Kabin: Ide desain, inspirasi & gambar

  1.  Kabin by Ekeko arquitectura
    Ad
  2.  Kabin by Emma Sánchez Miranda Interiorismo
  3. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  4.  Kabin by Casabella
    Ad
  5.  Kabin by THULE Blockhaus GmbH
    Ad
  6.  Kabin by Casabella
    Ad
  7.  Kabin by Nomade Arquitectura y Construcción spa
    Ad
  8. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  9.  Kabin by THULE Blockhaus GmbH
    Ad
  10.  Kabin by THULE Blockhaus GmbH
    Ad
  11.  Kabin by Casabella
    Ad
  12.  Kabin by Nomade Arquitectura y Construcción spa
    Ad
  13.  Kabin by Nomade Arquitectura y Construcción spa
    Ad
  14.  Kabin by Nomade Arquitectura y Construcción spa
    Ad
  15.  Kabin by Juan Carlos Loyo Arquitectura
  16.  Kabin by Finnscania Blockhausfabrik
  17.  Kabin by Tatiana Ivanova Design
  18.  Kabin by Finnscania Blockhausfabrik
  19.  Kabin by Woody-Holzhaus - Kontio
  20.  Kabin by Nomade Arquitectura y Construcción spa
    Ad
  21.  Kabin by Nomade Arquitectura y Construcción spa
    Ad
  22.  Kabin by arquiroots
    Ad
  23.  Kabin by HERRERA ARQUITECTOS
    Ad
  24.  Kabin by ELOARQ
  25.  Kabin by ELOARQ
  26.  Kabin by THULE Blockhaus GmbH
    Ad
  27.  Kabin by THULE Blockhaus GmbH
    Ad
  28.  Kabin by THULE Blockhaus GmbH
    Ad
  29.  Kabin by THULE Blockhaus GmbH
    Ad
  30.  Kabin by THULE Blockhaus GmbH
    Ad
  31.  Kabin by THULE Blockhaus GmbH
    Ad
  32.  Kabin by THULE Blockhaus GmbH
    Ad
  33.  Kabin by THULE Blockhaus GmbH
    Ad

Sejarah singkat pondok kayu/log cabin

Pondok kayu (log cabin) adalah istilah untuk hunian yang terbuat dari kayu gelondongan dan tidak berstruktur detil sebagaimana rumah kayu. Pondok kayu merupakan rumah yang didirikan generasi pertama masyarakat kuno Eropa dan Amerika. Menurut sejarah, pondok kayu diperkirakan pertama kali didirikan di Eropa Utara pada Abad Perunggu (sekitar 3500 SM). Sejarawan C.A Weslager menyebutkan bahwa bangsa Eropa kuno membangun beberapa bentuk pondok kayu dengan metode penebangan kayu yang berbeda. Sedangkan bahan kayu yang digunakan adalah kayu gelondongan (berbentuk bulat). Pondok kayu kuno umumnya dibangun tanpa menggunakan paku, hanya terdiri dari satu ruangan berukuran 3 x 6 meter, dan memiliki paling tidak satu jendela.

Di masa modern, pondok kayu biasa didirikan di halaman sebagai sarana peristirahatan atau ruang kerja di rumah. Di Eropa dan Amerika, keluarga kelas menengah ke atas biasa membangun pondok kayu di halaman sebagai sarana bermain untuk anak-anak. Pondok kayu juga dibangun di tengah hutan atau daerah terpencil di atas tanah milik keluarga yang berfungsi sebagai tempat berisitrahat atau berlibur di akhir pekan atau liburan. Pondok kayu untuk berlibur biasanya dilengkapi tempat tidur, atau kamar tidur berukuran kecil dan disesuaikan dengan ukuran pondok kayu.

Pondok kayu di Indonesia

Saat ini pondok kayu juga telah dikenal di Indonesia, meski masih ada pihak yang menyamakan pengertian pondok kayu dengan rumah kayu. Pondok kayu dengan karakteristik seperti di atas biasanya bisa kita temukan di lereng gunung sebagai sarana peristirahatan untuk para pendaki gunung. Pondok kayu semacam ini didirikan di beberapa titik pos pendakian dan dibangun secara swadaya oleh penduduk sekitar dan menjadi fasilitas publik. Ukuran pondok kayu tidak besar, kurang lebih sama dengan ukuran pondok kayu kuno Eropa. Selain itu ada juga bangunan yang mirip pondok kayu, yaitu saung yang lazim didirikan di tengah sawah sebagai sarana perisitrahatan untuk para petani saat menggarap sawahnya. Namun saung umumnya menggunakan material bambu, baik untuk dinding, tiang, maupun atapnya. Ukuran saung lebih kecil daripada pondok kayu di gunung karena harus menyesuaikan dengan ukuran lahan di tengah sawah yang biasanya sangat minim.

