Koridor dan lorong

  1. Chalkboard Wall at Foyer Area:  Koridor dan lorong by March Atelier
  2. :  Koridor dan lorong by CV Leilinor Architect
  3. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  4. Interior - Tangga & Koridor:  Koridor dan lorong by SODA Indonesia
  5. MJ Modern farmhouse Citra Garden:  Koridor dan lorong by Lighthouse Architect Indonesia
  6. Modern Masculine house:  Koridor dan lorong by Exxo interior
    Ad
  7. Sudut Bawah:  Koridor dan lorong by CASA.ID ARCHITECTS
    Ad
  8. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  9. Foyer:  Koridor dan lorong by Atelier BAOU+
    Ad
  10. Adapted To Present:  Koridor dan lorong by AIGI Architect + Associates
  11. Adapted To Present:  Koridor dan lorong by AIGI Architect + Associates
  12. Adapted To Present:  Koridor dan lorong by AIGI Architect + Associates
  13. Koridor Menuju Dapur:  Koridor dan lorong by POWL Studio
    Ad
  14. Apartment Landmark II - Tipe  2 Bedroom (Design I):  Koridor dan lorong by POWL Studio
    Ad
  15. LV Residence:  Koridor dan lorong by EquiL Interior
  16. :  Koridor dan lorong by INERRE Interior
  17. Apartment Landmark II - 2 Bedroom (Design II):  Koridor dan lorong by POWL Studio
    Ad
  18. Ruang Keluarga Atas:  Koridor dan lorong by alexander and philips
  19. Ruang Keluarga Atas:  Koridor dan lorong by alexander and philips
  20. Kaaisungan Sibarrung:  Koridor dan lorong by Pr+ Architect
  21. Light Classic:  Koridor dan lorong by AIGI Architect + Associates
  22. Modern Minimalist House:  Koridor dan lorong by CV Leilinor Architect
  23. :  Koridor dan lorong by CV Leilinor Architect
  24. Foyer:  Koridor dan lorong by Lighthouse Architect Indonesia
  25. Classic Residential:  Koridor dan lorong by CV Leilinor Architect
  26. :  Koridor dan lorong by SAE Studio (PT. Shiva Ardhyanesha Estetika)
  27. Karaoke entrance and public hall:  Koridor dan lorong by VaDsign
  28. Karaoke entrance and public hall:  Koridor dan lorong by VaDsign
  29. Karaoke entrance and public hall:  Koridor dan lorong by VaDsign
  30. Karaoke entrance and public hall:  Koridor dan lorong by VaDsign
  31. Split & Slope (Edible) Garden House:  Koridor dan lorong by sigit.kusumawijaya | architect & urbandesigner
  32. Rumah Kebun Mandiri Pangan (Food Self-Sufficiency House):  Koridor dan lorong by sigit.kusumawijaya | architect & urbandesigner
  33. Rumah Beranda - Green Boarding House:  Koridor dan lorong by sigit.kusumawijaya | architect & urbandesigner

Apa fungsi koridor di rumah?

Area masuk rumah adalah area pertama yang akan anda kunjungi saat anda membuka pintu dan memasuki rumah. Ini adalah tempat dimana anda akan singgah sejenak sebelum pergi serta menyimpan berbagai barang untuk kegiatan luar ruangan. Maka wajar jika koridor menjadi bagian penting yang membentuk kesan pertama rumah, sehingga sebagai bagian yang terkoneksi dengan pintu anda perlu memikirkan ide desain yang memukau.

Area masuk rumah kurang lebih pun begitu. Koridor secara spesifik adalah sebutan untuk ruang kecil memanjang yang menghubungkan beberapa area berbeda dalam rumah. Tentu tergantung situasi dan kondisi, anda dapat memiliki salah satu di antara koridor dan lorong saja, misalnya ketika membuka pintu anda dapat langsung terhubung juga dengan ruang tamu untuk menghemat ruang. Mari kita lihat terlebih dahulu seperti apa rumah anda.

Rumah di Indonesia cenderung berdimensi kecil dan memiliki pagar yang tidak terlalu tinggi. Saat anda membuka pintu gerbang, anda akan melihat halaman, kemudian berjalan melalui lantai ke area tinggal. Namun terkadang untuk menjaga privasi tiap anggota keluarga yang cenderung lebih sering menghabiskan waktu di ruang berbeda di dalam rumah, tiap ruang tidak terhubung langsung satu sama lain tapi dihubungkan dengan koridor.

Bagaimana cara menemukan koridor dan pintu yang tepat untuk rumah saya?

Seperti yang disebutkan diatas, ada baiknya anda menyesuaikan area masuk rumah dan koridor dengan gaya anda. Jika anda mengutamakan fungsionalitas dalam desain rumah yang cenderung sederhana dan tidak terlalu mencolok, maka anda dapat mencoba desain modern untuk area masuk rumah anda, baik pintu maupun koridor. Atau anda dapat juga mencoba gaya minimalis.

Namun, tentu pastikan juga desainnya sesuai dengan kebutuhan dan minat anda. Misalnya jika anda ingin menciptakan atmosfer kreatif dan hangat, anda dapat menggantungkan lukisan favorit anda pada dinding koridor. Jika anda memiliki anak terutama balita, maka sebaiknya area tersebut dibuat lebih lebar untuk memberikan ruang gerak lebih banyak.

Bagaimana cara menemukan tenaga ahli koridor di homify?

Cara termudah adalah untuk melihat koridor dan teras yang ada di homify, cukup melihat di halaman bersangkutan dan melihat-lihat foto desain yang adna sukai. Tentu, yang anda suka dapat dengan mudah disimpan dalam buku ide anda sendiri yang mudah diorganisir. Jika memang sudah memiliki cukup dana untuk membangun atau merenovasi maka anda dapat berkonsultasi dengan arsitek atau arsitek interior pilihan anda.

Desain semacam apa yang menggunakan koridor dalam desain?

Baik rumah kecil maupun besar dapat menempatkan apa saja di area depan pintu dan koridor, namun tentu kebanyakan orang di Indonesia memilih desain rumah kecil yang lebih terjangkau dan nyaman dibandingkan memiliki rumah besar yang kurang kokoh karena kekurangan bujet. Jadi bagaimana cara mengaturnya?

Pertimbangkan ukuran ruangan anda, dan ambil keuntungan yang ada pada jarak antar ruang. Misalnya jika ada kemungkinan untuk mengatur kotak sepatu di pojok ruangan dekat pintu masuk, maka hal tersebut dapat menghemat ruang. Atau lebih baik lagi, jika ada ruang penyimpanan yang dibangun di dalam dinding sehingga anda tidak mengurangi area ruang gerak.

Meskipun sesungguhnya koridor hanya penghubung ruang yang memberikan ruang gerak, namun mendekorasi area ini sangat kami sarankan. Selain itu penting diperhatikan agar area ini memiliki ventilasi dan pencahayaan yang cukup.

Apa pro dan kontra menambahkan pintu masuk?

Kelebihannya adalah, melindungi privasi pemilik rumah. Pintu geser misalnya mencegah tamu untuk memiliki akses langsung ke ruang keluarga saat membuka pintu rumah. Selain itu tamu dapat menunggu di area ini saat menunggu anda bersiap keluar rumah. Kekurangannya hal ini dapat mempengaruhi sirkulasi udara dan temperatur, yang tentu menjadi pertimbangan hunian di Indonesia yang bersuhu relatif tinggi.