Rumah kayu: Ide desain interior, inspirasi & gambar

  1. JP House:  Rumah kayu by Atelier BAOU+
    Ad
  2. Z HOUSE:  Rumah kayu by Atelier BAOU+
    Ad
  3. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  4. Z HOUSE:  Rumah kayu by Atelier BAOU+
    Ad
  5. Rumah Dijual di Lebak Bulus:  Rumah kayu by Casa Delia
  6.  Rumah kayu by Marlegno
    Ad
  7.  Rumah kayu by Rusticasa
  8. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  9.  Rumah kayu by Rusticasa
  10.  Rumah kayu by Rusticasa
  11.  Rumah kayu by Rusticasa
  12.  Rumah kayu by Rusticasa
  13.  Rumah kayu by Rusticasa
  14.  Rumah kayu by Rusticasa
  15.  Rumah kayu by selin tomruk evleri
  16.  Rumah kayu by Rusticasa
  17.  Rumah kayu by 株式会社山口工務店
  18.  Rumah kayu by 木名瀬佳世建築研究室
  19.  Rumah kayu by Rusticasa
  20.  Rumah kayu by Rusticasa
  21.  Rumah kayu by 株式会社山口工務店
  22.  Rumah kayu by Discovercasa | Casas de Madeira & Modulares
    Ad
  23.  Rumah kayu by Architet6建築事務所
  24.  Rumah kayu by Rusticasa
  25.  Rumah kayu by Discovercasa | Casas de Madeira & Modulares
    Ad
  26.  Rumah kayu by Rusticasa
  27.  Rumah kayu by Rusticasa
  28.  Rumah kayu by Rusticasa
  29.  Rumah kayu by firm ZT GmbH
  30.  Rumah kayu by Rusticasa
  31.  Rumah kayu by dom arquitectura
  32.  Rumah kayu by dom arquitectura
  33.  Rumah kayu by G . Arqui - Arquitetura e Interiores
    Ad

Apa itu rumah kayu? 

Dilihat dari namanya saja, kita sudah bisa mengetahui bahwa rumah kayu adalah rumah yang seluruh bagiannya terbuat dari kayu. Rumah kayu bukanlah hal baru di Indonesia. Di masa lalu, kayu adalah satu-satunya material untuk membangun rumah yang mudah didapat, sehingga tidak heran jika rumah kayu bisa ditemukan di hampir seluruh kepulauan Indonesia.

Apa saja jenis rumah kayu?

Beberapa jenis rumah kayu yang populer di Indonesia di antaranya: 1. Rumah kayu limasan Rumah kayu limasan adalah sebutan untuk rumah adat masyarakat Jawa yang seluruh bagiannya menggunakan konstruksi kayu. Saat ini rumah limasan sudah sulit ditemukan, namun di masa lalu rumah kayu limasan adalah arsitektur rumah yang populer di Jawa Timur, Jawa Tengah, beberapa daerah Jawa Barat, dan sekitar pesisir selatan dan utara. Rumah limasan umumnya adalah rumah beratap limas dan memiliki beberapa tiang sebagai penyangga atap. Dalam hal interior rumah kayu, masyarakat Jawa masa lalu juga sudah mengenal interior open plan. Ruang utama rumah adalah sebuah ruangan besar untuk tempat berkumpul dan beraktivitas bagi seluruh penghuni rumah.

2. Rumah panggung kayu Arsitektur rumah kayu tradisional yang umumnya digunakan di luar Pulau Jawa berbentuk rumah panggung. Konstruksi ini dipilih sesuai kondisi alam di masa lalu, ketika masih banyak binatang liar berkeliaran di sekitar pemukiman dan membahayakan keselamatan. Rumah panggung kayu juga didirikan oleh masyarakat yang tinggal di tepi sungai besar, misalnya perkampungan penduduk di sepanjang Sungai Barito di Kalimantan Selatan. Tujuannya adalah untuk menghindari meluapnya air sungai yang biasa terjadi di musim hujan. Sedangkan di beberapa daerah lain seperti di Kepulauan Mentawai, kolong rumah panggung dimanfaatkan sebagai kandang binatang ternak.

3. Paduan kayu dan bambu Rumah adat yang memadukan material kayu dan bambu terdapat di area Indonesia Timur, di antaranya adalah Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua. Secara umum, rumah-rumah adat di area itu dibangun di atas tiang kayu kemudian bambu digunakan sebagai dinding atau bagian dalam atapnya. Rumah panggung kayu dan bambu semacam ini masih banyak ditemukan di daerah asalnya. Saat ini rumah panggung kayu dan bambu juga telah dimodifikasi dengan pondasi semen.

