Lanata 2 Residence Ruang Keluarga Gaya Eklektik Oleh RANAH Eklektik
RANAH

Interior Residential – Lanata 2 Residence

RANAH

Kebudayaan satu dengan yang lain sifatnya hanya identik, tidak pernah sama persis. Maka tidak heran jika segala hal berbau etnik pastilah unik. Salah satunya bisa Anda lihat pada gambar di atas. Ada sejumlah ornamen yang kelihatannya berciri khas sama, tetapi tidak.

Di dinding, ornamen teralis lebih mengesankan gaya oriental. Sekat ruangan lipat pun gayanya nyaris identik dalam pandangan sekilas. Tapi kalau diperhatikan lebih seksama, benda itu dibuat dengan metode yang lebih kompleks. Cenderung bernuansa etnik Jawa daripada Tionghoa.

Dekorasi lainnya malah lebih Jawa-sentris. Lukisan relief Punakawan menempel di dinding. Aksesoris kursi juga bergambar tokoh pewayangan. Dan selebihnya adalah perabotan minimalis, kecuali busa dudukan sofa yang bisa dikategorikan bergaya mediteranian. Kombinasi berbagai etnik, tentu saja membuat ruang tamu ini begitu kontemporer.

8. Estetika dalam Kesederhanaan

Penikmat seni sejati selalu berhasil menangkap keindahan yang tidak tampak bagi orang lain. Lukisan geometris pun bisa dimaknai secara serius oleh mereka. Padahal orang awam sama sekali bosan menyaksikannya. Apalagi dengan susunan kubus-kubus aneh yang tertanggal di langit-langit itu, tidak jelas apa maksudnya.

Oke, stop! Sekarang silakan Anda cermati kembali interior seluruh ruang tamu ini. Lalu resapi dan ungkapkan kesan yang Anda tangkap setelah beberapa saat memperhatikannya.

Ada seperangkat unit sofa dan meja kursi minimalis, beralaskan permadani berbulu halus. Tepat di atasnya, instalasi kubisme yang hampir runtuh. Tenggelam di tengah rongga langit-langit yang dibingkai pendar LED. Dua pasang panel lukisan geometris yang tidak kembar, tetapi identik. Secara efektif langsung meningkatkan citra artistik ruangan ini.

Kalaupun Anda masih tidak bisa menangkap keindahannya, setidaknya kini Anda tahu bahwa pemilik rumah ini punya selera berbeda. Mewah dan elegan, cukup nikmati itu saja untuk sementara.

9. Satu Unsur Kontemporer

Menginginkan ruang tamu kontemporer tanpa renovasi berlebihan? Sah-sah saja jika Anda meniru konsep interior ruang tamu di atas. Biarkan saja sofa yang lama, tak perlu membeli baru. Hanya saja sisihkan sedikit dana untuk mengganti sarung bantal. Semakin banyak variasinya, akan semakin unik tampilan ruangan Anda.

Selanjutnya terapkan dekorasi nyentrik yang lepas jauh dari tema. Di sini, ruang tamu diberi sentuhan kontemporer lewat susunan jaring-jaring kabel hampir menyerupai sarang laba-laba. Terlihat ribet susunannya, padahal sebenarnya tidak sesulit itu.

Satu unsur dekorasi tersebut sudah mengubah suasana di ruang tamu. Tak lagi membosankan dengan pernak pernik yang itu-itu saja.

10. Ruang Tamu Butik yang Nyentrik

Ruang Santai Tamu x Etalase Pusat Perbelanjaan Gaya Industrial Oleh Studié Industrial
Studié

Ruang Santai Tamu x Etalase

Studié

Jika semua rekomendasi di atas adalah ruang tamu di hunian konvensional. Maka yang satu ini berada di properti bisnis, tepatnya di sebuah butik. Pertanyaannya, seperlu itukah menempatkan ruang tamu di sebuah toko pakaian? Oh, itu pertanyaan yang salah. Pasalnya properti semacam ini malah selalu menanti kunjungan para tamu. Dan para tamu adalah motor penggerak laju butik ini.

Untuk itulah ditempatkan area ruang tamu di sini. Konsep rustic dan industrial bergabung menjadi satuan penuh di seluruh butik. Hanya ruang tamu yang menerapkan gaya modern minimalis. Kontras dengan pilihan sofa berwarna gelap, memberi batas jelas pada jantung ruangan.

Masih ingat, kan? Ketika berbagai gaya interior diterapkan di sebuah ruangan, maka tidak ada satupun yang akan tampak menonjol. Hasilnya adalah sebuah kesimpulan, yaitu interior nyentrik yang sepadan dengan gaya kontemporer.

Ruang tamu kontemporer dianggap efektif, karena menyajikan fitur lengkap dan berkarakter unik untuk sebuah ruang bercengkrama yang penuh gairah.
Rumah Modern Oleh Casas inHAUS Modern

Butuh bantuan dengan projek Anda?
Hubungi kami!

Temukan inspirasi hunian