Teras: ide desain, inspirasi & gambar | homify

Teras: Ide desain, inspirasi & gambar

  1. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  2. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  3. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  4. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?

Mengenali area dan layout ruangan untuk teras

Kebanyakan hunian Indonesia hanya memiliki area terbatas untuk teras, namun berdasar luas kami dapat membagi menjadi dua:  

Kecil:
Dibawah 5 meter persegi. Dengan hunian di perkotaan yang semakin padat, semakin sulit menyisakan lahan untuk teras dan balkon apalagi dengan kondisi perkotaan yang relatif panas dan berdebu. Kami sarankan untuk tidak menambahkan terlalu banyak elemen selain meja dan kursi sederhana, serta sejumlah kecil tanaman. Manfaatkan dinding untuk taman vertikal jika tidak ada tempat untuk pot.   

Menengah & luas:
Diatas 5 meter persegi, tentunya cocok untuk hunian dengan meter persegi lebih luas. Untuk teras diatas 5 meter persegi lebih banyak alternatif yang dapat dipilih, seperti pohon berukuran besar, kolam renang, tempat untuk memasak, ataupun sekedar tenda peneduh.

Berapa biaya yang diperlukan untuk membangun teras?

  Harga rata-rata per unit sekitar Rp. 2 juta per meter persegi atau lebih (tergantung kota yang bersangkutan). Area tanpa genteng akan relatif lebih murah, yaitu sekitar Rp. 1,2 juta per meter persegi, untuk atap anda harus menambahkan kurang lebih 50% dari harga tersebut untuk keseluruhan biaya atap.   

Penanaman atau pemasangan rumput pun perlu dihitung per meter persegi, begitu pula ubin. Harga mulai dari kisaran Rp. 120.000 hingga Rp.250.000 per meter persegi, lantai ubin sekitar Rp. 300.000 dan lantai kayu Rp. 250.000 – Rp. 600.000.

Furnitur dan detail yang dapat dipilih untuk teras:

Bunga dan pohon
Biaya arsitek lanskap (opsional)
Akuarium dan biaya pembangunan
Furnitur taman: meja dan kursi taman
Oven dan peralatan barbeque
Lampu atau proyektor

Materi yang dapat dipilih

Kayu jati:
Tahan cuaca baik matahari, hujan maupun angin. Harganya mahal tapi merupakan investasi yang baik untuk negara tropis seperti Indonesia.

Rotan dan bambu:
Furnitur yang terbuat dari rotan dan bambu relatif tahan lama, namun kekurangannya adalah tidak dapat dicat. Meskipun demikian, ia tahan hujan dan angin, wajar jika ia sering jadi pilihan.   

Aluminium:
Aluminium adalah salah satu materi terbaik untuk digunakan di luar ruangan, namun anda harus berhati-hati karena ia menghantarkan panas dan dapat membakar.   

Besi:
Harus diperlakukan dengan hati-hati karena faktor kelembapan, terjangkau namun dapat juga membakar jika dibiarkan terlalu panas.   

Baja:
Harganya mungkin relatif lebih mahal dibandingkan material lainnya, biasanya lebih ringan namun harus digunakan beberapa lapis antioksidan agar tetap terlihat baru.   

Plastik:
Murah dan tahan cuaca, namun harus diteliti lagi jenisnya sebelum membeli.

Bagaimana cara menata teras agar cantik?

Teras merupakan area santai dan sosialiasi penghuninya. Karena itu, tatanannya sebaiknya dapat memberikan efek rileks semaksimal mungkin. Ini elemen-elemen yang sebaiknya diperhatikan saat menata teras:

Tentukan fungsi:
Fungsi sebaiknya dipilih dan disesuaikan dengan keinginan anda. Fungsi ini ditentukan berdasarkan luas, letak, dan kebiasaan anda sehari-hari. Jika anda misalnya memiliki kebiasaan menikmati teh sore dan camilan, maka anda perlu meletakkan kursi dan meja yang sesuai jumlah anggota keluarga. Namun jika fungsinya hanya untuk menyambut tamu atau meletakkan tanaman, maka hiasan seadanya pun cukup.

Pintu:
Pintu merupakan faktor yang menentukan bagaimana teras akan didekorasi. Misalnya kearah mana pintu dibuka, atau bahan pintu. Jika pintu terbuat dari kaca maka perlu diletakkan korden agar privasi terjaga, jika anda menyukai sesuatu yang unik maka pintu juga dapat dicat dengan warna yang menarik mata.

Tempat duduk/bangku:
Pilih bahan yang tahan lama tapi juga mudah dibersihkan, karena ia akan setiap waktu berada di luar ruangan. Hindari bantalan atau benda berbahan kain lainnya kecuali anda berkomitmen untuk mencucinya secara berkala karena ia dijamin akan lekas kotor.   

Area hijau:
Sangat disarankan, terutama jika anda hanya memiliki teras dan tidak memiliki halaman. Untuk teras berdimensi kecil anda dapat menghemat ruang dengan menggantung pot tanaman baik di langit-langit maupun dinding. Sesuaikan tanaman dengan seberapa banyak waktu yang anda bisa berikan untuk perawatannya.   

Penerangan:
Selain lampu yang dapat menerangi seluruh ruangan, ada alternatif lain yang dapat anda pilih misalnya lampu spot light yang hanya menerangi obyek tertentu dalam ruangan, atau lampu aksen dengan warna yang menarik perhatian untuk memberikan sentuhan berbeda ada teras. Untuk kesan lebih mewah dan hangat, anda dapat memilih lampu yang cenderung lebih kuning.   

Aksesori:
Tambahkan elemen dekoratif seperti wall art atau karya seni. Tidak perlu mewah dan besar, cukup sekedar menjadi aksen dan penarik perhatian saja.   

Materi dinding dan lantai:
Materi penutup dinding dan lantai menjadi salah satu elemen penting untuk mempercantik teras. Pilih bahan penutup lantai yang aman untuk dipijak dan tidak licin untuk keamanan anggota keluarga, misalnya seperti keramik bertekstur, kayu atau batu alam. Keramik sering jadi alternatif pilihan karena lebih mudah dirawat dan motifnya semakin beragam, misalnya bambu, batu alam, ataupun motif minimalis. Untuk dinding, dapat disesuaikan dengan tampilan keseluruhan fasad. Misalnya untuk gaya tropis, anda dapat menggunakan bata ekspos.

Cara perawatan

Balkon, teras dan beranda dengan bentuk memanjang dan tanaman hijau perlu perawatan lebih, misalnya:   
Memangkas tanaman 
Memotong rumput 
Melakukan perawatan hama dan mengontrol tanaman agar tidak sakit 
Melakukan perawatan dengan pupuk sesuai jenis tanaman 
Menyesuaikan tinggi dan bentuk tanaman dengan kanopi 
Membuang atau memangkas daun kering, ranting yang rusak dan tanaman hama 
Membersihkan area bertanaman (taman dan teras) 
Mengecek drainase 
Jika ada akuarium, kolam renang dan fasilitas lainnya maka butuh perawatan ekstra seperti pemeriksaan mesin, saluran oksigen, saluran air dan saluran listrik.