Atap landai: Ide desain, inspirasi & gambar

  1. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  2. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  3. Ad

Apa itu atap serambi?

Atap serambi (lean-to roof) adalah istilah yang digunakan untuk mendefinisikan jenis atap tunggal berbentuk miring dengan bagian puncaknya berhimpitan dengan dinding atau sebuah bangunan. Atap serambi sangat mudah ditemukan di sekitar kita, bahkan mungkin rumah Anda sendiri! Atap serambi juga lazim dikenal sebagai alternatif terjangkau dari sisi pembiayaan untuk memperluas area peneduh atau atap.

Beberapa orang memanfaatkan atap serambi sebagai gudang untuk menyimpan peralatan konstruksi, teras, garasi, atau ruang tambahan sederhana untuk berbagai keperluan. Pada bengunan yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan atau gudang, misalnya, atap serambi digunakan sebagai cara menambah luas ruangan secara cepat dan mudah. Ini karena atap serambi bisa dibangun cukup dengan memanfaatkan dinding ruangan yang telah berdiri sebelumnya. Pilihan lainnya untuk memanfaatkan ruang misalnya teras atap.

Selain proses pembangunannya yang mudah dan tidak mahal, atap serambi juga memiliki kelebihan lainnya. Lapisan tahan air bisa dianggap sebagai tidak penting, karena bentuk atap serambi yang miring akan memudahkan air hujan atau salju untuk meluncur turun ke bawah. Inilah mengapa atap serambi menjadi konstruksi yang cocok untuk segala iklim, baik iklim tropis dengan banyak curah hujan maupun iklim sub tropis dengan musim salju yang menusuk tulang.

Atap konservatori sebagai pengembangan atap serambi

Atap serambi bukan hanya berbentuk atap miring tunggal sederhana. Atap serambi juga bisa berbentuk seperti atap rumah pada umumnya, dan konstruski yang tepat bisa menambah nilai visual rumah dilihat dari sisi arsitektural. Atap konservatori adalah salah satu contoh yang paling tepat untuk itu.

Sesuai dengan namanya, atap konservatori didirikan untuk menaungi sebuah ruangan yang disebut ruangan konservatori. Sedangkan ruangan konservatori adalah sebutan untuk ruangan yang terdiri dari atap kaca dan dinding kaca, biasanya merupakan bagian tambahan yang berhimpitan dengan rumah utama di salah satu sisinya. Ruangan ini berfungsi sebagai ruangan untuk memelihara tanaman atau bisa juga sebagai ruangan untuk berjemur, lazim didirikan di area beriklim subtropis seperti Eropa. Ruangan konservatori memang tidak umum bagi masyarakat Indonesia, tetapi kita masih bisa melihatnya di rumah-rumah kuno yang dibangun di masa kolonial.

Sebagian besar atap konservatori terbuat dari struktur lis atap aluminium yang dirancang agar sesuai dengan bingkai bangunan dan berfungsi sebagai penyangga atap. Bentuk atap kaca pun disesuaikan agar dapat terpasang di antara lis atap aluminium untuk melengkapi konstruksi atap konservatori.

Ada dua macam bahan yang bisa digunakan sebagai material atap konservatori, yaitu:

1. Atap konservatori polikarbonat

Material ini cukup populer karena terbuat dari bahan plastik yang ringan dan ditawarkan dengan harga cukup murah. Meski terbuat dari plastik, atap polikarbonat kuat dan memiliki kualitas insulasi yang handal. Atap polikarbonat tersedia dalam beberapa pilihan ketebalan (mulai dari 16 sampai 35 mm), ukuran per lembar, dan warna. Tidak seperti kaca, atap polikarbonat cenderung memecah sinar matahari dan memiliki kemampuan kedap suara yang kurang mumpuni.

Kekurangan ini membuat atap polikarbonat kurang memuaskan sebagai material atap ruang konservatori yang akan digunakan secara reguler sebagai ruang bersantai atau ruang tamu. Bahan polikarbonat membuat hawa ruangan di bawahnya menjadi lebih panas dan memerlukan perawatan ekstra. Atap polikarbonat tidak sebening dan lebih mudah kotor dibandingkan atap kaca, lumut pun lebih mudah bermunculan di antara panelnya. Kondisi ini mengakibatkan atap polikarbonat perlu dibersihkan setiap satu atau dua kali setahun. Namun atap polikarbonat masih bisa jadi pilihan untuk ruang konservatori yang hanya digunakan sebagai tempat untuk memelihara tanaman hias atau berkebun.

