Halaman depan: Ide desain, inspirasi & gambar

  1. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  2. Ad
  3. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  4. Ad
  5. Ad
  6. Ad
  7. Ad
  8. Ad
  9. Ad
  10. Ad
  11. Ad

Hal-hal yang perlu dipertimbangkan sebelum membuat taman depan

Rasanya tidak lengkap jika sebuah rumah tidak mempunyai taman. Sebelum membuatnya, pemilik rumah sebaiknya memutuskan di mana taman akan dibuat. Taman di halaman depan bisa meningkatkan nilai visual rumah, demikian juga taman di halaman belakang. Jika pemilik rumah ingin taman menjadi area bersantai tanpa dilihat tetangga, lebih baik membuat taman di halaman belakang.

Sama seperti membuat rumah, membuat taman pun memerlukan perencanaan. Pemilik rumah sebaiknya merencanakan seberapa luas area yang akan ditanami tetumbuhan, dan mana area yang akan menjadi pelengkap taman. Unsur-unsur pelengkap seperti teras, patio (teras tanpa atap), jalan setapak, jalan kendaraan, area parkir, dan pagar harus dibuat lebih dulu sebelum menanami lahan dengan tanaman hias. Tujuannya agar tanaman hias tidak rusak akibat proses pengerjaan unsur-unsur pelengkap dan jenis tanaman bisa disesuaikan dengan kondisi yang ada.

Pemilik rumah juga sebaiknya mengenal karakter dan kondisi tanah di mana taman akan dibuat. Jika ingin menanam pohon, pemilik rumah harus mengetahui seberapa besar pohon itu akan tumbuh nantinya. Pohon yang terlalu besar bisa mengganggu penampilan taman akibat akar dan sulur yang menjalar di sana-sini, juga tidak cocok untuk taman berukuran kecil. Sekitar depan rumah, di depan jendela rendah dan teras adalah area yang cocok untuk ditanami tanaman hias. Unsur non tanaman seperti pot bunga, pot gantung, patung, kolam air mancur, atau lampu taman juga dapat mempercantik halaman depan. Pemilik rumah bisa berkonsultasi pada ahli atau desainer taman untuk merancang taman yang sesuai dengan idaman.

Memilih jenis tanaman hias

Selain mengenali karakter atau sifat lahan, ketersediaan sinar matahari sebaiknya juga menjadi pertimbangan sebelum menentukan jenis tanaman yang paling tepat. Halaman depan yang terpapar sinar matahari langsung sepanjang hari sebaiknya ditanami tanaman yang tahan terhadap panas. Beberapa di antaranya adalah kaktus, bunga kertas (bougenville), kamboja, palem, euphorbia, sanseviera (lidah mertua), kembang sepatu, bunga marigold, beringin, cemara norfolk, dan bunga geranium (tapak dara). Sedangkan tanaman yang kurang tahan sinar matahari adalah aglonema (sri rejeki), fuchsia, bunga soka, primrose, suplir, lavender, dan beberapa jenis anthurium.

Tanaman perdu atau semak juga bisa dipilih jika pemilik rumah ingin menghiasi halaman depan dengan figur patung yang terbuat dari tanaman. Tanaman air seperti teratai mini, melati air, dan bambu air bisa diletakkan dalam pot tanah liat atau pot batu untuk diletakkan di teras atau di tengah taman sebagai penyeimbang atau pusat perhatian di halaman depan. Bila pemilik rumah dan keluarga tidak punya banyak waktu untuk memelihara tanaman, menanami seluruh halaman depan dengan rumput tetap dapat menghijaukan rumah secara minimalis. Pilihlah rumput gajah jika halaman depan cenderung berdebu dan kering. Rumput jepang cocok untuk halaman yang ada di daerah lembab dan banyak terpapar sinar matahari.

Agar taman dan area parkir tampak serasi

Pembagian ruang adalah satu hal penting yang harus diingat jika pemilik rumah ingin membuat taman dan area parkir di halaman depan. Area parkir bisa diplester dengan semen atau paving. Agar lebih menarik secara visual, buatlah plester atau lapisan berpaving yang berkelok-kelok sesuai luas lahan. Deretan tanaman perdu atau tanaman hias kecil bisa menjadi pembatas alami yang sempurna untuk memisahkan dua area. Apabila ditanam mengikuti bentuk area berplester, hasilnya pasti lebih manis daripada tegak lurus.

