Villa: Ide desain interior, inspirasi & gambar

  1. RM House:  Villa by Atelier BAOU+
    Ad
  2. Altitude Sequence:  Villa by AIGI Architect + Associates
  3. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  4. Exterior:  Villa by alexander and philips
  5. exterior:  Villa by alexander and philips
  6. Main Entrance:  Villa by alexander and philips
  7. Pathway to Entrance:  Villa by alexander and philips
  8. Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
    Butuh bantuan untuk proyek rumah anda?
  9. exterior:  Villa by alexander and philips
  10. Exterior from beach:  Villa by alexander and philips
  11. classified residen:  Villa by arsitek adin
  12. PIKtangular House:  Villa by BlocStudio
  13. Elder Housing:  Villa by Kolletra Visual Studio
  14.  Villa by Statement_Arquitectura
  15.  Villa by Traçado Regulador. Lda
  16.  Villa by Traçado Regulador. Lda
  17.  Villa by Fabio Pereira & João Fraga, Arquitetos
    Ad
  18.  Villa by Công ty TNHH Thiết Kế và Ứng Dụng QBEST
  19.  Villa by KITUR
  20.  Villa by Casabella
    Ad
  21.  Villa by OGGOstudioarchitects, unipessoal lda
    Ad
  22.  Villa by Cong ty thiet ke nha biet thu dep Kien An Vinh
  23.  Villa by Thijssen Verheijden Architecture & Management
    Ad
  24.  Villa by Andreia Anjos - Arquitectura, Design e Construção
    Ad
  25.  Villa by Architectenbureau Atelier3
  26.  Villa by Woodbau Srl
    Ad
  27.  Villa by Traçado Regulador. Lda
  28.  Villa by DZINE & CO, Arquitectura e Design de Interiores
  29.  Villa by 黃耀德建築師事務所  Adermark Design Studio
    Ad
  30.  Villa by KERSCH + HANSEN ARCHITEKTEN
  31.  Villa by Factor4D - Arquitetura, Engenharia & Construção
  32.  Villa by Traçado Regulador. Lda
  33.  Villa by Traçado Regulador. Lda

Asal usul villa

Villa adalah sebutan untuk rumah yang didirikan sebagai tempat peristirahatan. Villa bisa ditemukan dengan mudah di daerah tujuan wisata dan disewakan bagi para wisatawan yang ingin menikmati liburan dengan privasi tinggi. Villa di jaman dahulu tidak berbeda jauh dengan villa era kekinian. Villa pertama kali dimiliki oleh kalangan keluarga Kerajaan Romawi, sebuah kebiasaan yang dimulai sejak abad 1 SM. Maka wajar jika villa di masa lalu mirip seperti istana dan didirikan di area yang jauh dari keramaian.

Perkembangan arsitektur villa pun tidak jauh berbeda dengan rumah tinggal pada umumnya. Agar orang terpikat dan ingin tinggal lebih lama, arsitektur dan interior villa dirancang dengan selera tinggi. Bisa tampil dalam gaya mewah, pedesaan, atau tropis, sesuai dengan situasi di sekelilingnya. Vila di Italia yang didirikan di daerah pegunungan umumnya terbuat dari dinding batu, sebuah ciri khas arsitektur Mediterania. Sebagian besar villa-villa ini adalah rumah peninggalan keluarga yang telah didirikan berabad silam. Arsitektur kuno berhasil dimanfaatkan sebagai daya tarik untuk memikat pengunjung, tentunya setelah rumah villa kuno difurnis ulang agar sesuai dengan ritme kekinian.

Di Indonesia, rumah villa bisa ditemukan dengan mudah di kota tujuan wisata pegunungan maupun pantai seperti Jogjakarta, Bandung, atau Malang. Vila dengan arsitektur spektakuler umumnya adalah villa-villa yang didirikan di beberapa tempat di Pulau Bali. Villa-villa ini tampil dengan arsitektur beragam dan mewah, sesuai dengan imej Pulau Bali yang merupakan tujuan wisata internasional. Ada villa yang dibangun dengan menawarkan konsep hunian mewah modern. Ada juga villa yang tampil dengan gaya pedesaan serba kayu atau arsitektur tradisional setempat. Sedangkan villa di kota-kota lain di atas umumnya berukuran lebih kecil dan lebih mirip rumah keluarga, karena biasanya dimiliki oleh sebuah keluarga secara turun temurun. Bahkan ada juga yang dibangun di era Kolonial dan masih mempertahankan arsitektur aslinya. Di kota-kota ini rumah villa lebih banyak didirikan di daerah pegunungan, tepat pada lokasi di mana pemandangan indah bisa dinikmati tanpa batas.

