3 Arsitek Interior di Semarang

Area

Mengapa menggunakan jasa interior desainer di Semarang?

Akurasi biaya dan efektifitas kerja adalah salah satu alasan utama menggunakan jasa desainer interior, termasuk di Semarang. Selain menghindari biaya yang tidak diperlukan, integrasi interior tentu lebih baik dikerjakan oleh ahlinya karena selain dari segi desain, desainer interior memiliki pengetahuan mendalam mengenai struktur ruangan, juga pemanfaatan dimensi dan bentuk ruang. Temukan jasa desainer interior yang berlokasi di Semarang, untuk mewujudkan desain sesuai keinginan anda. 

Arsitektur Kota Semarang

Seperti beberapa kota besar lain di Indonesia, Kota Semarang mempunyai kota tua. Kota tua selalu identik dengan bangunan lama bergaya Eropa peninggalan Belanda. Bangunan tua yang terkenal di Semarang adalah Lawang sewu. Bangunan ini dahulunya adalah sebuah kantor Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (perusahaan kereta api Hindia Belanda). Dibangun tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Saat ini Lawang Sewu dilindungi sebagai cagar budaya oleh pemerintah daerah kota semarang.

Namun kota tua tidak selamanya tua, seiring perkembangan arsitektur saat ini banyak sekali bertumbuhan bangunan-bangunan dengan konsep yang kekinian dan kontras dengan bangunan lama. Perkembangan ilmu arsitektur tidak hanya terlihat pada penampakan luar gedung saja, namun juga pada arsitektur interior yang indah, nyaman dan fungsional. Sehingga semakin kompleks sebuah bangunan dibuat semakin banyak pembagian kerja dan profesi yang terlibat di dalamnya. Ahli sipil, arsitek, arsitek interior dan desainer interior adalah contoh profesi dari imbas perkembangan arsitektur.

Apa beda antara arsitek, arsitek interior, dan desainer interior?

Arsitek

Arsitek adalah sebutan untuk orang yang ahli dalam merancang bangunan, termasuk di dalamnya lingkup interior ruangan, bangunan, kompleks bangunan, sampai lingkup kota. Sehingga dalam bekerja seorang arsitek mempertimbangkan aspek estetika, budaya dan sosial. Seorang arsitek terlibat langsung dalam perencanaan, merancang dan mengawasi konstruksi bangunan yang perannya memandu petugas di lapangan. Arsitek bekerja sama dengan banyak profesional industri seperti spesialis konstruksi dan surveyor, serta bekerja sama dengan pihak perencanaan setempat untuk memastikan semua dokumen hukum dalam pembangunan lengkap.

Seperti di negara lain, di Indonesia seorang arsitek profesional harus mempunyai sertifikat atau lisensi yang dikeluarkan oleh Ikatan Arsitek Indonesia.

Arsitek interior

Arsitek interior pada awalnya adalah sebuah subjek/cabang dari keilmuan arsitek yang lebih spesifik mempelajari bagian dalam dari sebuah bangunan. Arsitek Interior akan bertanggung jawab untuk ’memahami bagaimana interior sebuah bangunan dapat memenuhi kebutuhan orang-orang yang menggunakannya dan bagaimana menerapkan perubahan struktural untuk mengakomodasi kebutuhan penghuni yang berubah. Hal mendasar ini yang membedakan arsitek interior dengan desain interior. Seorang arsitek interior idealnya juga memiliki sertifikat yang dikeluarkan oleh Ikatan Arsitek Indonesia.

Desainer interior

Desainer interior adalah sebuah pekerjaan merancang/menata ruangan yang mempertimbangkan kebutuhan pemilik ruangan dengan mempertimbangkan sisi dekoratif termasuk di dalamnya memilih palet warna, furnitur, tanaman dan tekstil untuk mendekor ruangan. Pekerjaan ini relatif berbeda dari dunia arsitek namun seringkali terlibat dalam aspek arsitektur dan teknis dekoratif ruangan yang mendukung dalam kesuksesan pembuatan rumah. Seorang desainer interior profesional seharusnya memiliki sertifikat. Di Indonesia sertifikat ini bernama SKA yang dikeluarkan oleh LPJK melalui HDII (Himpunan Desainer Interior Indonesia)

Sertifikasi apa yang harus dimiliki oleh desainer interior

Sertifikat yang harus dimiliki oleh arsitek interior adalah SKA (Sertifikat Keahlian Arsitek) yang dikeluarkan oleh Ikatan Arsitek Idonesia (IAI) yang terdiri dari 13 kompetensi, yaitu:

