Ruang keluarga mediteran: Ide desain interior, inspirasi & gambar

  1.  Ruang Keluarga by TATO DESIGN:タトデザイン株式会社
  2.  Ruang Keluarga by TG Studio
  3. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  4.  Ruang Keluarga by studioIDEAM
    Ad
  5.  Ruang Keluarga by Lara Pujol  |  Interiorismo & Proyectos de diseño
  6.  Ruang Keluarga by JR Arquitectos
    Ad
  7.  Ruang Keluarga by Nice home barcelona
  8. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  9.  Ruang Keluarga by PORTO Arquitectura + Diseño de Interiores
  10.  Ruang Keluarga by Nice home barcelona
  11.  Ruang Keluarga by Nice home barcelona
  12.  Ruang Keluarga by INTERPRIKA
  13.  Ruang Keluarga by Decoropravocê - Decoração ao seu alcance.
    Ad
  14.  Ruang Keluarga by студия Design3F
  15.  Ruang Keluarga by Home & Haus | Home Staging & Fotografía
  16.  Ruang Keluarga by İdea Mimarlık
  17.  Ruang Keluarga by 50GR Mimarlık
  18.  Ruang Keluarga by Evinin Ustası
  19.  Ruang Keluarga by ROAS ARCHITECTURE 3D DESIGN
  20.  Ruang Keluarga by Vox Design
  21.  Ruang Keluarga by İBRAHİM TOPAL YAPI & MİMARLIK
  22.  Ruang Keluarga by 50GR Mimarlık
  23.  Ruang Keluarga by INTERPRIKA
  24.  Ruang Keluarga by homify
  25.  Ruang Keluarga by Laura Yerpes Estudio de Interiorismo
  26.  Ruang Keluarga by JR Arquitectos
    Ad
  27.  Ruang Keluarga by  Live Sumai - アズ・コンストラクション -
  28.  Ruang Keluarga by Nice home barcelona
  29.  Ruang Keluarga by Helô Marques Associados
  30.  Ruang Keluarga by Ebru Erol Mimarlık Atölyesi
  31.  Ruang Keluarga by Equipe Ceramicas
  32.  Ruang Keluarga by AIS Designs
  33.  Ruang Keluarga by TATO DESIGN:タトデザイン株式会社

Mendesain area sosial menjadi ruang tamu gaya Mediteran

Mengapa rumah perlu ruang tamu?

Dalam arsitektur Barat, ruang tamu (living room) adalah ruangan di sebuah rumah tinggal atau apartemen untuk bersantai dan bersosialisasi. Istilah ruang tamu (living room) pertama kali diperkenalkan di awal abad ke -20. Ruangan ini disebut juga ruang duduk mengingat fungsinya sebagai ruangan untuk bersosialisasi dengan duduk di kursi. Ada juga yang menyebutnya sebagai ruang depan, mengingat letaknya yang berada persis di dekat pintu depan. Di rumah-rumah besar yang dibangun di masa lalu, ruang tamu pribadi disediakan di dekat kamar tidur, misalnya Queen's Sitting Room dan Lincoln Sitting Room yang ada di Gedung Putih (White House).

Penataan ruang tamu sangat dipengaruhi oleh budaya di masing-masing negara. Bila ruang tamu ala Barat dilengkapi sofa, kursi-kursi, meja kopi, lampu meja, dan perapian, maka ruang tamu tradisional Jepang dilengkapi dengan semacam tikar atau alas duduk yang disebut tatami. Singkatnya, penataan ruang tamu mencerminkan karakter dan selera pemilik rumah terhadap estetika visual. Oleh karena itu, adalah sebuah hal yang wajar jika pemilik rumah di mana saja (termasuk Indonesia) menata ruang tamu mereka dengan berbagai cara agar tidak terlihat memalukan di mata para tamu yang datang berkunjung. Di beberapa negara, ruang tamu juga berfungsi sebagai ruang keluarga yang terintegrasi dengan ruang makan dan dapur. Penataan ruang semacam ini disebut interior open plan, yang biasanya diterapkan di rumah dengan dimensi yang tidak luas. Dengan cara ini komunikasi antar penghuni rumah dan komunikasi antara tamu dengan penghuni rumah lainnya akan lebih terbuka, mengingat tiadanya dinding yang membatasi tiap ruangan.

Di dunia desain interior, gaya Mediteran ditujukan pada gaya interior yang berasal dari kawasan Mediterania. Sebuah kawasan yang memanjang dari pesisir pantai Spanyol sampai Turki di sekitar tepian Laut Mediterania (Laut Tengah). Pemandangan laut, pantai berpasir putih, dan hangatnya sinar matahari adalah unsur-unsur alam yang mengilhami gaya Mediterania. Bila Anda adalah penyuka warna-warna ceria dan dekorasi ruangan secara detil, inilah gaya interior yang sempurna untuk ruang tamu Anda.