Untung rugi punya villa

Membangun villa milik sendiri akan mendatangkan manfaat untuk Anda, yaitu:

1. Sebagai sarana rekreasi untuk keluarga yang bisa digunakan sampai beberapa generasi.

2. Sebagi investasi menguntungkan, karena villa bisa disewakan.

3. Bila halaman villa cukup luas bisa dimanfaatkan sebagai kebun sayur dan menyalurkan hobi berkebun.

4. Punya tempat untuk menghabiskan waktu seorang diri.

Sedangkan kerugian memiliki villa adalah:

1. Perlu menabung agar dapat membeli lahan untuk villa, karena harga lahan di area wisata biasanya sangat mahal.

2. Perlu biaya lebih untuk pemeliharaan villa.

3. Selain biaya, perlu juga meluangkan waktu untuk memeriksa kondisi villa secara teratur.

4. Ada risiko perlengkapan rumah tangga rusak atau hilang jika villa disewakan pada orang yang tidak dikenal.

Menjadikan villa sebagai hunian sehari-hari

Adanya beberapa halangan di atas membuat orang berpikir panjang atau bahkan membiarkan keinginan punya villa jadi mimpi kosong. Padahal ada cara lain yang lebih sederhana. Mengapa tidak kita jadikan saja rumah villa sebagai tempat tinggal kita? Dengan cara ini kita akan bisa menikmati suasana liburan dan bebas stres setiap hari. Inilah beberapa hal yang perlu Anda lakukan.

1. Pemilihan lokasi.

Rumah villa tidak harus dibangun di lokasi wisata ternama. Coba luangkan waktu berkeliling di area pedesaan sekitar tempat tinggal Anda. Sebidang tanah di tepi sungai yang mengalir jernih atau tanah kosong di tengah area persawahan juga cocok untuk mendirikan rumah villa.

2. Memeriksa kondisi lahan.

Setelah Anda berhasil membeli lahan itu dari pemilik awalnya, periksa kondisi tanah dan situasi di sekitarnya. Hal ini nantinya Anda perlukan sebagai acuan untuk membuat desain rumah villa dan pengadaan sarana pendukung seperti listrik, air dan sistem pembuangan limbah rumah tangga.

3. Membuat desain rumah villa.

Kita senang menghabiskan liburan di villa karena ada banyak hal di sini yang tidak ditemukan di kehidupan sehari-hari di kota. Beberapa di antaranya adalah gaya bangunan villa yang khas, misalnya rumah gaya country atau gaya tropis. Anda bisa juga memilih gaya arsitektur tradisional seperti rumah joglo dengan area sosial yang menyatu dengan luar ruangan, atau gaya rumah adat Bali yang sarat detil. Bila suka yang praktis, bisa pilih gaya desain rumah minimalis yang dikelilingi dinding kaca agar pemandangan indah dapat dinikmati dari dalam ruangan. Untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda bisa berkonsultasi pada ahli di bidang desain rumah.

4. Mengurus perijinan dan mengenal lingkungan sekitar.

Agar tidak terjadi masalah di kemudian hari, dokumen yang berhubungan dengan kepemilikan tanah dan ijin mendirikan bangunan perlu diselesaikan sebelum mendirikan konstruksi apapun. Sambil menunggu pengesahan semua dokumen penting, Anda bisa gunakan waktu untuk bersosialisasi dengan para pemilik tanah di sekitar lahan Anda, para tetangga, dan perangkat desa setempat. Silakan mengenalkan diri dan asal Anda. Beritahukan bahwa keseharian mereka mungkin akan terganggu karena pembangunan yang akan Anda laksanakan.

5. Pengadaan material.

Material harus disesuaikan dengan gaya rumah villa yang Anda kehendaki. Jika lokasi rumah villa cukup jauh dari pusat kota, pilihlah material terbaik yang bisa didapatkan di sekitar lokasi. Membeli material dari kota berisiko menambah pengeluaran, karena biaya transportasi material pasti lebih besar. Jangan mudah terpikat pada material dengan harga murah karena bisa berdampak pada daya tahan bangunan.

6. Pelaksanaan pembangunan.

Setelah semua dokumen dan material siap di tempat, pembangunan rumah villa bisa dimulai. Libatkan para pekerja yang telah terpercaya agar rumah villa yang didirikan tidak melenceng dari desain awalnya. Namun sikap fleksibel juga diperlukan jika sewaktu-waktu perubahan rencana tidak dapat dihindari. Saat membangun rumah villa, perhatikan agar jangan sampai sisa adukan semen atau bahan bangunan lain mencemari tanah di sekitarnya. Hal yang membedakan rumah villa dengan rumah perkotaan adalah suasana alami, dan ini bisa didapatkan dengan menanam sebanyak mungkin tanaman dan pepohonan di sekitarnya. Baik taman tropis atau taman minimalis tidak akan bisa terealisasi jika tanaman tidak dapat tumbuh subur karena kualitas tanah yang kurang baik.

Jika anda merasa keluarga anda terlalu kecil untuk menggunakan sebuah villa, anda tentu bisa memilih opsi lain seperti rumah kayu atau bungalow.