Jangan dulu pesimis bila ternyata lahan yang tersedia tidak cukup luas untuk dua fungsi ini. Pemilik rumah bisa memilih grass block, atau paving berumput. Paving jenis ini telah tersedia di pasaran dalam beberapa variasi bentuk dan harganya pun terjangkau, yaitu sekitar Rp 18 ribu-Rp 19 ribu per biji. Mengingat rumput pada grass block ini akan sering mendapat beban berat kendaraan atau aktivitas lalu lalang, perlu dipilih jenis rumput yang kuat seperti rumput gajah mini. Pemilik rumah bisa menambahkan pemanis berupa tanaman dalam pot di sudut atau teras. Pintu garasi sebaiknya menampilkan gaya yang serasi dengan gaya taman halaman depan agar tercipta kesinambungan.

Jalan setapak

Jalan setapak yang membelah halaman depan menjadi akses masuk dari pagar ke pintu depan sekaligus unsur buatan yang memperindah taman. Umumnya jalan setapak terbuat dari bahan batu bata, batu alam, atau konblok. Pemilik rumah dapat memilih bahan yang sesuai dengan gaya taman dan fasad rumah. Rumah gaya minimalis, misalnya, paling serasi dengan jalan setapak dari bahan konblok atau semen yang beraksen lurus. Batu-batu kecil bisa dihamparkan di sekitar jalan setapak untuk memisahkan area ini dengan halaman berumput. Pemilihan bentuk dan warna batu-batu kecil sebaiknya diperhatikan agar dapat menonjolkan kontur jalan setapak dan menjadi fitur yang menarik perhatian di taman minimalis.

Cara memaksimalkan halaman depan sempit

Baik halaman depan luas maupun sempit, dua-duanya bisa cantik dengan penataan yang seimbang dan seksama. Berikut ini adalah beberapa tips agar halaman depan rumah semakin menyenangkan dilihat setiap saat:

1. Membuat jalan setapak

Jalan setapak bukan hanya berfungsi sebagai sarana untuk menuju pintu depan dari pagar. Pemilihan jalan setapak dari bahan batu alam bertekstur atau susunan batu bata dapat menghidupkan suasana taman halaman depan.

2. Kelompok tanaman

Halaman depan sempit kurang memungkinkan untuk menanam tanaman dalam jumlah banyak. Tanam atau tatalah tanaman hias berbunga atau berdaun hijau dalam kelompok besar. Ini akan menimbulkan kesan rimbun dan teduh pada halaman depan yang tak seberapa luas.

3. Deretan tanaman di sekitar teras

Alternatif lainnya adalah menanam tanaman hias di sekitar tepi teras atau patio. Tanaman hias di area ini sebaiknya berdaun kecil, bisa juga tanaman berbunga warna-warni yang serasi dengan warna fasad rumah.

4. Gunakan boks tanaman

Fungsi boks tanaman sama dengan pot, bedanya kita bisa menanam lebih dari satu tanaman di dalamnya. Tanaman dalam boks sebaiknya terdiri dari satu jenis tanaman saja dan tidak terlalu banyak, maksimal tiga batang agar pertumbuhan tanaman tidak terganggu. Boks tanaman bisa diletakkan di sekitar pagar, teras, atau area di mana mata seseorang bisa melihatnya dengan jelas.

5. Memadukan aneka tekstur

Pemilik rumah juga bisa menggabungkan semua unsur di halaman depan, mulai dari tanaman, batu alam, batu-batu kecil, batu bata, tanaman bunga, sampai rumput. Keseimbangan perlu diperhatikan agar jangan sampai satu unsur tampak mendominasi, sehingga kehadiran unsur lain nyaris tak terlihat. Penggunaan berbagai unsur dalam taman juga mengandung risiko tinggi. Terlalu banyak unsur bisa membuat suasana taman terkesan tumpang tindih dan berantakan. Untuk menghindarinya, lebih baik gunakan satu unsur saja di halaman depan. Misalnya dengan menanam rumput saja, atau bebatuan saja tanpa rumput ala taman Zen.