Uniknya, beberapa jenis rumah kayu di masa lalu dibangun dengan sistem knockdown. Mirip seperti prinsip konstruksi rumah prefabrikasi. Belakangan ini konstruksi rumah kayu diperkenalkan kembali pada publik Indonesia sebagai solusi rumah tahan gempa. Konstruksi rumah kayu limasan, misalnya, merupakan rangka-rangka kayu berbentuk kubus yang saling tersambung menggunakan lidah alur dan tanpa bantuan paku. Jika batang kayu penyangga rumah bergerak karena gempa bumi, pergerakan ini dapat diredam sehingga rumah tidak mudah roboh. Sedangkan bencana kebakaran di rumah kayu kini dapat diminimalisir setelah ditemukannya kaca cair (glass liquid) sebagai bahan pelapis agar kayu tidak mudah terbakar.

Apa saja keunggulan dan kelemahan rumah kayu?

Rumah kayu memiki keunggulan sebagai rumah atau hunian untuk keluarga. Beberapa di antaranya adalah:

1. Lebih menarik secara visual Bentuk rumah kayu yang eksotis dan alami dimanfaatkan pelaku usaha pariwisata sebagai kamar hotel untuk memikat pengunjung. Beberapa resort menyebutnya bungalow. Ada juga yang menyebutnya sebagai rumah kabin atau pondok liburan.

2. Dapat digunakan sebagai bahan furnitur atau perabot rumah lainnya Membangun rumah kayu lebih praktis dan efisien dalam hal waktu. Selain penyangga atap atau dinding, kita dapat memanfatkan kayu sebagai material lantai, tangga, susuran tangga, bahkan furnitur. Kita pun tak perlu bersusah payah membeli material lainnya, cukup berbelanja kayu sesuai kebutuhan.

3. Harga jual lebih tinggi Rumah kayu juga dapat menjadi aset investasi yang menguntungkan. Rumah kayu dapat dijual kembali dengan harga tinggi asal berkondisi baik dan terawat. Tren rumah hijau alias green house pada beberapa tahun terakhir juga turut mendongkrak harga jual rumah kayu.

Meski demikian rumah kayu juga memiliki beberapa kekurangan yang perlu diketahui sebelum Anda memutuskan membangun atau membeli rumah kayu. Inilah beberapa di antaranya:

1. Harga bahan baku mahal Mengingat luas hutan tropis Indonesia yang semakin sempit, maka semakin terbatas pula kayu yang tersedia di pasaran. Ini membuat harga bahan kayu semakin mahal, terutama di daerah kota besar. Oleh karena itu rumah kayu jarang ditemukan di daerah perkotaan, kecuali di kota tujuan wisata seperti Denpasar atau Jogjakarta.

2. Proses pembangunan cukup rumit

Membangun rumah kayu memerlukan ketrampilan dan ketelitian dari para pekerjanya. Ini karena rumah kayu tidak menggunakan paku besi, melainkan disambung satu sama lain menggunakan pengait.

3. Rentan terhadap panas dan hujan Kayu adalah material yang mudah terpengaruh oleh cuaca, terutama bahan kayu yang harganya murah namun kurang berkualitas.

Bagaimana cara merawat rumah kayu?

Pesona rumah kayu dapat pudar dengan cepat jika tidak dirawat secara teratur. Tentu ini adalah suatu kerugian besar, karena rumah kayu tidak lagi dapat dikagumi keindahannya. Selain itu, rayap adalah musuh besar rumah kayu. Perlu dilakukan berbagai upaya pencegahan agar rayap tak mau bersarang dan kita bisa menikmati keindahan rumah kayu lebih lama.

1. Semprotkan cairan anti rayap Rayap bisa datang dan menyerang kapan saja. Maka semprotkan cairan anti rayap di semua bagian rumah secara berkala.

2. Jaga kebersihan ventilasi

Serpihan kayu atau cat di lubang ventilasi bisa mengundang rayap untuk masuk ke rumah kita. Bersihkan lubang ventilasi rumah Anda secara teratur dan pasang kawat kasa agar lebih aman.

3. Bersihkan lantai kayu secara teratur Debu dan kotoran pada lantai kayu memang tidak tampak jelas seperti pada lantai keramik. Debu yang tak tampak bisa dibersihkan dengan cara mengepel lantai kayu, sama seperti kita mengepel lantai keramik.

4. Gulung karpet sesekali Jika ingin menggunakan karpet, gunakan karpet yang bisa digulung dan tidak permanen. Karpet permanen bisa merusak keutuhan lantai kayu. Gulung karpet sesekali agar lantai kayu tidak terlalu lembab.

Anda bisa temukan berbagai cara merawat rumah kayu lainnya di sini atau konsultasikan ke tenaga ahlinya.