Apa saja yang perlu diperhatikan saat mendesain ruang tamu Mediteran?

Perubahan alam sekitar membuat kita harus sigap dalam menyesuaikan diri. Bila para pendahulu kita menikmati nyamannya tinggal di rumah besar, kita yang hidup di masa modern harus menerima kenyataan tinggal di rumah-rumah mungil akibat semakin terbatasnya lahan. Namun para pendahulu kita juga mengajarkan untuk menerima perubahan itu dengan cara beradaptasi, dengan tujuan agar tak banyak energi yang terbuang percuma untuk menolak perubahan. Lagipula, gaya Mediteran adalah gaya yang fleksibel untuk diterapkan di mana pun, baik di ruang tamu kecil atau besar.

Inilah beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan ketika mendesain ruang tamu gaya Mediteran.

1. Tidak harus mewah dan mahal

Fakta bahwa gaya Mediteran berasal dari luar negeri sering kali membuat kita mengira bahwa gaya ini identik dengan perabotan mahal dan berkelas tinggi. Menurut catatan sejarah, gaya Mediteran adalah inspirasi yang didapat para bangsawan di masa lalu dari masyarakat biasa penghuni pesisir Mediterania. Jadi kita tak perlu memaksakan diri untuk membeli perabotan baru ketika ingin mengubah gaya interior ruang tamu menjadi gaya Mediteran. Cukup gunakan atau padu padankan apa saja yang sudah tersedia. Misalnya dengan mengganti kain pelapis sofa lama dengan warna-warna khas Mediteran yang disebutkan di bawah ini. Konsultasikan pada arsitek kepercayaan anda dari homify untuk memastikan hasil yang optimal.

2. Terang dan cerah

Kawasan Mediteran adalah bagian dari planet Bumi yang disinari matahari sepanjang tahun, tak jauh beda dengan Nusantara. Sinar matahari dipandang sebagai anugerah sehingga diabadikan dalam bentuk warna-warna terang pada gaya interior Mediteran. Biru, biru hijau (turqoise), kuning, pink, jingga, coklat muda, dan merah adalah warna-warna yang menjadi ciri khas interior Mediteran. Bisa diaplikasikan sebagai aksen dinding, tekstil, atau elemen dekorasi lain seperti lukisan, pernak-pernik, tirai, bantal kursi, atau karpet. Paduan warna biru dan putih sebagai dekorasi dinding sudah cukup mewakili sentuhan Mediteran, apalagi bila ditambah dengan jendela lengkung dan berkisi-kisi. Bingkai kusen pintu dan jendela lengkung saat ini mudah didapatkan di pasaran, dengan harga yang ditetapkan berdasarkan jenis kayunya. Bingkai dari bahan kayu jati adalah yang paling mahal, yaitu sekitar Rp 1 juta 430 ribu untuk kusen lengkung daun jendela berukuran 6x15 meter, dan Rp 1 juta 900 ribu untuk kusen lengkung daun pintu berukuran 6x15 meter.

3. Memadupadankan

Ruang tamu yang tidak luas sebaiknya tidak dijejali perabotan yang terlalu besar. Bila hal ini tak bisa dihindari, maka batasilah keberadaan benda-benda pajangan sebagai penghias ruang tamu. Kami sarankan benda-benda pajangan itu sebaiknya berwarna cerah atau memiliki detil rumit dan jumlahnya tidak lebih dari satu, misalnya patung kayu khas Bali dengan furnishing transparan atau berwarna cerah. Mengingat gaya Mediteran adalah gaya interior yang menonjolkan ornamen sebagai dekorasi, kursi tamu ukir kayu Jepara bisa menjadi sentuhan lokal penarik perhatian bila dipadukan dengan bantalan berwarna cerah. Harga kursi tamu ukir kayu semacam ini mencapai Rp 2 juta sampai Rp 3 juta. Namun, Anda juga bisa memanfaatkan dan memfurnish ulang kursi tamu antik milik kakek dan nenek.

4. Keterkaitan dengan alam

Tanaman hias memiliki peran penting dalam membentuk atmosfer Mediterania. Bukan hanya di taman tapi juga di dalam ruangan, yang merefleksikan kecintaan individu pada alam sekitarnya. Ini pun tidak sulit dilakukan karena beberapa jenis tanaman Mediteran dapat ditemukan dengan mudah di sekitar kita. Tanaman sansvieria adalah jenis tanaman yang kami rekomendasikan dekorasi indoor karena memiliki segudang manfaat. Sansvieria dapat membantu mengurangi tingkat radiasi di dalam rumah, melepaskan O2 yang baik untuk kesehatan paru-paru, dan memiliki aroma khas. Dalam gaya Mediteran aroma dianggap sebagai elemen yang sama pentingnya dengan penataan ruang dalam upaya menumbuhkan kenyamanan dan ketenangan hunian.