14 Arsitek Interior di Bandung

Area

Arsitek interior di Bandung

Paduan Barat dan Timur di bangunan kolonial bersejarah

Bandung dikenal sebagai salah satu kota dengan bangunan peninggalan era kolonial yang masih dipertahankan seperti aslinya dan berfungsi prima. Di antara bangunan-bangunan bersejarah itu adalah Villa Isola (Bumi Siliwangi) yang berlokasi di bagian barat Kota Kembang. Bangunan ini awalnya digagas oleh Dominique Willem Berrety, taipan media pendiri agen pers Aneta, sebagai vila atau rumah peristirahatannya. Desain Villa Isola dirancang oleh arsitek dan seniman asal Belanda, Wolff Schoemaker, terdiri dari rumah dan dua taman yang sangat luas di atas lahan seluas 120 ribu meter persegi. Bukan hanya luas lahan yang fantastis, waktu yang dibutuhkan untuk membangun villa juga termasuk fantastis pada saat itu, yaitu sekitar 6 bulan (Oktober 1932-Maret 1933).

Namun yang lebih fantastis lagi adalah penampilan Villa Isola secara keseluruhan. Bangunan rumah Villa Isola dulunya dikelilingi dua taman luas di sisi utara dan selatan, di mana rumah terletak tepat di tengah-tengahnya. Konon, arsitek Wolff Schoemaker merancangnya berdasarkan filosofi tradisional Jawa yaitu hunian yang berorientasi ke arah utara dan selatan untuk mencerminkan keseimbangan hidup. Sang arsitek memadukan nilai tradisional ini dengan gaya art deco yang saat itu sedang tren di Eropa dan AS.

Pondasi Villa Isola terbuat dari baja dan beton digunakan untuk mengisi rangka dan lantai di antara baja. Sementara fasad rumah tampak simetris dengan taman, tampak pada tangga setengah melingkar. Atap lantai dua dan tiga bagian tengah diapit dua struktur mirip mercu suar yang juga melingkar. Ruang keluarga di lantai satu dilengkapi sebuah jendela besar setengah lingkaran dan balkon berparapet dengan panorama kota. Ada pula kamar mandi dengan bentuk melingkar di area ini. Di lantai dua kamar tidur utama menghadap arah selatan dan dihubungkan dengan dua koridor ke teras barat dan timur. Selain menghubungkan ruang utama dengan teras, koridor timur dan barat juga menjadi semacam saluran untuk mengatur sirkulasi udara, mengisolasi suhu panas iklim tropis agar kamar tidur utama tetap sejuk di siang hari yang panas. Menurut sebuah catatan tentang Villa Isola, interior ruangan dihiasi oleh furnitur terbaik, ornamen mahkota Venesia, dan lukisan karya seniman-seniman terkenal. Ada juga sebuah bar yang lengkap dengan proyektor film.

Peran arsitek interior dalam arsitektur berkelanjutan

Sejak Januari 2017, pemerintah kota Jakarta dan Bandung telah memberlakukan peraturan baru dalam mendirikan bangunan, baik untuk bangunan besar maupun rumah tinggal. Izin Mendirikan Bangunan (IMB) akan diberikan bila bangunan telah mempraktikkan prinsip bangunan ramah lingkungan. Hal itu mencakup penggunaan lampu hemat energi, sistem toilet hemat air, daur ulang sistem pembuangan, komitmen terhadap penghijauan dan ruang terbuka hijau. Hal ini dapat diketahui melalui gambar kerja bangunan yang dipresentasikan pada institusi terkait dalam proses pengajuan IMB.

Menurut arti katanya, arsitek interior adalah sebuah profesi yang mempraktikkan arsitektur interior, sebuah proses perancangan interior berdasarkan persyaratan arsitektural. Arsitek interior bukan hanya wajib memahami kebutuhan, kualitas dan suasana ruang, konstruksi bangunan, aspek seni dan sains pendirian bangunan, memahami hubungan antara ruang dengan lingkungan sekitarnya, atau memiliki kemampuan kewirausahaan. Di beberapa negara, arsitek interior juga menjadi praktisi arsitektur berkelanjutan (sustainable architecture) bersertifikasi dalam renovasi bangunan lama sesuai kebutuhan pemilik baru dengan tanpa meninggalkan keaslian karakternya. Dengan keahlian ini, seorang arsitek interior memiliki keahlian untuk dilibatkan dalam upaya pelestarian bangunan bersejarah.

Selain itu, perubahan lingkungan mengakibatkan perubahan besar dalam arsitektur interior dan desain interior. Saat ini, bukan hanya warna cat dinding, jenis furnitur, atau warna karpet saja yang wajib dipikirkan oleh para desainer dan arsitek interior. Namun juga sumber energi yang digunakan, pemilihan lokasi, pemakaian air, dan pemilihan material. Perkembangan teknologi turut berperan dalam proses penemuan material bangunan baru dan konsep yang lebih efisien dalam desain interior tanpa mengurangi nilai estetika visual bangunan. Arsitektur berkelanjutan saat ini cenderung menjadi cara berpikir arsitek interior di negara-negara maju seperti Jerman, dan diprediksi akan terus berkembang dan meluas ke tempat lain di seluruh dunia.

Arsitek interior di kota Bandung saat ini telah menawarkan jasa dalam lingkup luas. Konsep pra rencana dan pemilihan tema desain dapat dilakukan klien/ pemilik bangunan bersama arsitek interior. Arsitek interior bukan hanya akan memvisualkan ide klien dalam bentuk gambar kerja tiga dimensi dan atau dua dimensi yang meliputi gambar eksterior, detil pondasi, gambar interior, spek tulangan, jaringan listrik, jalur pipa air bersih dan air kotor, dan hitungan penggunaan daya listrik. Ia juga capat membantu klien terkait pengajuan IMB dan membantu menyusun RAB (rencana anggaran biaya) pembangunan. Tarif standar arsitek interior yang berlaku di Kota Bandung saat ini adalah Rp. 30.000 sampai dengan Rp.100.000 per meter persegi.