Ruang penyimpanan wine: Ide desain, inspirasi & gambar

  1. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  2. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  3. Ad
  4. Ad
  5. Ad
  6. Ad

Fakta dan Fungsi Ruang Penyimpanan Anggur

Minum anggur sebagai gaya hidup

Ruang penyimpanan anggur (wine cellar) adalah ruangan yang berfungsi untuk menyimpan anggur, baik yang dikemas dalam botol maupun tong. Anggur yang dimaksudkan di sini adalah jenis minuman beralkohol alami dari fermentasi buah anggur, biasa disajikan dalam acara jamuan resmi atau untuk konsumsi sehari-hari. Dalam sudut pandang Barat, seseorang minum anggur dilakukan bukan untuk mendapat efek memabukkan, melainkan sudah menjadi bagian dari tata cara bersosialisasi. Tentu saja dengan memperhatikan takaran anggur yang layak agar perbincangan tetap menyenangkan dan masuk akal, meski dilakukan di bawah pengaruh alkohol.

Belum ada literatur yang mencatat tentang sejak kapan orang mulai membuat ruang penyimpanan anggur. Sebuah sumber mengatakan, manusia telah mulai membuat ruang penyimpanan anggur sejak 3700 tahun yang lalu. Yang jelas, gua-gua telah menjadi ruang penyimpanan anggur generasi pertama masyarakat Eropa. Alasannya, suhu udara konstan di dalam gua sangat cocok untuk membiarkan anggur terfermentasi tanpa gangguan dari luar. Mengingat lokasi gua yang tidak selalu dekat dengan rumah dan jumlah gua yang semakin sedikit, akhirnya orang-orang mulai membangun ruang penyimpanan anggur di ruang bawah tanah. Akan ada lebih banyak anggur yang bisa disimpan di ruang bawah tanah, bahkan bisa diwariskan hingga ke generasi selanjutnya. Kebiasaan ini masih lestari hingga dewasa ini di negara-negara di mana menikmati anggur sambil berkumpul bersama keluarga dan teman-teman adalah sesuatu yang wajar, bahkan bisa menghangatkan suasana.

Fakta penting ruang penyimpanan anggur

Mengingat kebiasaan minum anggur tidak lazim untuk masyarakat Indonesia, maka diperlukan sudut pandang ekstra luas untuk bisa memahaminya. Termasuk untuk memahami fungsi dan nilai estetika yang tersembunyi di ruang penyimpanan anggur.

1. Jenis-jenis ruang penyimpanan anggur

Jenis ruang penyimpanan anggur dapat dibedakan berdasarkan lokasi dan kapasitasnya. Ada ruang penyimpanan anggur aktif (active wine cellar) di mana suhu dan kelembaban diatur oleh sistem kontrol iklim, sehingga ruang ini bisa dibuat baik di atas maupun di bawah tanah. Sedangkan ruang penyimpanan anggur pasif (passive wine cellar) mengandalkan suhu dan kelembaban ruang untuk mengawetkan fermentasi anggur. Ruang penyimpanan anggur di dalam rumah disebut ruang anggur (wine room). Sedangkan ruang penyimpanan anggur dengan kapasitas kurang dari 500 botol disebut bilik anggur (wine closet).

2. Faktor alam bisa mempengaruhi cita rasa anggur

Mengingat anggur adalah minuman beralkohol yang diproses secara alami tanpa menggunakan bahan kimia apapun, maka perubahan faktor alam di sekitarnya bisa mempengaruhi cita rasa anggur. Faktor-faktor alam itu adalah panas, cahaya, getaran, dan fluktuasi suhu dan kelembaban. Penyimpanan yang layak berperan besar dalam meningkatkan aroma, cita rasa dan kompleksitasnya seiring dengan berlalunya waktu. Semakin tinggi kadar alkohol dalam minuman anggur, semakin tahan pula minuman anggur itu terhadap perubahan suhu.

3. Suhu ruangan ideal untuk menyimpan/ memfermentasi anggur

Suhu ideal ruang penyimpanan anggur adalah antara 7-18 °C, atau 13 °C bila anggur disimpan dalam gua seperti di Abad Pertengahan. Suhu 13 °C adalah suhu ideal untuk menyimpan anggur dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Bagaimanapun, waktu yang dibutuhkan anggur untuk berfermentasi tidak sama. Pada suhu 14 °C atau lebih, anggur akan berfermentasi lebih cepat dan bisa terjadi reaksi lain yang mengubah cita rasa. Sedangkan anggur yang terpapar oksigen berlebihan akan terasa pahit saat diminum. Oleh karena itu pintu ruang penyimpanan anggur sebaiknya tidak dibiarkan terbuka terlalu lama. Dinding dan atap ruang penyimpanan anggur yang dibuat di dalam rumah dilapisi dengan vapor barrier (penghalang uap air) untuk menjaga agar ruangan tidak terlalu lembab. Setelah itu, dinding juga dilengkapi dengan insulasi panas agar suhu ruangan penyimpanan anggur tetap hangat di musim dingin meski tanpa perangkat pemanas ruangan.

4. Ruang penyimpanan anggur bisa tampil dalam berbagai gaya

Baik di bawah tanah atau di dalam rumah, ruang penyimpanan anggur bisa tampil dalam berbagai gaya. Model yang paling populer adalah deretan rak kayu yang berisi botol-botol minuman anggur dengan posisi horizontal atau 45 °. Meja dan kursi ditata di dekat rak kayu untuk duduk-duduk sambil minum anggur, mirip seperti ruang tamu atau ruang keluarga pada umumnya. Ada juga ruang penyimpanan anggur bawah tanah yang terinspirasi gua anggur Eropa kuno, memanfaatkan dinding untuk membuat ceruk-ceruk kecil sebagai wadah botol anggur. Gaya ini kemudian juga diterapkan di ruang penyimpanan anggur yang dibangun di atas tanah. Ruang penyimpanan anggur yang terintegrasi dengan area sosial lainnya biasanya tidak berkapasitas besar dan sekaligus berfungsi sebagai mini bar yang dilengkapi meja bar dan kursi tinggi. Gaya interior ruang penyimpanan anggur biasanya disesuaikan dengan gaya interior rumah.

5. Ruang penyimpanan anggur cenderung gelap

Tidak seperti ruangan lain di rumah, ruang penyimpanan anggur tidak perlu terlalu terang. Radiasi panas yang dipancarkan lampu bisa meningkatkan suhu ruangan dan mempercepat laju fermentasi anggur. Untuk menghindari hal ini, lampu tidak ditempatkan di sudut yang berhadapan atau menyinari minuman anggur secara langsung. Semakin jauh letak lampu akan semakin baik untuk kualitas minuman anggur. Namun ruang penyimpanan anggur juga tidak boleh terlalu gelap, karena tanpa cahaya suhu ruangan menjadi lebih dingin sehingga proses fermentasi akan lebih lambat. Minuman anggur yang dihasilkan dari proses semacam ini pun kurang nikmat rasanya.

Masih belum yakin? Kroscek kondisi rumah anda dengan tenaga profesional kami.