1. Perancangan Arsitektur

Kemampuan menghasilkan rancangan arsitektur yang memenuhi ukuran estetika dan persyaratan teknis, dan yang bertujuan melestarikan lingkungan

2. Pengetahuan Arsitektur

Pengetahuan yang memadai tentang sejarah dan teori arsitektur termasuk seni, teknologi dan ilmu-ilmu pengetahuan manusia

3. Pengetahuan Seni

Pengetahuan tentang seni rupa dan pengaruhnya terhadap kualitas rancangan arsitektur

4. Perencanaan dan Perancangan Kota

Pengetahuan yang memadai tentang perancanaan dan perancangan kota serta ketrampilan yang dibutuhkan dalam proses perancanaan itu.

5. Hubungan antara Manusia, Bangunan dan Lingkungan

Memahami hubungan antara manusia dan bangunan gedung serta antara bangunan gedung dan lingkungannya, juga memahami pentingnya mengaitkan ruang-ruang yang terbentuk di antara manusia, bangunan gedung dan lingkungannya tersebut untuk kebutuhan manusia dan skala manusia.

6. Pengetahuan Daya Dukung Lingkungan

Menguasai pengetahuan yang memadai tentang cara menghasilkan perancangan yang sesuai daya dukung lingkungan.

7. Peran Arsitek di Masyarakat

Memahami aspek keprofesian dalam bidang Arsitektur dan menyadari peran arsitek di masyarakat, khususnya dalam penyusunan kerangka acuan kerja yang memperhitungkan faktor-faktor sosial.

8. Persiapan Pekerjaan Perancangan

Memahami metode penelusuran dan penyiapan program rancangan bagi sebuah proyek perancangan.

9. Pengertian Masalah Antar-Disiplin

Memahami permasalahan struktur, konstruksi dan rekayasa yang berkaitan dengan perancangan bangunan gedung.

10. Pengetahuan Fisik dan Fisika Bangunan

Menguasai pengetahuan yang memadai mengenai permasalahan fisik dan fisika, teknologi dan fungsi bangunan gedung sehingga dapat melengkapinya dengan kondisi internal yang memberi kenyamanan serta perlindungan terhadap iklim setempat.

11. Penerapan Batasan Anggaran dan Peraturan Bangunan

Menguasai keterampilan yang diperlukan untuk memenuhi persyaratan pihak pengguna bangunan gedung dalam rentang-kendala biaya pembangunan dan peraturan bangunan.

12. Pengetahuan Industri Kontruksi dalam Perencanaan

Menguasai pengetahuan yang memadai tentang industri, organisasi, peraturan dan tata-cara yang berkaitan dengan proses penerjemahan konsep perancangan menjadi bangunan gedung serta proses mempadukan penataan denah-denahnya menjadi sebuah perencanaan yang menyeluruh.

13. Pengetahuan Manajemen Proyek

Menguasai pengetahuan yang memadai mengenai pendanaan proyek, manajemen proyek dan pengendalian biaya pembangunan.

Interior desainer seperti apa yang Anda inginkan?

Memilih interior desainer cukup mudah, apalagi dengan perkembangan tekonologi informasi. Anda tinggal mencari di direktori arsitek dan melihat hasil karya mereka serta memilih yang sesuai dengan kepribadian dan selera Anda.

Namun memilih arsitek sebaiknya yang berlokasi dekat dengan lokasi pembangunan. Hal ini penting karena seorang interior desainer mengetahui kondisi lingkungan dan cuaca daerah lebih detail. Selain itu selama masa pembangunan si ahli akan lebih mudah melakukan pemeriksaan bangunan apakah sudah sesuai dengan perencanaan.

Homify memiliki banyak tenaga profesional seperti interior desainer di Semarang yang mumpuni di bidangnya baik arsitek maupun desainer interior, konsultasikan desain dan proses renovasi yang anda inginkan untuk mendapatkan rumah idaman anda.

Jasa apa yang biasanya disediakan oleh desainer interior di Semarang?

Penyedia jasa arsitek di Semarang biasanya hanya memberikan menu yang beragam menurut keinginan para konsumen. Jasa yang mereka tawarkan adalah penggambaran mulai desain fasad, denah ruang, 3D sampai dengan menghitung RAB (Rencana Anggaran Biaya).

Honor interior arsitek beragam tergantung dari tingkat pengalaman dan daerah mana mereka melakukan pekerjaan tersebut. Tarif jasa interior arsitek berada pada kisaran 3% s/d 7% dari RAB. Namun banyak juga yang menawarkan harga mulai Rp.25.000,- per meter persegi, tergantung dari fasilitas yang diberikan.