2. Atap konservatori kaca

Meski harga atap kaca lebih mahal daripada atap polikarbonat, namun jenis atap ini lebih populer digunakan sebagai atap ruang konservatori yang akan digunakan secara reguler. Atap kaca lebih jernih sehingga memungkinkan lebih banyak cahaya masuk dalam ruangan. Atap kaca juga lebih fleksibel karena dapat disesuaikan dengan berbagai jenis bingkai, termasuk bingkai yang terbuat dari PVC maupun kayu. Berkat kemajuan teknologi, material kaca juga mengalami perkembangan dalam hal kemampuan mengatur banyaknya cahaya yang masuk dalam ruangan. Atap kaca juga memiliki daya insulasi yang lebih baik daripada atap polikarbonat. Saat ini juga telah tersedia produk atap kaca ganda dengan kemampuan meredam suara di sekitar ruang konservatori. Kemampuan ini sangat berguna khususnya bagi mereka yang tinggal di lingkungan bising atau ingin meminimalisir tingkat kebisingan. Atap kaca adalah pilihan terbaik untuk ruang konservatori yang akan digunakan dalam jangka panjang.

Cara membangun atap serambi

Apakah paparan di atas membuat Anda tertarik membangun atap serambi di tempat tinggal Anda? Sebelum membangun atap serambi, ada baiknya Anda memperhatikan hal-hal berikut ini.

Pertama, tetapkan lokasi di mana Anda hendak membangun atap serambi. Jika konstruksi ini dibangun di rumah Anda, sebaiknya Anda memberitahu para tetangga karena mungkin mereka akan terganggu dengan kebisingan saat proses pembangunan atap serambi dilaksanakan.

Kedua, ketahui apa yang ada di bawah tanah. Pembangunan atap serambi nyaris tak dapat dilakukan tanpa menggali tanah, entah untuk meletakkan pondasi beton, pondasi blok, atau pos lubang bumi (posthole). Jika ternyata ada jaringan pipa air, listrik atau kabel telepon di dalam tanah, Anda harus memberitahukan hal ini pada instansi terkait sebelum melakukan penggalian tanah.

Ketiga, membuat perencanaan. Seperti proses pembangunan konstruksi lainnya, pembangunan atap serambi juga memerlukan perencanaan. Tuliskan seberapa panjang dan lebar atap serambi, serta di mana atap serambi akan dipasang. Melalui perencanaan Anda dapat merinci apa metode yang diterapkan agar atap serambi tahan terhadap cuaca. Sudut atap serambi perlu dibuat sedemikian rupa agar air hujan tidak merembes ke dinding bangunan induk. Saluran pelimbahan sederhana mungkin perlu dibuat agar air tidak menggenangi area di bawah atap serambi.

Kemudian, Anda juga perlu menyiapkan bujet untuk membuat pondasi. Meski area yang akan dinaungi oleh atap serambi tidak luas, bukan berarti area itu tidak memerlukan pondasi. Pilihlah material pondasi yang sesuai dengan kondisi di sekitar dan sesuaikan dengan material pondasi bangunan induk.

Setelah menghitung jumlah material yang akan digunakan, hitunglah perkiraan biaya yang dibutuhkan. Lalu pesanlah semua material di toko bangunan langganan Anda.

Langkah-langkah membangun atap serambi:

1. Beri tanda lokasi di mana Anda ingin membangun atap serambi.

2. Ukur jarak sekitar dua meter dari bangunan induk dan gali lubang dalam untuk memasukkan pos lubang.

3. Buatlah pos lubang dan isi lubang dengan beton sesuai bentuk dan ukuran lubang.

4. Ambil jarak sekitar 0,9 meter dari pos lubang ini dalam satu garis yang sama, gali lubang, dan masukkan lubang pos kedua. Gunakan cara yang sama untuk membuat pos lubang ketiga dan keempat, usahakan agar jarak antara lubang-lubang itu sama.

5. Buat sebuah cekukan di atas pos Anda. Cekukan ini nantinya akan digunakan untuk meletakkan pos penyangga.

6. Selanjutnya, tempatkan pos penyangga ke dalam cekukan.

7. Setelah struktur ini siap, letakkan purlin logam pada bagian luar pos yang telah terpasang. Paku diperlukan agar purlin logam tidak mudah bergeser.

8. Kencangkan paku di sisi struktur yang telah siap. Gunakan mur berkualitas baik untuk memasang paku, karena Anda akan memasang bagian atas rafter atap di atasnya.

9. Pasang dua lembar papan di tiap ujungnya dengan cara dipaku, lalu letakkan papan di atas struktur. Sedangkan papan ketiga diletakkan di tengahnya.

10. Setelah itu, atur material atap dengan cara meletakkan papan kayu dengan jarak teratur seperti sebelumnya.

11. Perkirakan jumlah material atap pilihan Anda dan tempatkan di dasar struktur atap serambi. Kencangkan material pada tempatnya dengan mur menggunakan bor dan paku.

12. Terakhir, rapikan material yang menutupi bagian samping struktur. Kencangkan menggunakan mur, bor dan paku.

Tidak punya waktu untuk membuat atap serambi sendiri. Minta bantuan saja pada salah satu ahli profesional kami.