Bentuk dan material alami pondok kayu digunakan banyak kalangan pelaku bisnis sebagai daya tarik untuk menjual produk atau layanan mereka. Pondok kayu menjadi konsep hunian untuk tamu sebuah penginapan atau hotel, baik di tepi pantai atau di daerah pegunungan. Kayu gelondongan tidak digunakan sebagai bahan utama pondok kayu semacam ini, melainkan kayu yang sudah diolah dalam bentuk papan kayu dan telah difurnish. Beberapa orang menyebut pondok kayu semacam ini sebagai bungalow. Selain furnitur serba kayu, bungalow telah dilengkapi dengan kamar mandi atau dapur kecil di dalamnya.

Rumah makan atau restoran berkonsep pondok kayu sangat mudah ditemukan, khususnya di sekitar Pulau Jawa. Biasanya tanpa kursi, hanya meja panjang di mana para tamu bisa duduk bersila di sekelilingnya. Pondok kayu semacam ini tersebar di beberapa titik di lokasi restoran dan lazim digunakan para tamu yang ingin privasi mereka terjaga saat bersantap di restoran itu. Ukuran pondok kayu untuk restoran juga lebih kecil daripada pondok kayu kamar hotel. Di beberapa daerah, pondok kayu juga didirikan sebagai sarana ibadah untuk umat Muslim yang disebut mushola. Mushola berukuran lebih kecil daripada masjid dan biasa didirikan di tempat umum sebagai sarana ibadah bagi orang-orang yang sedang berada atau beraktivitas di tempat umum tersebut.

Di Indonesia, mendirikan pondok kayu untuk berbagai keperluan kini lebih mudah karena perusahaan produsen pondok/ rumah kayu knock down telah bermunculan di beberapa kota besar. Pondok kayu knock down mirip dengan rumah prefabrikasi, yaitu bagian-bagiannya sudah dibuat di pabrik dan siap dirakit di lokasi pendirian. Pondok kayu juga bisa dibuat berdasarkan pesanan. Jenis kayu yang digunakan untuk membuat kayu adalah kayu kelapa atau kayu jati, meski ada juga produsen pondok kayu yang memanfaatkan jenis kayu lainnya. Harga pondok kayu knock down ditentukan berdasarkan ukurannya, yaitu Rp 2 juta sampai Rp 2,5 juta per meter persegi. Beberapa pondok kayu yang banyak ditawarkan dan diminati masyarakat adalah pondok kayu ukuran 6 x 5 meter, 6 x 6 meter, dan 6 x 8 meter.

Kelebihan dan kekurangan

Apa saja kelebihan dan kekurangan pondok kayu sebagai sarana yang akan berfungsi sesuai keinginan pemiliknya? Paparan di bawah ini bisa menjadi pencerahan Anda.

Kelebihan:

1. Suhu udara dalam pondok kayu tetap sejuk meski cuaca di luar sedang panas. Namun ini hanya bisa terjadi jika lantai pondok kayu berada beberapa senti di atas tanah dan tidak menyentuh permukaan tanah.

2. Lebih menarik secara visual. Apapun furnish yang digunakan, pondok kayu tampak lebih menarik dan bernuansa alami di mana saja bangunan ini didirikan.

3. Mendirikan pondok kayu knock down tidak membutuhkkan waktu lama seperti mendirikan bangunan berukuran sama dengan cara konvensional.

4. Bisa menjadi nilai lebih sebuah tempat usaha (restoran atau hotel) dan membuat para tamu tertarik mengunjunginya.

5. Pondok kayu bisa dimiliki cukup dengan memesannya pada produsen pondok kayu. Ukuran dan desainnya bisa dibuat sesuai keinginan Anda.

Kerugian:

1. Furnish pondok kayu harus dirawat secara teratur agar tidak mudah pudar dan mencegah pondok kayu kehilangan keindahannya.

2. Pondok kayu untuk sarana rekreasi keluarga harus didirikan di tanah milik sendiri. Seseorang harus memiliki halaman yang cukup luas untuk mendirikan pondok kayu.

3. Biaya untuk mendirikan pondok kayu knock down bisa lebih mahal dibandingkan mendirikan bangunan dengan luas yang sama secara konvensional.

4. Jika salah satu bagian pondok kayu rusak dan perlu diganti, penggantinya sebaiknya memiliki tekstur dan furnish yang sama. Jika tidak, tampilan pondok kayu akan tampak janggal.

Butuh inspirasi untuk merancang pondok kayu idaman Anda? Beberapa karya ahli kayu kami mungkin bisa menjadi panduan Anda.