Semua yang Perlu Anda Ketahui Mengenai Izin Layak Huni

Sílvia Cardoso – homify Sílvia Cardoso – homify
Casa S. Roque, Urban Core Urban Core Rumah Minimalis
Loading admin actions …

Anda mungkin bertanya-tanya, apa yang dimaksud dengan rumah layak huni dan apa peraturan pemerintah terkait dengan kriteria dan syaratnya? Rumah layak huni adalah rumah yang memenuhi standar kelayakan untuk ditinggali. Dalam lingkungan perumahan, setiap negara memiliki peraturan pemerintah terkait dengan kriteria rumah yang dianggap layak huni.

Dan berikut kami akan jelaskan beberapa hal yang perlu Anda ketahui mengenai izin layak huni.

1. Apa yang dimaksud dengan izin kelayakan huni?

Izin layak huni, juga dikenal sebagai izin perumahan, adalah dokumen hukum yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah di wilayah tempat tinggal Anda (atau tempat rumah itu dibangun), setelah pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas. Tujuannya adalah untuk membuktikan bahwa properti tersebut memenuhi seluruh persyaratan dan ketentuan untuk dihuni sehingga penggunaannya tidak membahayakan penghuninya, serta pihak ketiga.

Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2020 memastikan bahwa setiap rumah yang akan dibangun harus memenuhi persyaratan teknis dan kriteria keamanan yang ditentukan oleh Badan Pengawasan Pembangunan Permukiman Nasional (BP2N). Peraturan ini juga memberikan pedoman mengenai tata ruang, tata guna lahan, dan penyediaan fasilitas umum yang memadai di lingkungan perumahan.

Lihat juga rekomendasi kami berbagai desain dinding yang sedang tren, klik untuk melihat lebih banyak pada tab Ruangan

2. Pesyaratan dan Cara Mengurus Izin Layak Huni?

SLF (Sertifikat Laik Fungsi) adalah bukti bahwa suatu bangunan telah diuji keandalannya dan telah memenuhi persyaratan kelaikan teknis sesuai fungsi bangunan. Dengan memiliki SLF berarti sebuah bangunan sudah diakui dan harapannya memberi rasa aman serta nyaman kepada penggunanya. Adapun kebutuhan dokumen untuk mengurus SLF adalah

1.Surat permohonan mengajukan SLF

2.Fotokopi indentitas pemohon atau penangung Jawab

        -WNI : Kartu Tanda Penduduk (KTP)

        -WNA : Kartu Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) atau VISA / Paspor

3.Jika bukan perseorangan, fotokopi akta Badan Hukum atau Badan Usaha

        -Akta pendirian dan perubahan (Kantor Pusat dan Kantor Cabang)

        -SK pengesahan pendirian dan perubahan yang dikeluarkan oleh instansi terkait

        -NPWP Badan Hukum

4.Fotokopi Bukti Kepemilikan Tanah

5.Fotokopi IMB (Ijin Mendirikan Bangunan)

6.Berita acara telah disetujui selesainya pelaksanaan bangunan dan sesuai IMB

7.Laporan Direksi Pengawas

8.Hardcopy dan softcopy gambar as built drawing

9.Untuk bangunan sedang dan tinggi, harus dilengkapi dengan Rekomendasi dan Berita Acara dari Instansi terkait tentang hasil uji coba instalasi dan kelengkapan bangunan.

10.Foto bangunan

11.Foto Sumur Resapan Air Hujan yang telah diselesaikan dengan gambar SRAH, ukuran dan perhitungan kebutuhan dan pelaksanaannya


 

Pada dasarnya bergantung spesifikasi dan klasifikasi bangunan, persyaratannya akan menyesuaikan. Misalnya untuk hunian sederhana apabila ingin mengajukan SLF hanya memerlukan:

-Foto copy KTP pemohon, atau KTP dan surat kuasa apanila dikuasakan

-Surat Pernyataan Pemeriksaan Kelaikan Fungsi Bangunan Gedung atau Rekomendasi dari Pengawas/MK

-Daftar Simak Pemeriksaan Kelaikan Fungsi Bangunan Gedung

-Dokumen as built drawings

-Dokumen IMB

-Dokumen administratif lainnya.


3. Tata Cara Penerbitan SLF (Sertifikat Laik Fungsi)

Setelah semua dokumen yang diperlukan lengkap, selanjutnya dapat diajukan ke Dinas yang berwenang dan menunggu hingga SLF diterbitkan.

Petugas akan melakukan pemeriksaan kelengkapan persyaratan permohonan penerbitan SLF. Apabila persyaratan permohonan telah lengkap, maka SLF akan diterbitkan paling lama 3 hari kerja setelah persyaratan dinyatakan lengkap. Apabila persyaratan belum lengkap, maka petugas menyampaikan bahwa SLF tidak dapat diterbitkan.

Anda sedang mencari ahli pipa dan saluran untuk rumah Anda? Lihat lengkap daftarnya di sini.

Berapa Biaya untuk Mengurusnya?

Biaya pengurusan Sertifikat Laik Fungsi adalah gratis alias tidak dipungut biaya apapun. Hal ini sesuai dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tetang Bangunan Gedung. Pembebasan biaya ini karena SLF merupakan sebuah jaminan yang diberikan pemerintah terhadap kelayakan dan keamanan bangunan yang akan ditempati ataupun disinggahi masyarakat.

4. Standar Kualitas Bangunan

Peraturan ini menetapkan standar minimum kualitas bangunan yang harus dipenuhi oleh setiap rumah agar dianggap layak huni. Beberapa faktor yang menjadi pertimbangannya seperti kekuatan struktur bangunan, kebersihan dan sanitasi, ventilasi udara yang cukup, ketersediaan sumber air bersih dan saluran pembuangan yang layak.

Peraturan Pemerintah Nomor 1 Tahun 2020 juga memastikan bahwa setiap rumah harus dibangun dengan bahan bangunan yang aman dan tahan lama. Ini bertujuan untuk melindungi penghuni dari risiko kebakaran, kerusakan struktural, dan bencana alam lainnya.

Karya arsitek interior kami menghasilkan berbagai proyek yang menakjubkan! Lihat lebih banyak pada tab Majalah dan klik di sini.

5. Sampai Kapan Berlakunya?

Masa berlaku SLF sendiri adalah 20 tahun untuk bangunan tempat tinggal dan rumah deret, serta tidak dapat perpanjangan. Untuk bangunan umum jangka waktunya hingga 5 tahun, dengan pengurusan perpanjangan dilakukan paling lambat 60 hari sebelum masa berlaku SLF berakhir.

Dan berikut beberapa manfaat SLF:

-Keberadaan sertifikat laik fungsi dapat memberikan perlindungan hukum yang pasti dan bisa diurus secara legal.

-Adanya sertifikat laik fungsi dapat membuat bangunan menjadi lebih layak dan diperhitungkan dengan matang.

-Penghuni akan lebih merasa aman karena legalitas bangunan sudah jelas.



Apakah Ada Sanksi?

Jika rumah tidak memenuhi kriteria rumah layak huni, pemerintah dapat memberikan sanksi berupa larangan pemakaian atau penutupan bangunan. Hal ini bertujuan untuk mendorong pemilik rumah untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas rumah mereka.

Bagaimana cara mengurus sertifikat laik fungsi? Simak ulasan lengkapnya di sini!

Butuh bantuan dengan projek Anda?
Hubungi kami!

Sorotan dari majalah